"Saya kira sudah ada 80 persen lebih desa yang sudah pernah saya singgahi," kata Bupati Afif Nurhidayat saat memberikan sambutan di Desa Adiwarno, Kecamatan Selomerto, Selasa (6/6).
Bahkan dari banyaknya desa yang pernah dikunjunginya itu, bupati justru memilih daerah-daerah yang berada di perbatasan. Daerah yang menurutnya cukup jauh dari akses informasi dan akses infrastruktur.
Kunjungan itu untuk menyerap aspirasi masyarakat. Mendengar langsung persoalan yang tengah dihadapi warga. "Dan dari hasil itu kita jadi tahu hal apa yang harus menjadi prioritas untuk kita selesaikan," katanya.
Menurutnya persoalan yang banyak mengemuka adalah soal infrastruktur jalan, pupuk bersubsidi yang terbatas. Juga infrastruktur publik lainnya yang harus segera dibenahi.
"Dan itu satu-satu kita coba realisasikan apa yang selama ini menjadi banyak keluhan di masyarakat. Infrastruktur jalan misalnya, memang belum semua (terselesaikan). Tapi itu sudah kita lakukan. Karena memang musti bertahap," lanjutnya.
Selain untuk menyerap aspirasi, pihaknya juga menyosialisasikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi pemerintah saat ini. Mulai dari masalah stunting, BABS hingga pendidikan yang masih rendah.
"Persoalan ini juga musti kita urai. Awal saya dulu jadi bupati, angka stunting masih di posisi 34 di Jawa Tengah. Tapi alhamdulillah berkat kolaborasi bersama, kita sudah masuk di peringkat 12 di Jateng," lanjutnya.
Untuk itu, pihaknya terus berharap agar seluruh stakeholder yang ada bisa saling berkolaborasi. Sehingga berbagai persoalan yang ada saat ini bisa segera tertangani dengan baik. (git/lis) Editor : Agus AP