Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Duka di Gunung Slamet: Pendakian Kang Egy Berakhir Mencekam Setelah Kepergian Fitriani Sundari

Asifa Dyah Ayu Luthfia • Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:02 WIB
Tangkapan Layar dari Thumbnail  kanal YouTube BESOK PAGI, menampilkan Kang Egy saat berbagi kisah pendakian tragis meninggalnya Fitriani Sundari di Gunung Slamet, bersama host bang Mange.
Tangkapan Layar dari Thumbnail kanal YouTube BESOK PAGI, menampilkan Kang Egy saat berbagi kisah pendakian tragis meninggalnya Fitriani Sundari di Gunung Slamet, bersama host bang Mange.

RADARSEMARANG.ID – Kisah pendakian tragis kembali menyita perhatian publik setelah diangkat dalam kanal YouTube BESOK PAGI, yang dipandu oleh Bang Mange.

Dalam episode terbaru, narasumber bernama Kang Egy asal Tasikmalaya membagikan pengalaman nyata pendakiannya ke Gunung Slamet, Jawa Tengah, pada tahun 2022, pendakian yang berujung duka dengan wafatnya rekannya, Fitriani Sundari.

Dalam podcast berdurasi lebih dari satu jam itu, Egy menceritakan bahwa pendakian dilakukan oleh 18 orang, terdiri dari komunitas pendaki dan siswa pecinta alam SMA di Tasikmalaya.

Mereka berangkat melalui jalur Bambangan, Purbalingga, dengan semangat kebersamaan. Namun suasana berubah mencekam saat mendekati pos tiga.

“Waktu itu Fitriani tiba-tiba berteriak lega karena merasa sudah sampai tempat istirahat, tapi setelah itu langsung ambruk dan pingsan. Berat badannya seolah berlipat,” ujar Egy dalam podcast BESOK PAGI.

Baca Juga: Ini Sosok Menyeramkan yang Menghantui Penjaga Tambak di Demak, Merinding!

Fitriani sempat kesurupan dan tidak sadarkan diri selama beberapa waktu. Salah satu anggota tim, yang dikenal dengan sebutan Pak D, disebut memiliki kemampuan spiritual dan membantu memulihkan kondisi Fitriani. Meski akhirnya kembali sadar, suasana pendakian berubah sunyi dan penuh kewaspadaan.

Malam berikutnya, situasi semakin aneh. Beberapa pendaki mendengar tangisan anak kecil mengitari tenda mereka.

Suara itu berhenti menjelang subuh, namun tak lama setelahnya Fitriani kembali kesurupan dan menangis tanpa air mata.

“Kami semua mendengar suara bayi menangis. Bukan cuma satu orang. Setelah tangisan itu berhenti, Fitriani kembali kesurupan,” lanjut Egy.

Meski akhirnya seluruh tim berhasil turun dengan selamat, perasaan ganjil tetap menyelimuti mereka. Menurut kesaksian Egy, sesampainya di base camp, Pak D melakukan ritual pembersihan spiritual untuk seluruh anggota agar tak “terbawa” energi dari gunung.

Baca Juga: Penjaga Malam Peternakan Ayam Ini Cuma Betah 6 Hari Kerja, Tidak Kuat Diganggu Sosok Menyeramkan

Beberapa minggu kemudian, kabar duka datang: Fitriani Sundari meninggal dunia pada Januari 2023, sekitar 40 hari setelah pendakian. Kepergian itu menyisakan misteri dan duka mendalam bagi rekan-rekannya.

Kisah ini kemudian viral setelah ditayangkan di kanal YouTube BESOK PAGI, yang dikenal menghadirkan konten dokumenter pendakian bertema horor dan spiritual.

Episode ini menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan, menambah daftar panjang cerita mistis di Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memang dikenal penuh legenda.

Editor : Baskoro Septiadi
#kisah viral #cerita pendakian #pendakian gunung slamet #Cerita Horor #podcast horor #Misteri Gunung Slamet #kisah mistis #gunung jawa tengah #gunungslamet #pendaki indonesia