RADARSEMARANG.ID - Kebiasaan dugem dilakukan Jayus Wiyanto, 33, hampir setiap malam minggu.
Kebiasaan dugemnya ini pula yang membuatnya mengalami pengalaman mistis yang menurutnya sulit dinalar sekaligus nyaris membuat dirinya kehilangan nyawa.
"Kalau inget kejadian waktu itu, rasanya benar-benar diluar logika, gak ketemu diakal tapi juga menakutkan, karena peristiwa itu membuat saya hampir kehilangan nyawa," ungkap pria yang tinggal dikawasan Sambiroto.
Baca Juga: Baru Sehari Bekerja, Satpam Ini Diteror 'Penunggu' Bangunan Hotel yang Terbengkalai
Jayus mengungkapkan peristiwa horor yang dialaminya terjadi saat baru saja pulang dari klub malam di kawasan Kota Lama. Jarum jam saat itu menunjukkan angka tiga dinihari.
Kondisi badannya waktu itu terasa lengket, kepala pening, tapi hati masih berdebar karena musik.
Jayus mencoba memesan ojek online, tapi karena sudah terlalu malam, tidak ada yang menerima. Akhirnya, dia memutuskan mencoba mencari taksi online dan nyantol.
Tak menunggu lama, taksi online yang dipesannya datang. Dari balik kemudi terlihat, sopirnya seorang pria tua usia mungkin diatas 60an tahun, wajahnya kaku, tidak banyak bicara. Mobilnya juga agak jadul, tapi bersih.
Baca Juga: Driver Taksi Online Ini Syok, Penumpang Wanita Misterius Hilang Saat Sampai di Kompleks Makam
"Sopir dan mobilnya itu agak aneh, tapi karena masih agak mabok, saya udah gak peduli, yang penting naik dan cepet-cepet sampe rumah, tidur," tuturnya.
Setelah mobil melaju meninggalkan kawasan Kota Lama, Jayus mencoba tidur, dengan harapan sampai ditujuan dia dibangunkan sang driver taksi online tersebut.
Namun, meski kepala pening dan mata terasa berat, tapi dia sulit memejamkan mata. Selama perjalanan, Jayus mengaku mulai merasakan keanehan
Masih setengah sadar, dia sempat memperhatikan driver taksi online itu yang matanya tak berkedip sedikit pun.
Matanya menatap lurus ke jalan, tangannya kaku memegang setir. Tapi yang paling aneh, suhu dalam mobil sangat dingin, padahal AC mati.
“Karena lajunya agak kencang, waktu itu saya minta driver untuk agak memperlambat laju mobilnya, waktu itu saya masih ingat bilang pak bisa pelan dikit? Saya agak pusing,” kata Jayus menirukan ucapannya waktu itu.
Sang driver saat itu tidak menjawab. Tapi mobil langsung melambat. Pelan sekali. Terlalu pelan bahkan, bahkan setelah itu, dia mengaku seolah kami melaju dalam mimpi.
Masih antara sadar dan setengah sadar, ungkap Jayus, dia mulai curiga saat melihat ke luar jendela mobil, dirinya merasakan jalanan yang dilaluinya sangat asing. Bukan rute biasa ke rumahnya di Sambiroto.
Baca Juga: Tukang Bangunan Ini Pingsan setelah Melihat Penampakan Hantu Noni Belanda
"Meski masih agak mabok saya masih ingetlah jalan-jalan yang saya lewati, kalau dari Kota Lama khan nanti lewat Bubakan,terus ke Arteri Sukarno Hatta, lewat Tlogosari, Pedurungan terus masuk jalan Fatmawati ke arah Sambiroto," ucapnya meyakinkan bahwa dia masih setengah sadar saat itu.
Anehnya lagi, tambah Jayus, saat itu tidak ada kendaraan lain. Tidak ada rumah yang terliihat hanya jalan lurus, berkabut dan pepohonan gelap di kiri-kanan jalan.
"Mana ada to mas, jalan dari Kota Lama ke Sambiroto jalannya berkabut dan banyak pohon dikanan kiri, kan adanya bangunan--bangunan tok," imbuhnya.
Baca Juga: Satpam Gadung di Semarang Ditemui Hantu Perempuan Mirip Mantan Karyawati, Begini Cerita Seremnya
Melihat pemandangan itu, Jayus mengaku saat itu sempat panik dan mulai ketakutan. Dia sempat bertanya kepada driver tentang posisi mobil saat itu.
“Waktu itu saya tanya, pak, ini ke mana pak ini dimana, kok jalannya gak arah sambiroto?” ucapnya kala itu.
Tapi sang driver itu tak menjawab, dia hanya menatap lurus ke depan dengan wajah datar, seolah tak mendengar pertanyaannya.
Karena pertanyaannya tak digubirs, tambah Jayus, dia mendekat ke sang driver, untuk mengulang pertanyaan yang sama.
Namun saat dia mendekatkan wajahnya ke driver tua, Jayus mengaku melihat kulit driver itu pucat berwarna keabu-abuan, matanya kosong dan dari lubang hidungnya, ada cairan hitam berwarna hitam pekat menetes.
Melihat pemandangan mengerikan itu, Jayus mengaku jantungnya seolah mau berhenti.
"Karena saking takutnya, ditengah mobil yang melaju pelan itu, saya langsung buka pintu mobil dan lompat keluar. Sampai terguling-guling di jalan, terus berdiri lari," tutur pria asal Pati ini.
Sembari berlari, dia sempat menoleh ke belakang.
"Waktu aku noleh, taksi online itu hilang, bukan pergi. Tapi benar-benar menghilang, seperti kabut yang tersedot angin," ucapnya heran.
Masih dilanda ketakutan, Jayus terus berlari hingga dia menemukan jalan utama dan akhirnya ditolong satpam sebuah perkantoran.
"Saya ditemukan satpam, katanya saya tergeletak di pinggir jalan, awalnya dikira orang gila, tapi setelah lihat pakaian saya, gak jadi dikira orang gila," ucapnya.
Baca Juga: Cerita Horor Pemilik Warung Kopi Ini Didatangi Pembeli Perempuan Misterius, Begini Penampakannya
Oleh Satpam yang menolongnya, dia dibawa ke pos jaga untuk menenangkan diri.
Disitulah dia menceritakan semua kejadian yang dialaminya, termasuk jalan berkabut dan banyak pepohonan seperti dihutan.
"Pak Satpamnya bilang gak ada hutan, gak ada kabut mas disini, bahkan saat saya meminta satpam membuka CCTV adakah mobil yang saya tumpangi lewat depan kantornya, ternyata setelah dicek gak ada mobil dengan ciri-ciri yang saya sebutkan lewat pada jam itu," ujarnya.
Karena masih dilanda ketakutan Jayus mengaku waktu itu dia bertahan di pos Satpam yang menolongnya, hingga pagi.
"Habis subuh,setelah jalan mulai ramai saya pulang naik ojek onliine, itu aja sebelum saya naik, saya pastiin itu ojek beneran atau enggak," cetusnya. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi