Ia menjelaskan soal peluang emas bagi para pemuda di 2045 mendatang. Sebab Indonesia mempunyai target menjadi bangsa yang hebat. Karena di tahun tersebut, menurutnya, sumber daya manusia (SDM) produkif lebih banyak daripada yang nonproduktif.
"Untuk mewujudkan visi Indonesia 2045, yakni Indonesia yang hebat, berdaulat, maju, adil dan makmur, maka diperlakukan peran generasi muda untuk menjadi pribadi yang unggul yaitu pintar cerdas kreatif dan inovatif," katanya.
Menurut Andang, ada berbagai hal yang bisa disumbangkan generasi muda. Di antaranya dengan membekali diri untuk mau belajar tekun, membatasi diri dalam pergaulan, serta mengurangi dampak negatif dari pengaruh lingkungan.
"Dan yang utama adalah berdoa dan berusaha. Selain itu harus pintar memanfaatkan waktu untuk banyak membaca buku, berkreasi. Sehingga peluang menyerap info dan pengetahuan terbuka lebar," tegasnya.
Namun ia juga mengingatkan saat ini masih banyak persoalan yang harus diselesaikan. Seperti harus mampu mengubah gaya hidup. Lantaran sebagian masyarakat belum bisa mengarah kepada gaya yang produktif dan masih konsumtif.
Kesejahteraan rakyat juga perlu perhatian, dimana lebih dari separo penduduk Indonesia tidak mampu makan makanan bergizi. Masih ada 183,7 juta orang atau 68 persen populasi ternyata belum bisa memenuhi kebutuhan pangan bergizi harian.
"Artinya masih banyak masyarakat yang belum bisa memenuhi konsumsi harian dengan makanan bergizi. Karena tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat," ungkapnya. (git/ton) Editor : Agus AP