RADARSEMARANG.ID, Modifikasi adalah suatu proses di mana kita melakukan perubahan pada suatu benda yang sudah ada.
Start block adalah alat bantu tumpuan kaki yang digunakan pada start jongkok untuk lari jarak pendek.
Modifikasi ini dilakukan dilatarbelakangi oleh minimnya alat start block yang dimiliki oleh beberapa sekolah, baik tingkat SD, SMP, dan SMK/SMA.
Hal ini dikarenakan harga yang mahal serta ketidakseringan dipakainya alat ini, seperti halnya dengan alat yang lain. Seperti bola basket, bola voli, dan sepak bola.
Dengan modifikasi alat ini, nantinya sekolah akan memiliki alat tersebut, sehingga dapat mengenal dan mempermudah peserta didik dalam melaksanakan praktik start jongkok dalam proses pembelajaran lari jarak pendek.
Modifikasi ini dilakukan dengan tujuan:
1. Mempermudah peserta didik mempraktikkan start jongkok, sehingga dapat mengenal, menguasai, dan menggunakan secara langsung pada rangkaian gerak lari jarak pendek yang sesungguhnya.
2. Menghemat biaya pengadaan.
3. Adanya keterbatasan jumlah alat yang dimiliki mengingat dalam penggunaannya secara bergantian, sehingga membutuhkan waktu yang lama di saat proses pembelajaran.
Dari tujuan tersebut, timbul gagasan penulis sebagai guru PJOK SMP Negeri 1 Kedungjati, Kabupaten Grobogan untuk memodifikasi alat bantu start block yang lebih murah dan efisien dengan menggunakan bahan limbah kayu jati yang banyak terdapat di tempat penulis.
Dilihat dari bahan yang dipakai pada start block yang asli, bahan yang digunakan adalah besi dan lebih berat. Sehingga harganya mahal.
Selain itu, yang kita butuhkan lebih dari satu agar ada kompetisi saat praktik lari jarak pendek.
Modifikasi dari bahan limbah kayu jati memiliki mutu dan hasilnya tidak jauh berbeda dengan yang asli, harga lebih terjangkau, serta dapat dibuat dalam jumlah sesuai yang diinginkan.
Sehingga peserta didik dapat menggunakan bersamaan dalam beberapa lintasan dan kelompok.
Modifikasi alat start block ini benar-benar membantu dalam proses pembelajaran lari jarak pendek, terutama start jongkok yang dapat dilaksanakan dengan 4 sampai 8 penggunaan alat start block dalam setiap lintasan.
Sehingga terjadi kompetisi yang lebih sportif, semangat, dan bagi pendidik sangat terbantu dalam penyampaian materi lari jarak pendek, serta mempermudah penilaian hasil praktik siswa.
Demikian paparan mengenai modifikasi alat bantu start block pada start jongkok yang telah dibuat penulis.
Semoga bermanfaat bagi rekan pendidik dan pembaca dalam memperkenalkan alat bantu start block kepada peserta didiknya dan membantu siswa dalam proses menjadi atlet berprestasi di bidang atletik, terutama lari jarak pendek. (*)
Oleh: Siswoyo, S.Pd.
Guru PJOK SMP Negeri 1 Kedungjati, Kabupaten Grobogan
Editor : Tasropi