Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mengunjungi Bunker Peninggalan Belanda di Kwarasan Magelang, Aura Mistis Sudah Terasa Sejak di Pintu Masuk!

Magang Radar Semarang • Minggu, 12 November 2023 | 18:28 WIB

 

Bunker berada di Kwarasan, Cacaban, Kota Magelang ini sekarang dihuni kelelawar. Aprilia Utami/Jawa Pos Radar Semarang
Bunker berada di Kwarasan, Cacaban, Kota Magelang ini sekarang dihuni kelelawar. Aprilia Utami/Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID - Peninggalan bersejarah masa penjajahan Belanda di Kota Magelang masih begitu lekat.

Salah satunya adalah bunker yang berada di Kampung Kwarasan, Cacaban. Bunker ini menjadi saksi perjuangan melawan penjajah.  

Lokasi bunker ini mudah ditemukan karena dekat dengan permukiman warga. Tepatnya di Jalan Doreng Timur, Kwarasan, Cacaban, Magelang Tengah.

Ketika memasuki area bunker suasana sunyi begitu terasa. Bau menyengat tercium ketika menapakkan kaki di dalam pintu masuk. Tidak adanya penerangan menambah suasana mistis. 

Bunker ini tidak dijamah sejak lama. Awalnya, bunker dijadikan tempat persembunyian warga dari para penjajah.

Di dalamnya terdapat 7 kamar yang kini terbengkalai. Dihuni banyak kelelawar. 

“Saya lahir tahun 1947 bunkernya sudah kosong, tidak dipakai,” ungkap Suharyati, 76, warga sekitar yang rumahnya bersebelahan dengan bunker tersebut. 

Dulu tempat ini dialiri listrik 110 volt dan ada aliran air. Namun, pemerintah mencabut aliran listrik ketika daya dinaikkan menjadi 220 volt karena tidak ada yang menghuni. 

Kosong hingga puluhan tahun, bunker ini menarik perhatian para komunitas. Bahkan, Ki Sholeh Pati juga pernah berkunjung untuk menggambar suasana bunker tersebut.

Tidak disangka, gambar dari Ki Sholeh Pati menunjukkan adanya penampakan mistis berupa sosok penghisap darah yang menghuni bekas bunker ini. 

“Dulu itu pernah ada anak SMA datang ke sini kesurupan. Lalu dipanggilkan dan diobati orang pintar,” jelas Sugi warga lainnya yang juga adik dari Suharyati.  Konon, di tempat tersebut pernah ditemukan banyak tengkorak manusia. 

"Itu (sambil menunjuk 2 rumah di samping bunker) saat dibangun, pas digali tanahnya ternyata banyak tengkorak manusia. Sesekali pas saya berkunjung juga melihat sekelebat bayangan," tambahnya. 

Kengerian terasa di pintu masuk bunker. Bau kotoran kelelawar menyeruak. Karena tak ada penerangan, pengunjung harus menyiapkan senter 

Berada di pintu masuk disambut suara bising kelelawar yang menambah tegang suasana. Terlebih sejauh mata memandang hanya gelap. (mg23/mg25/lis)

Editor : Baskoro Septiadi
#Penjajahan #belanda #Magelang #bunker #mistis