Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Cerita Horor Driver Taksi Online di Semarang saat Mengantar Penumpangnya yang Ternyata Makhluk Halus, Bawa Kantung Plastik Isinya Daun

Sulistiono • Kamis, 16 Oktober 2025 | 03:10 WIB
Ilustrasi seorang pria yang berprofesi sebagai driver ojol berada didepan rumah gaib. (ai/Sulistiono)
Ilustrasi seorang pria yang berprofesi sebagai driver ojol berada didepan rumah gaib. (ai/Sulistiono)

RADARSEMARANG.ID - Driver taksi online adalah salah satu profesi yang konon banyak menyimpan suka duka, wajar kalau ada anggapan seperti itu.

Karena driver taksi online, hidup dijalanan mengais rejeki, bertemu dengan banyak customer yang memiliki beragam karakter. 

Pada edisi kali ini Urban Mistery berkesempatan ngobrol dengan Rukiman, 39, seorang driver yang tinggal di daerah Jatingaleh. 

Pria yang akrab dipanggiol Ruki ini menceritakan tentang pengalamannya mengantar salah satu penumpang yang berakhir dengan kisah mistis. 

"Kejadiannya sampai sekarang kalau ingat masih sering suka merinding, tapi itu jadi pengalaman mistis bagi saya," tutur pria bertubuh tinggi kurus kepada RadarSemarang.ID saat sedang menunggu orderan di seputaran Jalan Pahlawan. 

Rukiman menceritakan awal mulanya dia mendapat orderan masuk dari calon penumpang di depan salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Simpang Lima. 

"Saya lupa tanggal persisnya, tapi waktu pas mall yang ada di Simpang Lima mau tutupan jam operasional, sekitar hampir jam sepuluhan," cetusnya. 

Customernya itu seorang perempuan muda cantik, tinggi semampai, berambut sebahu, memakai setelan baju berwarna merah yang menurutnya sudah agak kuno modelnya.

Penumpangnya itu juga menenteng tas plastik barang belanjaan. "Dia waktu itu nunggu di pintu keluar mall yang dekat jalan Ahmad Dahlan, minta dianter ke daerah Wonosari Mangkang," tuturnya.

Seperti saat melayani customer lainnya terutama penumpang perempuan, Rukiman tidak terlalu banyak berbincang.

"Sekali saya ngomong waktu penumpangnya mau naik, saya tanya sesuai aplikasi ya mbak, penumpangku itu cuma mengangguk pelan," katanya menirukan ucapannya saat itu. 

Selama perjalanan dari kawasan Simpang Lima sampai dengan Mangkang, penumpangnya yang duduk di belakang itu sama sekali tak bicara, diam membisu.

"Ya saya pikirannya waktu itu mungkin mbaknya capek habis jalan-jalan di mall, jadi males ngobrol," tebak Rukiman. 

Sesuai dengan titik pengantaran, Rukiman kemudian mengarahkan mobil LCGC miliknya belok kiri ke arah Wonosari, setelah melewati pasar Mangkang.

Selepas perkampungan warga, jalan mulai menanjak dan mulai memasuki kawasan hutan jati Wonosari Ngaliyan. 

"Itu kan jalannya setelah rumah-rumah warga naik dan mulai masuk jalan yang kanan kirinya hutan dan gelap karena lampu jalannya minim," ucapnya. 

Persis setelah melewati sebuah jembatan yang dibawahnya jalan tol, dia diarahkan oleh maps untuk belok ke kiri yang artinya masuk ke dalam hutan. 

 Baca Juga: Misteri Penampakan Mobil Misterius di Jalan Tol Bikin Pengemudi Ini Syok

"Saya gak curiga waktu titik maps mengarahkan belok kiri masuk kedalam hutan, saya pikirannya mungkin ada kampung didalam hutan itu," ucap Rukiman. 

Sepuluh menit setelah masuk kedalam kawasan hutan akhirnya dia dan penumpangnya tiba didepan sebuah rumah yang cukup besar, dengan lampu penerangan yang sangat terang.

Tapi yang agak janggal, rumah itu sendirian dengan kanan kirinya taman yang sangat indah dan jalan depan rumah yang mulus. 

"Waktu sampai depan rumah penumpang itu, saya mbatin  koq bikin rumah di tengah hutan sendiri apa gak takut, tapi cuma ta batin tok," tutur Rukiman. 

Setelah sampai didepan rumahnya, penumpangnya tersebut tak mengucapkan sepatah kata menyodorkan ongkos ngojek dan langsung bergegas masuk ke dalam rumahnya. 

"Setelah terima uang, saya langsung cepat-cepat memutar mobil pulang ke rumah," ungkapnya. 

Namun, ketika sampai ditengah perjalanan, Rukiman baru menyadari jika tas plastik yang di taruh di jok  lupa dibawah penumpangnya.

Dengan perasaan jengkel, Rukiman terpaksa balik kanan kembali ke rumah penumpangnya itu untuk mengembalikan tas belanjaan.

Saat dirinya belok kiri setelah jembatan dan hendak masuk ke arah rumah penumpangnya, laju mobilnya Rukiman tiba-tiba dihentikan dua orang pria yang berdiri ditengah jalan. 

 Baca Juga: Cerita Horor Satpam Kawasan Industri di Semarang Lari Ketakutan Setelah Diteror Penampakan Wajah Menyeramkan

"Pas belok mau ke arah rumah penumpang, saya dicegat dua laki-laki,kaget aku ta kira begal to, tapi waktu saya lihat wajah keduanya seperti orang baik-baik saya berhenti," ucapnya. 

Setelah berhenti, salah satu dari kedua pria itu menanyakan mau kemana malam-malam masuk kedalam hutan. 

"Ya saya jawab, mau anter barang penumpang tadi lupa gak dibawa, rumahnya masuk kesitu tadi," jawabnya. 

Mendengar jawabannya, kedua pria yang ternyata adalah penjaga hutan itu saling berpandangan heran. 

"Salah satu dari mereka tanya, sampeyan yakin mas tadi ngantar penumpang masuk ke sana?" tanya salah satu dari keduanya sembari menunjuk jalan ke arah dalam hutan. 

Mendapat pertayaan itu, Rukiman menjawab cepat."Iya pak, lah wong tadi saya anter sampe depan rumahnya, rumah besar, jalan kesitu juga aspal mulus pak," jawabnya.

Mendengar jawaban darinya,tambah Rukiman, kedua orang tersebut meminta dirinya untuk menunjukan rumah penumpangnya itu. 

Tapi mereka mengatakan, bahwa jalan masuk kedalam hutan itu tidak bisa dilalui mobil, karena kondisi jalan tanah dan berbatu. Lagi-lagi Rukiman membantah ucapan mereka.

"Loh tadi saya sampe depan rumahnya pak, jalan sampe rumah itu aspal hotmix mulus,gak ada batu-batu sama sekali," sahutnya waktu itu. 

Akhirnya karena penasaran, Rukiman bersedia untuk menunjukkan lokasi rumah penumpangnya itu sekalian mengantar tas plastik yang tertinggal.

Namun, dia diminta untuk meninggalkan mobilnya,dengan di jaga salah satu dari mereka, karena jalan tidak bisa dilalui mobil.

"Yah sebenarnya antara curiga dan takut, curiga jangan-jangan dua orang ini modus mau mbegal saya, takut kalau ternyata memang benar," kata Rukiman. 

Dengan dibonceng sepeda motor salah satu dari mereka, akhirnya Rukiman menuju ke lokasi yang disebutnya sebagai rumah penumpangnya.

 Baca Juga: Pekerja Rumah Makan di Rest Area Tol Semarang Ini Dihadang Genderuwo saat Berangkat Kerja, Kaki Langsung Lemas

"Dan memang benar, ternyata jalannya kok jadi rusak parah, jalan tanah penuh batu-batu, padahal waktu saya nganter itu jalannya mulus lus," ucapnya heran. 

Setelah lima menit, Rukiman tiba di lokasi yang disebutnya rumah penumpangnya. Ternyata benar kata penjaga hutan itu, tidak ada rumah diwilayah situ.

"Rumah perempuan itu gak ada, cuma ada rerimbunan pohon dan semak-semak ditambah desiran angin yang sangat dingin waktu itu, satu pohon besar yang menjadi petanda didekat rumah itu yang masih ada," ungkapnya. 

Rukiman saat itu mengaku merinding apalagi saat dirinya membuka tas plastik milik penumpangnya, ternyata isinya beberapa lembar daun jati kering.

"Isi tas plastik saya kira pakaian atau barang yang dibeli di mall, ternyata isinya daun jati mas," tuturnya. 

Mendapati kenyataan itu, Rukiman langsung mengajak penjaga hutan yang menemaninya itu segera pergi. 

"Saat sampai dipertigaan dekat jembatan, salah satu dari penjaga hutan tadi nyeletuk sampeyan bar ngeterke memedi mas, untung ora melu digondol (kamu baru saja mengantarkan makhluk halus mas,untuk tidak ikut dibawa ikut)," kata Rukiman menirukan ucapan salah satu mereka. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #Cerita Horor #Driver Ojol #Horor #Mistery #makhluk halus #horor semarang #urban misteri #Rumah #mistis