Jalanan ini cukup ramai dan menjadi akses lalu masyarakat. Ditambah dengan lokasinya yang dekat kampus semakin menambah keramaian. Meski begitu, saat malam langsung terasa aura mistis. Apalagi dengan sedikit penerangan dan masih banyak pohon di kanan kiri jalan.
Kisah mistis di daerah tersebut bukan isapan jempol. Banyak warga sekitar kerap merasakan bahkan melihat langsung penampakan makhluk astral. Bahkan, keangkeran itulah yang kerap memicu terjadinya kecelakaan maut.
Seorang pedagang di kawasan tersebut, Santoso, 45 mengaku sering diganggu oleh mahluk halus. Ia kerap diganggu pocong, kuntilanak hingga genderuwo. "Pernah saya lagi memperbaiki genteng, tiba-tiba ada yang mendorong dari belakang dan jatuh dari atap," akunya.
Lain waktu sempat terjadi kemacetan di jalan tersebut. Ia lantas menghampiri seorang pengendara dan mengatakan kalau mobilnya mogok mending di pinggirkan dulu." Tapi si pengendara menjawab di depannya sedang ada ular besar yang melintas, padahal disitu saya tidak melihat apa-apa," ujarnya.
Berbagai kecelakaan maut kerap terjadi dan disebabkan ulah penunggu jalan tersebut. Umi, 42, warga sekitar mengatakan mayoritas korban kecelakaan bukan orang asli daerah ini melainkan warga dari daerah lain. Seringkali sebelum kecelakaan beberapa korban berkata bahwa melihat sesosok perempuan atau ular melintas jalan. "Selama 25 tahun saya tinggal disini belum pernah diganggu. Tapi ya itu banyak yang cerita diganggu saat melintas," akunya.
Ia menambahkan setiap akan terjadinya kecelakaan biasanya ada hal aneh. Seperti daun-daun pohon berubah menjadi warna kuning keemasan dan angin terasa sangat tenang. "Kali pertama sadar dua tahun lalu ada karyawan yang merenovasi got kecelakaan dan langsung meninggal. Sejak itu warga sini jadi tau kalau bakal terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal," tambahnya. (mg16/mg17/fth) Editor : Agus AP