Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pulang dari Rumah Temannya, Warga Tlogosari Semarang Pingsan saat Tahu Ternyata Ada Kuntilanak Bonceng Motornya

Sulistiono • Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:45 WIB
Ilustrasi pengendara motor pingsan melihat penampakan menyeramkan. (ai/Sulistiono)
Ilustrasi pengendara motor pingsan melihat penampakan menyeramkan. (ai/Sulistiono)

RADARSEMARANG.ID - Kisah-kisah horor yang dialami orang jika dikulik tak akan pernah ada habisnya, karena sebagian orang mengaku pernah mengalami peristiwa-peristiwa mistis dalam kehidupannya.

 

Kali ini cerita horor dikisahkan Sugito (32), warga Tlogosari Semarang memiliki kisah horor yang akan dikenang selama hidupnya. 

"Itu kisah yang boleh dibilang cukup horor bagi saya, karena pertama kalinya saya melihat penampakan makhluk halus dan itu cukup membuat saya nyaris pingsan karena saking takutnya," ungkap Sugito kepada tim RadarSemarang.ID

 Baca Juga: Pria Ini Diganggu Penampakan Menyeramkan saat Menginap di Salah Satu Hotel di Bandungan, Auto Kabur

Kisah horornya semua berawal saat dirinya baru saja pulang dari rumah sahabatnya di daerah Tambakaji Ngaliyan. 

"Kebetulan saya ada perlu malam itu dan untuk pertama kalinya saya main kerumahnya malam-malam, biasanya siang," tuturnya. 

Karena keperluan yang sangat mendesak dan harus diselesaikan malam itu juga, selepas Isya Sugito berangkat kerumah temannya itu. 

 

Sepuluh menit setelah meninggalkan rumah temannya yang berada ditengah perkampungan warga,  dia kemudian melewati jalan yang disebelah kanan jalan terdapat sebuah sendang dan pohon beringin cukup besar.

"Nah keluar dari kampung itu, kurang lebih jaraknya satu kilonan ada tanah kosong dan kebun, didekatnya situ ada sendang dan pohon beringin besar," ungkap Sugito. 

Dua puluh meter menjelang sendang dan pohon beringin yang cukup besar itu, tiba-tiba sorot lampu motornya yang menerangi jalan yang agak gelap, terlihat beberapa bocah berkepala plontos mirip tuyul seperti bermain-main di bawah pohon beringin besar tersebut.

 Baca Juga: Pekerja Jalan Tol Kesurupan dan Diteror Penampakan Kuntilanak, Proyek Sempat Dihentikan

"Ada sekitar enam atau tujuh, kayak anak-anak kecil umur tujuh tahunan, tinggi gak sampai setengah meter, kepala plontos, tapi wajahnya sudah kayak orang dewasa, matanya agak kemerahan," ungkapnya.

Bocah-bocah mirip tuyul itu, ungkap Sugito ada yang berlarian di antara pohon beringin, ada yang bergelantungan berayun-ayun.

Melihat penampakan itu, Sugito mengaku sempat menghentikan laju sepeda motornya.

"Saya berhenti, waktu itu gak kepikiran itu  bener bocah manusia atau apa, tapi saya pikir mana ada bocah seumuran gitu tengah malam keluar rumah main-main di Sendang lagi," tuturnya dengan nada tanya. 

 Baca Juga: Bikin Merinding, Penjual Bakso Keliling di Semarang Ini Dicegat Penampakan Menyeramkan saat Melintasi Gudang Dekat Makam

Penampakan bocah-bocah mirip tuyul itu menghilang dari pandangannya, setelah beberapa dari mereka memandang kearah dirinya.

"Saya baru sadar mereka bukan manusia, setelah mereka melihat kearah saya dan tiba-tiba menghilang dengan masuk kedalam pohon beringin itu," ucapnya.

Sekeitka bulu kuduknya berdiri,rasa takut menyergap,hingga membuat Sugito segera tancap gas.

Namun, baru beberapa meter jalan, tiba-tiba laju sepeda motornya terasa berat, seperti ada beban berat yang menumpanginya.

"Motor sudah saya gaspool tapi gak bisa lari kencang,saya lihat sepedo metor jarumnya menunjuk tak lebih dari lima kilometer perjam, aneh harusnya lari diatas delapan puluh kilometer perjam," ucap pria yang belum dikarunia momongannya ini. 

 Baca Juga: Cerita Horor Satpam Kawasan Industri di Semarang Lari Ketakutan Setelah Diteror Penampakan Wajah Menyeramkan

Saat terus berusaha memacu kencang motornya, tiba-tiba kendaraannya mogok persis di antara sendang dan pohon beringin besar. 

"Ternyata di jok motor saya itu bonceng kuntilanak, sebagian mukanya tertutup rambut dan baunya ya ampun bauuu banget," ucapnya.

Dia sempat melihat penampakan kuntilanak itu, wajahnya putih pucat, bermata hitam pekat, hidung kecil, mulut lebih lebih lebar dari manusia, berbaju putih namun sudah terlihat kotor, rambutnya yang panjang menutupi sebagian wajahnya menjuntai ke bawah. 

Posisi kuntilanak duduk menyamping, sehingga dirinya hanya melihat sebagian wajahnya dari samping.

 Baca Juga: Driver Ojol Ini Nyaris Pingsan saat Melihat Penampakan Perempuan Penunggu Jembatan di Ungaran Barat

Melihat penampakan menyeramkan persis didepannya dengan jarak yang sangat dekat,membuat Sugito syok berat.

"Saya semaput mas, ambruk bersama motor saya ditengah jalan," ujarnya. 

Tubuh Sugito baru ditemukan warga jelang subuh, saat ada beberapa warga yang kebetulan melintas di lokasi.

"Warga menemukan saya tergeletak ditengah jalan dengan posisi terlentang," imbuhnya.

Warga kemudian membawa dirinya ke rumah temannya agar lebih tenang, sembari menunggu hari benar-benar sudah terang. 

"Saat dirumah teman dan saya sudah tenang, teman saya itu bilang, makanya tadi malam kamu ta suruh nginep tapi kamu tetep maksa pulang," ujar Sugito.

Celetukan temannya itu sempat membuat dirinya jengkel, karena tidak diberitahu kalau di situ angker.

"Saya maki dia, kowe ora ngandani ne bakal lewat panggonan angker, ne ngerti ngono aku mending turu nggonmu (saya maki dia, kamu tidak memberitahu kalau akan lewat tempat angker,kalau dikasih tahu khan milih tidur ditempatmu)," ucapnya dengan bahasa jawa. 

 Baca Juga: Pekerja Rumah Makan di Rest Area Tol Semarang Ini Dihadang Genderuwo saat Berangkat Kerja, Kaki Langsung Lemas

Kejadian itu,tambah Sugito,,membuat dirinya kapok pulang larut malam jika bermain dirumah temannya tersebut.

"Kalau mau ke rumahnya, sebelum jam sembilan saya langsung pulang, takut ketemu mbak'e lagi," ucap Sugito tergelak. (sls)

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#misteri #Sendang #semarang #Cerita Horor #pingsan #Horor #semaput #horor semarang #pengalaman mistis #urban misteri #kisah mistis #pohon beringin #mistis #Kuntilanak