RADARSEMARANG.ID, Tujuan pendidikan agama Islam di antaranya adalah terwujudnya akhlak yang baik. Untuk dapat memcapai tujuan tersebut maka pembelajaran pendidikan agama Islam atau PAI harus benar-benar efektif.
Apalagi di zaman globalisasi seperti sekarang ini dan dampaknya kita sebagai guru harus mengikuti laju perkembangan zaman yang semakin kreatif dan dinamis namun tetap harus tetap mempertahankan nilai-nilai islami.
Penanaman nilai-nilai islami ini diupayakan melaui pendidikan di antaranya melalui pendidikan agama Islam sejak pada masa kanak-kanak.
Kami sebagai guru berupaya mengembangkan ide kreatif dan inovatif untuk menyajikan pembelajaran pendidikan agama Islam secara modern tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dengan pembelajaran berbasis audio visual untuk menyampaikan nilai-nilai akidah sebagaimana yang kami laksanakan pada proses pembelajaran di kelas IV SD 01 Dadirejo.
Media visual menurut Daryanto (2013:27) artinya semua alat peraga yang digunakan dalam proses belajar yang bisa dinikmati lewat panca indra mata.
Sedangkan pembelajaran menurut Sanjaya (2011:14) adalah sebuah sistem yang komplek yang keberhasilannya bisa dilihat dari dua aspek yaitu aspek produk dan aspek proses.
Sedangkan media pembelajaran berbasis visual menurut Asriyati (2016:13) adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan dan menyampaikan pesan melalui pengalaman melihat sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif yang dapat mendorong peserta didik agar dapat melakukan proses belajar secara efektif dan efisien.
Salah satu materi pelajaran yang diajarkan pada peserta didik tingkat sekolah dasar adalah pendidikan akidah.
Menurut Imam Al Ghazali akidah adalah sesuatu yang yang telah tumbuh dalam jiwa seseorang, maka orang tersebut akan merasa bahwa hanya Allah lah yang penguasa seluruh alam semesta dan semua yang ada didalamnya hanyalah makhluk belaka.
Sedangkan pengertian akidah menurut Abu Bakar Jabir Al-Jazairy bahwa akidah merupakan kebenaran yang dapat diterima oleh manusia berdasarkan akal, wahyu dan fitrah, semua kebenaran tersebut terpatri dalam hati manusia dan diyakini kesahihannya.
Jadi akidah ini adalah salah satu materi yang mengajarkan tentang dasar-dasar keyakinan atau akidah yang merupakan hal yang sangat penting harus ditanamkan pada diri peserta didik agar setiap perkembangannya senantiasa dilandasi oleh akidah yang benar.
Mengingat hal tersebut adalah suatu materi yang penting maka dalam penyampaian materinyapun harus dipersiapkan salah satunya dengan media visual sehingga peserta didik di dalam menerima pesan pembelajaran tidak hanya mendengar saja melainkan melihat sehingga selain bisa mengucapkan juga dapat mempraktikan apa yang disampaikan pada materi akidah tersebut.
Sebagai contoh guru memberikan video pembelajaran tentang kalimat-kalimat yang mengagungkan Allah, tasbih, istighfar, salawat dan doa-doa pendek. Peserta didik dipandu untuk mengulang ulang kata-kata pendek tersebut seperti asmaAllah, tasbih, tahmid, basmallah.
Jadi dalam proses pembelajaran peserta didik selain diajak untuk membiasakan mengucapkan kalimat-kalimat tersebut dengan benar juga dapat melihat secara langsung contoh atau keteladanan-keteladanan melalui audio visual seperti video ataupun film yang disiapkan dalam pembelajaran tersebut.
Jadi dengan melalui pembelajaran berbasis media audio visual ini proses pembelajaran khususnya pada materi akidah akan lebih jelas sehingga pesert didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik tanpa ada kesalahpahaman dalam penerimaan materi.
Selain mendengar peserta didik juga dapat melihat secara langsung melalui media audio visual sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai dan proses pembelajaranpun lebih menyenangkan karena peserta didik dapat menyaksikan tayangan video yang disukainya. (bp2/lis)
Oleh: Zumaroh, S.Pd.I
Guru Mapel PAIBP SDN 01 Dadirejo, Kec. Tirto, Kabupaten Pekalongan
Editor : Tasropi