Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pembangunan Gedung Rawat Jalan dan Pusat Diagnostik RSPWC Semarang Memasuki Fase Akhir

Sulistiono • Kamis, 1 September 2022 | 19:55 WIB
Ketua Forum Kota Sehat (FKS), Krisseptiana Hendrar Prihadi, dan Direktur RS Panti Wiloso Dr Cipto Semarang, Dr. Daniel Budi Wibowo, M.Kes membuka TOT penguatan kader kesehatan dalam penyandang disabilitas di kota Semarang. (Istimewa)
Ketua Forum Kota Sehat (FKS), Krisseptiana Hendrar Prihadi, dan Direktur RS Panti Wiloso Dr Cipto Semarang, Dr. Daniel Budi Wibowo, M.Kes membuka TOT penguatan kader kesehatan dalam penyandang disabilitas di kota Semarang. (Istimewa)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Proyek pembangunan gedung Rawat Jalan dan Pusat Diagnostik Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum (RSPWC), Semarang telah memasuki fase akhir pemasangan atap bangunan atau topping off.

Prosesi topping off di lakukan oleh Direktur RS Panti Wilasa Citarum, dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, jajaran direksi dan manajemen. Gedung baru 4 lantai ini menurut, Direktur RSPWC, merupakan gedung poliklinik terpadu dengan jumlah 50 klinik, ruang okaminor, poli eksekutif, fisioterapi dan ruang VVIP yang bisa digabung dengan ruang presiden suite.

"Kami ingin memberi layanan yang lebih baik, fasilitas sarana prasarana yang lebih baik kepada masyarakat yang berkenan memeriksakan diri ke kami, sehingga pasien merasa mendapat layanan yang lebih baik, karena itulah kami membangun klinik empat lantai ini," ungkap dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD usai acara topping off, Kamis (1/9/2022).

Direktur RSPWC itu menambahkan,salah satu keunggulan dari penambahan sarana prasarana ini adalah layanan fisioterapi, yang sebelumnya melayani 200-250 orang, dengan tambahan gedung baru nantinya akan melayani pasien lebih banyak lagi, jumlah kamarserta kenyamanan yang lebih baik dibanding ditempat lama.

"Selain itu,di gedung ini ada layanan OK (kamar operasi), dimana kami privilige untuk pasien yang akan menjalani operasi mata tidak akan dicampur dengan operasi lain, jadi satu oka hanya untuk operasi mata, sehingga kebersihan, kesetrilan hasil operasi akan lebih terjamin," imbuh pria yang akrab dipanggil dokter Mada ini.

Meski ada tambahan sarana prasarana serta fasilitas penunjang yang lebih baik, dokter Mada memastikan pihaknya tidak akan serta merta menaikkan tarif untuk layanan pasien.

"Tidak, kami pastikan itu tidak akan serta merta, yang pasti layanan kami lebih cepat, lebih baik tapi tetap ekonomis," jelasnya.

Direktur RS Panti Wilasa Citarum ini menambahkan, pembangunan gedung baru ini akan selesai dikerjakan bulan Desember mendatang dan Januari 2023 bisa beroperasi melayani pasien. (sls/web/bas) Editor : Sulistiono
#Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum