Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pengalaman Mistis Sales yang Bertemu Pemilik Toko Gaib di Tepi Jembatan

Sulistiono • Selasa, 14 Oktober 2025 | 04:00 WIB
Ilustrasi penampakan toko ghoib. (ai/Sulistiono)
Ilustrasi penampakan toko ghoib. (ai/Sulistiono)

RADARSEMARANG.ID - Toto Sebastian (47) warga Sampangan Semarang mengisahkan pengalaman mistisnya saat menjalani pekerjaannya.

Pria yang akrab dipanggil Toto ini mengungkapkan pekerjaannya sebagai sales, membuat dia harus bekerja mobiling atau mengirim barang dari satu tempat ke tempat lainnya, mengunjungi satu toko ke toko lainnya atau warung-warung.

Wilayah pekerjaannya cukup luas, meliputi Semarang, Kendal dan Kabupaten Semarang. Dalam seminggu dia menjadwalkan keliling di tiga daerah tersebut.

 Baca Juga: Misteri Penampakan Mobil Misterius di Jalan Tol Bikin Pengemudi Ini Syok

"Saya jadwal mas, misal senin selasa saya muter Semarang, Rabu Kamis muter Kendal dan jumat Sabtu biasanya keliling kabupaten Semarang, minggu libur," ungkap Toto membuka percakapan dengan RadarSemarang.ID.

Profesi sebagai sales dijalani Toto sudah hampir dua puluh tahun lamanya, pengalamannya membuat perusahaan tempat dia bekerja menawari untuk naik jabatan, tidak dilapangan lagi.

"Kantor pernah nawari untuk naik jabatan, ya jadi manajer sales gitulah, tapi saya tolak, bukan apa-apa, tapi kerja dilapangan membuat saya merasa hepi, muter-muter,ketemu banyak orang itu bikin saya hepi, kalo jadi manager atau staff khan saya dikantor aja, jadi suntuk malah," alasan Toto. 

Dua puluh tahun bekerja dilapangan dari satu daerah ke daerah lainnya, blusukan dari kampung ke kampung bahkan pelosok desa hingga larut malam menemui customernya, membuat Toto memiliki kekayaan pengalaman beraneka ragam.

"Ya macem-macem mas, pengalaman dikejar anjing sampai lari terbirit-birit pernah, di pisuh-pisuhi customer karena barang yang saya kirim gak sesuai pesanan ya pernah, di goda pedagang yang seorang janda juga pernah," ucapnya tergelak.

Tapi dari semua pengalaman itu, satu kisah yang akan dikenangnya adalah saat dia mengalami kejadian mistis disalah satu wilayah di kabupaten Kendal.

"Itu kejadiannya di sebuah wilayah dipinggiran daerah Kendal, desanya disekitar daerah Pagerruyung, gak perlu saya sebutkan nama desanya ya," tuturnya. 

Ceritanya bermula saat dia mendapat pesan singkat dihandphonenya dari nomor tak dikenal, yang meminta dikirim barang ke tokonya. 

"Gak tahu dapat nomor saya dari siapa, nomor yang menghubungi itu minta dikirimi barang ke toko miliknya, minta diantar malam diatas jam 9an," ungkapnya. 

Merasa dapat pelanggan baru, Toto langsung menyanggupi permintaan barang tersebut. Pelanggan barunya itupun mengirim alamat tokonya.

 Baca Juga: Pekerja Jalan Tol Kesurupan dan Diteror Penampakan Kuntilanak, Proyek Sempat Dihentikan

"Besok malamnya saya langsung kirim barang ke toko tersebut sekitar jam setengah puluh malam, saya gak curiga, karena kadang saya biasa kirim barang malam hari, tapi baru kali ini diatas jam sembilan," ucapnya. 

Setelah mencari alamatnya, akhirnya Toto menemukan toko yang dimaksud. Penampakan tokonya,uangkapnya, sama seperti toko-toko lainnya, hanya saja letak toko ini jauh dari pemukiman warga. 

"Tokonya ini mencil, jauh dari perkampungan, mungkin jaraknya sekitar satu kiloan dari kampung, dekat jembatan dengan sungai yang tidak terlalu lebar, sekitar toko itu sawah dan kebun-kebun bambu," jelasnya. 

Selain itu, berbeda dengan toko-toko lainnya yang buka malam hari, toko ini terlihat redup, hanya diterangi lampu bolam, sehingga barang-barang yang ada didalam toko tidak terlalu jelas terlihat dari luar.

 Baca Juga: Bikin Merinding, Penjual Bakso Keliling di Semarang Ini Dicegat Penampakan Menyeramkan saat Melintasi Gudang Dekat Makam

"Waktu lihat dari luar, saya merasa agak sedikit heran, ini tokonya koq rodo peteng (agak gelap), lampunya diluar satu dan didalam satu itupun gak terang, tapi saya gak curiga," cetusnya. 

Saat tiba di toko yang berinisial toko AM itu, dia disambut pemilik toko, seorang wanita paruh baya.

Saat menerima dirinya,tambah Toto, pemilik toko tidak hanya bicara, hanya bilang minta maaf karena minta dikirim barang malam hari. 

Yang sedikit agak mengherankan, wajah pemilik toko itu putih pucat, bibir kering, dengan sekitar kelopak matanya yang agak kehitaman. 

 Baca Juga: Driver Ojol Ini Nyaris Pingsan saat Melihat Penampakan Perempuan Penunggu Jembatan di Ungaran Barat

"Pemilik tokonya sudah agak sepuh, cuma ngomong sedikit pake bahasa jawa, ngapunten ya mas kulo nyuwun dikirimi mbengi-mbengi (maaf ya mas,saya minta dikirimi barangnya malam-malam)," ucap Toto menirukan sang pemilik toko. 

Saat itu dia menjawab tak masalah demi melayani permintaan konsumen, setelah barang diterima semua, sang pemilik toko itupun membayar penuh sesuai harga barang.

"Dia bayar penuh waktu itu, karena memang biasanya untuk pelanggan baru harus bayar dimuka," ujarnya. 

Tidak banyak interaksi yang dilakukannya dengan pemilik toko tersebut, biasanya Toto akan ngobrol ngalor-ngidul setelah barang-barang diterima customernya.

Namun, entah mengapa kali ini dia tidak memiliki hasrat untuk ngobrol, apalagi dia melihat pemilik toko lebih banyak diam dan pandangannya selalu membelakangi dirinya.

 Baca Juga: Penjaga Rumah di Semarang Diteror Penampakan Perempuan Menyeramkan, Langsung Resign Padahal Baru Sehari Kerja

Usai menerima pembayaran, Toto langsung bergegas kembali ke Semarang, agar tidak terlalu larut malam sampai di rumah. Sekitar pukul 22.15 wib dia meninggalkan toko tersebut.

Saat mobil yang dikendarainya masuk perkampung penduduk, dia melihat beberapa warga tengah cangkruk di pos kamling yang terletak ditepi jalan desa.

Totopun memperlambat laju mobilnya. Saat dekat dengan warga, salah satu dari mereka menghentikan laju mobilnya.

"Sek mas mandek ndisik, sampeyan saking pundi koq saking mbulak? (Sebentar mas, berhenti dulu, anda dari mana koq dari arah sawah kebun)," tanya warga waktu itu dengan logat Jawa. 

 Baca Juga: Pekerja Rumah Makan di Rest Area Tol Semarang Ini Dihadang Genderuwo saat Berangkat Kerja, Kaki Langsung Lemas

Toto menjawab bahwa dia baru saja mengirim pesanan barang yang dipesan toko didekat jembatan. 

"Tahu gak mas, setelah saya jawab itu, mereka semua senyum-senyum sendiri dan menjelaskan bahwa toko itu sudah hampir sepuluh tahun tutup," cetusnya.

Mendapat penjelasan warga itu, Toto seketika kaget, setengah tidak percaya. Karena toko yang didatanginya tadi benar-benar seperti toko umumnya, meski sedikit diakuinya ada yang aneh.

 Baca Juga: Cerita Horor Penumpang Kereta Ini Kaget Lihat Penampakan Perempuan Menyeramkan di Jalur Jamus-Alastua Semarang

Karena masih tidak percaya, warga kemudian berinisiatif mengantarkan dirinya kembali ke toko itu. Dan, ternyata benar, saat tiba ditoko itu tertutup, kosong dan berantakan dibagian luar. 

"Tokonya itu gelap, bagian depan tutup rapat dan penuh sampah," ungkapnya. 

Masih dengan penuh keheranan Toto mengatakan tadi dirinya memasukkan barang-barangnya ke dalam toko itu. Warga, kemudian membuka pintu toko yang ternyata tidak dikunci.

"Dan saat dibuka, bagian dalam toko itu gelap, berantakan bekas rak-raknya, ada tumpukan bekas kardus dan barang-barang yang saya kirim tadi masih teronggok dibagian tengah, masih utuh," ucapnya dengan nada heran. 

Akhirnya dengan dibantu warga, dia bergegas memasukkan kembali barang-barangnya ke dalam mobilnya. Dan saat dicek uang pembayaran tadi, ternyata sudah berubah menjadi daun bambu.

"Uang yang tadi dibayarkan, waktu saya keluarkan dari tas,ternyata berubah jadi daun bambu kering," ujarnya. 

Beberapa warga yang mengantar dirinya sempat nyeletuk, kalau dirinya baru saja di order sama toko ghaib, tapi mereka tidak ada yang menjelaskan tentang misteri toko gaib itu.

"Selain itu juga saya sudah takut, pengen cepat-cepat pulang,sampai rumah," pungkas Toto. (sls)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #toko gaib #Cerita Horor #SALES #Horor #Mistery #makhluk halus #horor semarang #gaib #pengalaman mistis #urban misteri #mistis