RADARSEMARANG.ID - Cerita horor dialami Sujaya, 37, seorang satpam yang tugasnya menjaga sebuah gedung perkantoran khusus hanya malam hari.
Gedung perkantoran yang dijaganya ini masuk ke dalam kawasan industri, agak masuk jauh dari jalan raya dikawasan Kaligawe Semarang.
"Gedung yang saya jaga ini dulu ramai mas, tapi saat covid, jadi sepi karena banyak perusahaan yang berkantor disitu yang mengurangi pegawainya sampai sekarang," ungkap pria yang akrab dipanggil Jaya ini.
Gedung yang dijaganya terdiri dari dua lantai, tapi hanya satu lantai yang masih digunakan, itupun hanya separo.
"Sisanya kosong melompong mas, terutama yang dilantai dua itu gak ada yang nempati," tuturnya.
Sebagai Satpam yang berjaga khusus malam hari, tambah Jaya, tugasnya sebenarnya ringan. Dia mulai bertugas dari jam 10 malam sampai jam 6 pagi.
"Tugasnya ya sebagai satpam mastikan gedung aman, mantau CCTV di pos sama patroli keliling gedung setiap dua atau tiga jam sekali ke semua lantai, baik lantai satu maupun lantai dua," ucap Jaya menjelaskan tugasnya.
Baca Juga: Sosok Adhiguna Kuncoro Dibalik Google Gemini AI Ternyata Orang Indonesia
Karena gedung yang dijaganya sebagian besar sudah lama kosong, besar kemungkinan banyak makhluk-makhluk astral yang menghuni ruangan- bekas kantor yang sudah lama tidak ditempati.
"Wahh sering mas, mulai dari bau, terus suara-suara aneh sampai penampakan hantu beberapa kali saya alami," ungkap Jaya.
Seperti kejadian bulan lalu, dia masih ingat malam itu malam Jumat kliwon. Saat datang di pos jaganya, dirinya sudaha merasakan hawa yang berbeda. Langit gelap tanpa terlihat bulan sama sekali, angin terasa lebih dingin menusuk tulang.
"Dan saya mencium ada bau dupa di bagian lorong belakang gedung yang tak jauh dari pos jaga, padahal disitu tidak ada siapa-siapa," ucapnya.
Bau dupa itu cukup lama tak hilang-hilang, sesekali hilang kemudian tericum kembali menyengat.
Jaya tak ambil pusing dengan aroma itu, dia melanjutkan tugasnya memantau CCTV yang ada didalam pos jaga.
Sekitar pukul 01.15 duinihari, ungkap Jaya, saat matanya menatap CCTV, tiba-tiba dia melihat ada gerakan di lantai 2.
"Waktu saya lihat dengan seksama di CCTV, kelihatan ada seorang perempuan jalan di lorong, rambutnya panjang, bajunya kayak gaun warna putih, tapi kakinya itu mas, sama sekali gak nyentuh lantai," ungkapnya.
Saat itu dirinya merasa mungkin CCTVnya ada yang error, namun ketika melihat kamera CCTV lainnya dari sudut yang berbeda, Jaya melihat penampakan itu bergerak pelan menuju ke arah tangga.
"Setelah saya lihat penampakan itu, tiba-tiba semua monitor CCTV mati seketika dan lampu di pos saya ikut padam mas," imbuhnya.
Karena CCTV dan lampu posnya padam, Jaya kemudian berinisiatif mengecek sentral saklar sekalian melakukan patroli ke lantai dua sembari membawa senter.
"Saat saya sudah naik ke lantai dua, jalan menyusuri lorong yang gelap, saya mencium bau anyir dan bunga melati, aromanya kuat banget," ungkapnya.
Saat itu dia tetap fokus sambil mengarahkan lampu senternya yang tiba-tiba mulai meredup. Suara hening, hanya terdengar langkah kaki sepatunya yang menggema dilorong gedung.
"Tapi saya mendengar selain langkah sepatu saya, terdengar juga langkah kaki lain tapi kayak berat jalannya, saya mulai waspada waktu itu," imbuhnya.
Pandangannya saat itu menyapu seluruh ruangan di lantai dua yang gelap dan berdebu itu, dia tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Namun, ketika dia kembali menoleh ke depan.
"Waktu saya noleh ke depan ke arah tangga gedung, makdeg mas ada penampakan perempuan yang seperti terlihat di CCTV," ujarnya.
Penampakan itu sesosok perempuan, wajahnya tertutup rambut, gaun warna putih yang dikenakan dibeberapa bagian robek dan berlumuran darah.
Yang membuatnya merinding, tambah Jaya, tangannya menjulur ke arahnya, dengan matanya merah menyala di balik rambut hitam lebat itu.
"Waktu itu refleks aku mundur pelan turun ke lantai bawah sembari istighfar, tapi hantu perempuan itu terus mengikuti saya sambil tertawa tapi suaranya pelan banget," ungkapnya.
Akhirnya dirinya bisa menjangkau pos jaga yang saat itu lampunya sudah menyala. Jaya segera mengambil air minum untuk menenangkan diri.
Baca Juga: Asyik Cari Jangkrik, Warga Semarang Malah Melihat Penampakan Menyeramkan Ini
"Sampai pagi, sudah tidak ada gangguan hantu perempuan itu lagi," ucapnya.
Paginya ketika pergantian shift jaga dengan Satpam pagi bernama Maskuri, akhirnya terkuak sosok hantu perempuan yang menghantuinya malam itu.
"Saya cerita sama pak Maskuri, kalau saya semalam dihantui hantu perempuan dilantai dua, dia malah bilang sampeyan sudah ketemu hantu perempuan itu to?" ucapnya.
Maskuri menceritakan kalau hantu perempuan itu adalah seorang karyawati yang meninggal dunia karena jatuh dari dua. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi