Saat kejadian berlangsung tak ada saksi yang melihat. Korban ditemukan tewas mengambang hanyut di sungai.
"Diduga korban meninggal karena terseret arus deras sungai Bogowonto Kecamatan Kepil," ungkap Kasie Humas Polres Wonosobo AKP Slamet Prihatin Rabu (28/12) siang.
Menurutnya, kejadian tersebut pertama dilihat oleh saksi yang merupakan warga Desa Gadingrejo, Kepil. Saksi melihat korban mengambang di sungai saat pulang mencari rumput dan melintasi sungai.
"Jadi pertama kali saksi melihat korban mengapung di sungai dan terbawa arus, melihat itu yang bersangkutan kaget, dan bergegas melaporkan ke pemerintah desa dan diteruskan ke Polsek Kepil," katanya.
Korban diketahui Bernama Windu Riyanto, 16, warga Dusun Sigaeng, Desa Gadingrejo, Kecamatan Kepil. Diduga korban tercebur dan terseret arus sungai pada Selasa (27/12). "Hasil pemeriksaan medis korban tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan. Korban mempunyai riwayat epilepsi,” terangnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Wonosobo Bambang Triyono mengatakan, proses pencarian memakan waktu dua hari, sebab kondisi sungai yang cukup deras dan cuaca yang tidak mendukung. Pencarian baru menemukan hasil setelah melakukan perluasan area hingga sejauh tiga kilometer dari lokasi awal di mana korban menghilang.
"Kondisi sungai, cuaca dan juga perlengkapan SAR air yang minim, menjadi kendala dalam proses pencarian itu, namun tim gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad korban, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," tandasnya. (git/ton) Editor : Agus AP