RADARSEMARANG.ID, Semarang—Tim Pengabdiaan kepada Masyarakat Rumpun Matematika Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kegiatan pendampingan kepada guru-guru matematika SMP Negeri 20 Semarang, Rabu (12/6/2024).
Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Upaya Peningkatan Literasi Matematika PISA untuk Mempersiapkan AKM Asesmen Nasional bagi Guru-Guru SMPN 20 Semarang melalui Pembelajaran STEAM-PMRI dan Aplikasi Learning Management System” ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB.
Tim Pengabdian Masyarakat UNNES ini diketuai oleh Dr Scolastika Mariani MSi, dengan lima anggota tim, yakni Prof Dr Dr Wardono MSi, Prof Dr Kartono MSi, Prof Dr St Budi Waluya MSi. Dr Kristina Wijayanti MSi dan Virgania Sari SPd MSi.
Menurut Dr Scolastika Mariani MSi, tujuan kegiatan ini sebagai upaya untuk mengatasi kesulitan para guru SMP tentang materi dan penyelesaian soal-soal Literasi Matematika menggunakan Pembelajaran STEAM- PMRI dengan bantuan LMS Google Classroom.
“Kita bersyukur, hasil kegiatan ini sangat memuaskan. Para guru matematika SMPN 20 Semarang sangat antusias ingin mendalami materi matematika PISA,” kata Scolastika Mariani kepada Radarmagelang.id.
Dikatakan, karena waktu pelaksanaan terbatas, maka sebagian besar materi diberikan dalam bentuk soft-file yang nantinya akan dibahas lebih mendalam di forum MGMP Matematika.
Anggota Tim Pengabdian Masyarakat UNNES Prof Dr Dr Wardono MSi menambahkan, dalam kegiatan tersebut seluruh dosen Unnes yang terlibat menyampaikan materi.
Untuk materi Aljabar Himpunan dan Bilangan disampaikan oleh Dr Kristina Wijayanti MSi.
Sedangkan Prof Dr St Budi Waluya MSi menjadi narasumber materi Fungsi, Persamaan, Aritmetika.
Untuk materi Geometri disampaikan Dr Scolastika Mariani MSi dan materi Statistika disampaikan oleh Virgania Sari SPd MSi.
“Saya sendiri menyampaikan materi STEAM, PMRI, Literasi Matematika. Sedangkan Prof Dr Kartono MSi menjadi narasumber materi Asesmen AKM AN Matematika,” jelas Wardono.
Ke depan, lanjut Wardono, para guru SMPN 20 Semarang berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan lagi.
“Para guru meminta pengabdian masyarakat tahun depan terkait pendampingan pembuatan proposal, serta pelaksanaan dan pelaporan penelitian tindakan kelas yang merupakan kewajiban guru,” katanya. (aro/web)
Editor : H. Arif Riyanto