Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Meningkatkan Hasil Belajar IPS dengan Metode Bamboo Dancing

Tasropi • Sabtu, 13 April 2024 | 17:06 WIB

 

Suratno, S.Pd.SD.,M.A
Suratno, S.Pd.SD.,M.A

RADARSEMARANG.ID, Pada dasarnya Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah suatu ilmu untuk mengembangkan konsep berpikir berdasarkan realita sosial di lingkungan siswa pada umumnya.

Sehingga dengan adanya pembelajaran IPS diharapkan dan mampu menjadikan warga negara yang baik dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negaranya.

Menurut Susanto (2016: 138), pendidikan IPS dihadapkan pada upaya peningkatan kualitas pendidikan khususnya kualitas sumber daya manusia, sehingga eksistensi pendidikan IPS benar-benar dapat mengembangkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir yang kritis.

Baca Juga: Mengembangkan Keterampilan Berpikir Konsep dengan MindMup

Salah satu materi IPS yang dipelajari pada siswa kelas IV adalah keberagaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama, diprovinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia.

Materi tersebut dijabarkan dalam Kompetensi Dasar (KD) 3.2 Mengidentifikasi keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia.

Dan kompetensi dasar (KD) 4.2 Menyajikan hasil identifikasi mengenai keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa.

Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran IPS kelas IV di SDN 02 Pantianom, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan antara lain kurangnya kreativitas dalam pembelajaran.

Aktivitas pembelajaran di kelas belum menggunakan metode pembelajaran yang inovatif serta media pembelajaran yang masih kurang digunakan sebagai alat yang mendukung penyampaian materi dalam pembelajaran.

Hal ini mengakibatkan siswa tersebut pasif dan kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran di kelas.

Permasalahan tersebut berdampak pada hasil belajar yang diperolehnya sehingga tidak mencapai apa yang diharapkannya.

Untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan memilih metode pembelajaran yang menarik dengan tujuan bisa mengaktifkan kembali suasana kelas sebagai ruang ilmu bagi siswa yang menyenangkan.

Menurut Syaiful Bahri (2016) metode adalah suatu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Metode bamboo dancing adalah suatu teknik pengembangan metode inside outside circle. Pembelajaran diawali dengan pengenalan topik oleh guru.

Guru bisa menuliskan topik tersebut di papan tulis atau dapat pula guru bertanya jawab apa yang diketahui peserta didik mengenai topik itu.

Kegiatan sumbang saran ini dimaksudkan untuk mengaktifkan kemampuan yang telah dimiliki peserta didik agar siap menghadapi pelajaran yang baru.

Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan metode bamboo dancing adalah sebagai berikut:

Guru mengawali pertemuan dengan mengucapkan salam dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.

Sebelum masuk pada materi pelajaran, guru melakukan apersepsi. Guru membagi kelompok untuk diskusi materi.

Selanjutnya guru membagikan bacaan yang berisi materi tentang keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia agar dipahami oleh peserta didik yang akan didiskusikan.

Satu kelompok pertama melakukan diskusi menggunakan metode bamboo dancing setelah kelompok satu selesai kemudian kelompok dua yang melakukan diskusi menggunakan metode bamboo dancing.

Setelah selesai berdiskusi kemudian guru mengajukan pertanyaan kepada siswa dan menanyakan jawabannya.

Kesimpulan dari penerapan metode pembelajaran bamboo dancing pada mata pelajaran IPS kelas IV di SDN 02 Pantianom, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Sedangkan secara akademik model ini juga mampu meningkatkan rata-rata nilai kelas pada mapel IPS dengan ketuntasan klasikal sebesar 80 persen.

Dengan demikian metode bamboo dancing sangat tepat untuk dijadikan salah satu metode pilihan yang mampu membuat kegiatan belajar mengajar menjadi menyenangkan (fun learning).

Serta mampu meningkatkan ketercapaian apa yang diharapkan dalam pembelajaran. (unw1/lis)

 

Oleh : Suratno, S.Pd.SD.,M.A

Guru SDN 02 Pantianom Bojong Pekalongan

Editor : Tasropi
#SDN 02 Pantianom Bojong Pekalongan #Suratno #Keterampilan Berpikir #bamboo dancing #Kualitas Pendidikan #Ilmu Pengetahuan Sosial