Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Meningkatkan Minat Pembelajaran Matematika melalui Metode Drill

Tasropi • Rabu, 21 Februari 2024 | 19:43 WIB
Atik Supriyani, S.Pd SD
Atik Supriyani, S.Pd SD

RADARSEMARANG.ID, Menurut anak-anak matematika merupakan pelajaran yang memusingkan dan membosankan karena penuh dengan angka dan hitungan.

Padahal sebenarnya matematika adalah salah satu pelajaran yang menyenangkan apabila kita memahaminya.

Matematika adalah pelajaran yang penting karena hampir semua pekerjaan menggunakan ilmu matematika.

Baca Juga: Asyik Belajar Matematika dengan Kartu Poker

Karena itu, sebagai pendidik kita harus mempunyai inovasi baru dalam pembelajaran untuk menarik minat anak dalam belajar terutama pelajaran matematika.

Menurut KBBI (2008:916) minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu, gairah, keinginan terhadap sesuatu.

Ada beberapa indikator minat diantaranya sebagai berikut :

1. Perasaan senang.

Apabila seorang siswa memiliki perasaan senang terhadap pelajaran tertentu maka tidak akan ada rasa terpaksa untuk belajar.

Misalnya senang mengikuti pelajaran, tidak ada perasaan bosan, dan tidak malas hadir saat pelajaran.

2. Perhatian.

Perhatian adalah konsentrasi siswa terhadap pengamatan dan pengertian, dengan mengabaikan yang lain.

Jika siswa memiliki minat pada objek tertentu maka dengan sendirinya akan memperhatikan objek tersebut. Contoh mendengarkan penjelasan guru dan mencatat materi.

3. Ketertarikan.

Ketertarikan merupakan suatu keadaan dimana siswa memiliki daya dorong terhadap sesuatu benda, orang, kegiatan atau pengalaman. Contoh antusias dalam mengikuti pelajaran, tidak menunda tugas yang diberikan oleh guru.

4. Keterlibatan Siswa.

Keterlibatan siswa merupakan akibat yang muncul dari rasa ketertarikan siswa terhadap sesuatu. Salah satu melibatkan semua siswa dalam pembelajaran matematika adalah dengan metode drill.

Metode tersebut merupakan suatu pembelajaran di mana peserta didik melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan, agar peserta didik memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari (Roestiyah, 1985: 125).

Metode drill dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan peserta didik secara signifikan dalam proses pembelajaran.

Metode drill banyak digunakan pada pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan, karena berbagai pertimbangan keunggulan yang dimiliki metode tersebut.

Berdasarkan pendapat Syaiful Sagala (2006: 217), keunggulan metode drill terletak kecepatan penguasaan materi sebagai dampak latihan yang diulang-ulang.

Karena dengan latihan secara terus-menerus, maka peserta didik akan lebih memahami materi yang dipelajari, dan jika ada kesalahan dapat segera diperbaiki.

Sehingga siswa tidak perlu mengulang suatu respons yang salah.

Selain itu, metode drill juga diberikan secara sistematis dan sebaiknya diberikan kepada perorangan karena memudahkan pengarahan dan koreksi.

Di SD Negeri Wonolelo 1 Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang metode drill diberikan setiap hari dengan cara siswa mengerjakan soal setiap mau pulang sekolah.

Siswa mengerjakan soal-soal tersebut secara mandiri. Siswa yang dapat mengerjakan soal lebih dahulu dan sudah benar bisa pulang lebih dahulu.

Dengan cara ini minat belajar matematika siswa kelas enam SD Negeri Wonolelo 1 semakin meningkat.

Bentuk soal-soal latihan yang diberikan dalam pelajaran matematika dapat berupa soal objektif maupun soal uraian yang sifatnya berupa soal pemahaman, penerapan, maupun analisis.

Sehingga peserta didik dituntut memiliki berbagai kemampuan untuk memecahkannya.

Kemampuan menyelesaikan soal matematika ini diperoleh dari banyaknya latihan soal yang dilakukan oleh peserta didik.

Jika peserta didik melakukan latihan soal secara bertahap dan terus-menerus, maka akan menambah referensi tentang teknik menyelesaikan soal.

Proses pembelajaran matematika yang menuntut kreativitas peserta didik itulah yang menjadi inti penerapan metode drill. (nop2/lis)

Oleh : Atik Supriyani, S.Pd SD, Guru SDN Wonolelo 1 Sawangan Magelang

Editor : Tasropi
#Atik Supriyani #SDN Wonolelo 1 Sawangan Magelang #MINAT BELAJAR #pelajaran matematika #Metode Drill