Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Cerita Horor Driver Travel Dicegat Penampakan Perempuan yang Menumpang Mobilnya, Tiba-tiba Hilang Sendiri

Sulistiono • Jumat, 7 November 2025 | 17:38 WIB
Ilustrasi : Driver travel dicegat perempuan misterius ditengah jalan. (ai/Sulistiono)
Ilustrasi : Driver travel dicegat perempuan misterius ditengah jalan. (ai/Sulistiono)

RADRASEMARANG.ID - Sebagai seorang sopir travel melakukan perjalanan tak mengenal waktu adalah hal yang biasa. Jadwal perjalanan bisa pagi, siang atau bahkan malam hari tergantung jadwal yang sudah diatur oleh pihak perusahaan. 

Cerita horor kali ini datang dari pengalaman mistis yang dialami Supono, 38, warga Banyumanik. Dia berprofesi sebagai driver travel jurusan Semarang-Jakarta.

Kepada RadarSemarang yang bertemu di poolnya, Supono mengaku sudah hampir lima tahun menjadi driver travel.

 Baca Juga: Asyik Begadang di Pos Kamling, Tiga Pemuda Diteror Suara Gamelan Dari Kebun Bambu

"Lima tahunan mas jadi driver travel, dulu sopir pribadi, tapi gajinya kurang, saya lamar jadi sopir travel," tutur pria yang akrab dipanggil Pono ini.

Rute Semarang-Jakarta PP adalah trayek yang sudah dijalaninya hampir tiga terakhir ini, sebelumnya dia mendapat rute Semarang-Surabaya. 

"Sebelumnya Semarang-Surabaya mas, terus dipindah ke rute barat ke Jakarta, gak masalah yang penting gajian lancar," ucapnya.

Perjalanan Semarang-Jakarta dilalui lewat jalan non-tol, karena dia biasanya juga mengirim paket penitipan.

Justru lewat jalan biasa inilah, Supono pernah mengalami kejadian mistis yang akan selalu di ingatnya.

Bagaimana cerita horor yang dialami Supono?begini kisahnya yang dituturkan kepada RadarSemarang.ID

Pertengahan bulan Oktober lalu, hari itu, salah satu penumpang membatalkan keberangkatan mendadak.

Itu artinya, kursi belakang tengah kosong satu. Supono berpikir tak masalah, karena berapapun jumlah penumpangnya, travelnya tetap jalan.

Sekitar pukul 22.00, mobilonya meninggalkan pool travel di kawasan Siliwangi dengan membawa lima penumpang.

Keberangkatan mereka dari pool diiringi hujan yang tiba-tiba turun dengan derasnya. Pandangan ke depan hanya sejauh beberapa meter, disapu wiper yang bekerja tak kenal lelah.

Sekitar satu jam perjalanan setelah meninggalkan pool, Supono melihat siluet seseorang berdiri di pinggir jalan, di depan sebuah SPBU yang sudah tutup. Saat mobil makin dekat, dia bisa jelas melihat, siluet seseorang itu seorang perempuan. 

Perempuan itu melambaikan tangan. Pakaian putihnya menempel di tubuh karena hujan.
Awalnya Supono ingin terus melaju, tapi entah kenapa, kakinya malah menginjak rem. Mobil berhenti persis didepan sosok perempuan misterius itu. 

Perempuan itu mendekat ke jendela mobilnya. Wajahnya pucat, matanya sayu. Dengan nada suara pelan, dia meminta tumpangan. 

“Maaf, Mas bisa ikut numpang sampai Jakarta? Saya ketinggalan travel,” tanyanya.

Sebelum menjawab pertanyaan itu, Supono sempat melirik ke spion tengah untuk melihat reaksi para penumpang lainnya. Ternyata, semua penumpang di belakang dan sampingnya diam, seolah tidak peduli.

“Ya sudah, naik aja, Mbak,” kata Supono.

Perempuan itu langsung duduk di kursi kosong paling belakang. Tak banyak bicara, hanya sesekali menatap ke luar jendela.

Supono sempat memperhatikannya lewat kaca spion, rambutnya basah meneteskan air ke kursi. Tapi yang aneh, kursinya tidak basah sama sekali.

Sekitar pukul dua dini hari, mobil di rest area. Semua penumpang turun untuk ke toilet atau makan minum. Supono sempat menoleh ke belakang dan dia baru sadar, kursi perempuan itu kosong.

“Lho, Mbak yang tadi mana?” tanya Supono ke salah satu penumpang.

“Mbak yang mana, Pak?” jawab para penumpang serentak.

Supono menatap ke sekeliling, bingung.

“Yang duduk di belakang yang naik di pom bensin tadi,” Supono berusaha menjelaskan ke para penumpang.

Salah satu penumpang pria yang duduk persis di belakang jok sopir menimpali dengan nada heran.

 “Dari awal berangkat sampai sini cuma ada kita berenam, Pak. Nggak ada yang naik di jalan,” jawab penumpang pria berkacamata itu. 

Jantung Supono berdegup cepat. Dia, menyalakan lampu kabin belakang. Di kursi tempat perempuan itu duduk, tersisa bintik lumpur kecil dan rambut panjang basah menempel di sandaran.

Mobil kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta, dengan tanda tanya besar dibenak Supono. 

Selama perjalanan Supono tak berani bicara sepatah katapun hingga sampai di Ibukota Jakarta.  Tapi kejadian tak berhenti di situ.

Setelah semua penumpang turun di pool, Saat Supono menyalakan lampu kabin untuk memastikan tidak ada barang tertinggal.

Dari kaca spion tengah dia terkejut, terlihat sosok perempuan itu duduk lagi di kursi belakang, rambutnya menutupi wajah.

Dan kali ini, dia tersenyum lebar.“Aku belum sampai rumah, Mas,” katanya pelan. 

Usai perempuan itu bicara, seketika lampu kabin mobil padam seketika, dan udara di dalam kabin berubah sedingin kuburan.

"Saya waktu itu langsung buru-buru keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam kantor pool mas," kata Supono menggambarkan suasana yang di alaminya waktu itu. 

Pengalaman mistis membawa penumpang misterius yang berakhir horor itu adalah yang pertama kalinya dialami Supono selama menjadi driver travel.

"Ya moga-moga jangan pernah lagi lah mas ngalami kayak gitu, cuma yang aku herankan, waktu itu kenapa koq saya berhenti dan memperbolehkan naik, padahal aturanya dilarang, kalau ketahuan bisa dipecat, untung yang naik hantu jadi gak ketahuan kantor," katanya tergelak. (sls)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#sopir travel #semarang #Cerita Horor #hantu perempuan #Horor #travel #horor semarang #driver #pengalaman mistis #kisah mistis #mistis #perempuan misterius