RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Citraland BSB City Semarang menggelar open house dengan tema K-Pop Dance Competition di Serena Hill, Minggu (18/5)
Dipilihnya K-Pop Dance Competition karena sangat digandrungi Gen Z dan Gen Alpha. Dari usia 5 - 12 tahun, para orang tua melihat lingkungan di Citraland BSB City Semarang.
Ada 13 solo dan tujuh grup berkompetisi. Dinilai oleh para juri asal Tegal dan komunitas.
"Hadiahnya total Rp 5 juta disupport oleh BNI," ujar Marketing Promotion Citraland BSB City Semarang, Helmy Yulianto Hadi
Helmy, menambahkan, ada empat rumah contoh yang masih di Serena Hill, Victoria Valley, dan Victoria Highland.
"Nah, di Victoria Highland dan Victoria Valley stoknya hampir habis," ujarnya.
Ia mengajak costumer untuk segera bertransaksi. Karena Bulan Juni bisa mendapat free PPN.
"Karena harus memasukkan berkas dulu, hanya tinggal lima unit saja" jelasnya.
Citraland BSB City bersama BNI mengundang costumer yang ingin membeli rumah dengan Program Pajak Pertambahan Nilai (PPN DTP) dari pemerintah.
Melalui program luar biasa subsidi DP.
"Costumer hanya membayar tanda jadi Rp 5 juta, lalu dibantu proses ke Bank BNI, kemudian diproses akad kredit, sore pun bisa serah terima, bahkan satu jam pun bisa serah terima," ujar Head of Marketing Citraland BSB City, Corry Handayani.
Corry menambahkan, banyak unit yang disediakan melalui 50 persen hingga 100 persen PPN DTP. Selain itu, subsidi DP di maksimal harga Rp 136 juta.
"Kalau PPN ini kan 220 juta untuk Bulan Juni," ujarnya.
Para costumer dapat melihat unit yang sudah siap. Seperti satu lantai dua kamar, atau tiga kamar tidur.
Selain itu, tipe baru di cluster Serena Hill yang berkonsep innercourt atau ruang terbuka di bagian tengah di rumah.
Seperti tipe Anila satu lantai, tiga kamar tidur, dan memiliki ruang terbuka di bagian tengah.
"Setiap cluster ada area fasilitas olahraga, berkumpul keluarga dan bisa menikmati udara segar," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan ruko PPN DTP 100 persen. Atau setara gratis PPN Rp 220 juta, atau subsidi DP.
"Bisa Rp 5 juta, akad serah terima, dan memulai usaha," ujarnya. (fgr)
Editor : Tasropi