RADARSEMARANG.ID, Magelang - PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Salatiga memberikan edukasi mengenai pengamanan instalasi listrik bagi warga di Desa Girirejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.
Upaya ini untuk mencegah potensi bahaya listrik seperti sengatan listrik, luka bakar, dan kebakaran akibat korsleting.
Di sisi instalasi, gangguan pada jaringan 150 KV ini dapat berdampak luas hingga level kabupaten. Efeknya, perekonomian, pendidikan, hingga fasilitas kesehatan dapat terganggu.
Edukasi dari PLN ULTG Salatiga ini, menyasar wilayah di sekitar SUTT Bawen-Secang-Sanggrahan dan SUTT Jelok-Sanggrahan. Termasuk di Desa Girirejo, Tegalrejo, Magelang, yang memiliki sejumlah tower listrik yang dilalui.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan potensi bahaya listrik cukup tinggi.
"Apalagi sekarang masa liburan, musimnya permainan layang-layang dan balon. Jadi edukasi ini juga penyuluhan agar masyarakat bisa mengingatkan anaknya agar tidak menebangkan layang-layang ataupun balon di dekat tower listrik," kata Team Leader Keselamatan, Kesehatan, Kerja (K3) Lingkungan PLN ULTG Salatiga, Syukron Alhakim, Kamis (26/6/2025).
Syukron mengatakan, bahaya risiko listrik harus dipahami oleh masyarakat. Hal itu untuk meminimalisasi potensi timbulnya korban akibat sengatannya.
Selain itu, masyarakat Desa Girirejo bisa meminta bantuan PLN manakala ingin melakukan aktivitas penebangan pohon.
"Jika pohon yang ingin ditebang berada di lingkungan kelistrikan dan banyak kabel, bisa menghubungi PLN agar tidak terjadi korsleting. Nanti akan dibantu pemangkasannya," ujarnya.
Syukron berharap, terjalin komunikasi yang baik antara PLN dengan masyarakat. Sehingga aktivitas berisiko dapat dimitigasi, agar instalasi PLN tidak terkena gangguan dan masyarakat bisa dipastikan keselamatannya.
"Banyak masyarakat yang sehari-harinya berdampingan dengan instalasi kami. Jadi warga harus ekstra hati-hati dan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan," harapnya.
Sementara Kepala Desa Girirejo, Dhiko Sutopo mengatakan, hingga saat ini belum ada kejadian yang menimpa warga Girirejo mengenai hal kelistrikan. Menurutnya, edukasi ini penting diketahui masyarakat.
Ia meminta, warga bisa berhati-hati dalam beraktivitas ketika berada di dekat SUTET.
"Di wilayah ini ada beberapa titik SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) jaringan. Jadi kami juga minta agar warga tidak menanam pohon atau tanaman di bawah SUTET," pintanya. (dev/web/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo