Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Model Copy The Master untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Cerpen

Tasropi • Kamis, 18 Januari 2024 | 21:55 WIB
Kun Purwani SR, Guru SMP Negeri 16 Semarang
Kun Purwani SR, Guru SMP Negeri 16 Semarang

RADARSEMARANG.ID, Penyebab menurunnya kemampuan menulis siswa salah satunya adalah guru kurang kreatif dalam memilih bahan ajar, metode, dan  media pembelajaran.

Kreativitas guru  sangat dibutuhkan dalam memilih media dengan metode yang tepat untuk pengembangan keterampilan menulis siswa. Permasalahan yang terlihat dari segi guru tidak hanya itu.

Namun Pendekatan tradisional pun masih digunakan guru dalam pembelajaran menulis.

Baca Juga: Belajar Tematik Asik dengan Ceramah dan Tebak-Tebakan

Proses pembelajaran yang dilakukan selama ini hanya berkisar penyampaian materi dengan ceramah dan mencatat, dengan demikian siswa kurang  mendapatkan praktik secara langsung.

Hal  tersebut membuat siswa cenderung pasif dan merasa bosan dengan proses  pembelajaran.

Melihat fenomena ini, dapat terlihat bahwa kedudukan pelajaran menulis di sekolah-sekolah sangat diperlukan, seperti keterampilan menulis teks cerpen.

Pembelajaran menulis cerpen dibutuhkan model pembelajaran yang dapat mempermudah siswa dalam proses pembelajaran dan mempermudah pengajar dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik.

Model pembelajaran Copy The Master merupakan salah satu alternatif pembelajaran menulis cerpen yang dapat membantu siswa menggali potensi untuk hasil belajar yang memuaskan.

Model Copy The Master merupakan salah satu cara berlatih menulis sastra kreatif  termasuk cerpen.

Metode ini sama dengan membuat imitasi tulisan ahli, imitasi atau meniru secara utuh  merupakan salah satu  metode pengajaran retorika yang fundamental pada zaman Romawi Kuno.

Ketika seseorang menyalin dari ahli, penulis diajari untuk menguraikan dan menemukan sarana berbicara dan menulis. Model Copy The Master menuntut latihan-latihan sesuai dengan yang diberikan oleh master.

Latihan metode ini tidak mesti tulisan dari orang yang terkenal tetapi dapat diambil dari sebuah pengalaman  pribadi seseorang  yang berkesan dan diceritakan sebagai bahan untuk membuat sebuah cerpen.

Dalam mengajarkan teori menulis, guru memberikan contoh-contoh tulisan yang bisa diambil dari buku, internet, majalah, koran, kumpulan cerpen, puisi atau tulisan guru itu sendiri, bahkan tulisan tulisan siswa yang dianggap paling bagus.

Dengan demikian siswa lebih mudah menangkap apa yang dimaksud, bahkan diharapkan siswa langsung bisa menulis dengan meniru contoh-contoh yang ada.

Contoh tulisan diberikan terlebih dahulu, kemudian siswa secara bergiliran membaca cerpen yang sudah ada. Lalu siswa diajak beriskusi dengan memberikan pendapat tentang isi tulisan tersebut.

Langkah selanjutnya siswa diberi tugas untuk mengerjakan soal sesuai contoh yang sudah dibacakan, kemudian siswa membuat tulisan yang sama atau mengkopi idenya bukan tulisan yang dicontoh.

Langkah-langkah menulis cerpen yang dilakukan dengan model Copy The Master berbasis pengalaman pribadi siswa adalah sebagai berikut:

1. Salah satu siswa menceritakan pengalaman pribadinya di depan kelompoknya, teman yang lain menyimak dan mendengarkan dengan saksama.

2. Guru menciptakan suasana tiap kelompok agar siswa terkonsentrasi penuh  pada anak yang sedang bercerita.

3. Dengarkan dan pelajari dengan saksama cerita yang dibacakan siswa tiap kelompok kemudian diskusikan bersama.

4. Tentukan faktor  intrinsik dan ekstrinsik dari cerita yang dibawakan siswa yang bercerita.

5. Berdasarkan hasil analisis cerita, tentukan perubahan-perubahan yang akan ditiru atau diimitasi, misalnya bagian struktur dengan isinya berbeda, struktur berbeda tetapi isinya sama, struktur dan isi berbeda.

Model Copy The Master secara ringkas dapat dijelaskan sebagai model yang menuntut dilakukannya latihan-latihan sesuai dengan master atau cotoh-contoh yang diberikan.

Copy The Master merupakan kegiatan pembelajaran mencontoh hasil tulisan cerpen seseorang atau secara langsung dari narasumber baik dari teman sebaya atau dari guru.

Model ini  tidak menuntut atau mengharuskan bersumber dari tulisan seorang penulis cerpen terkenal.

Pembelajaran menulis cerpen dengan model Copy The Master diharapkan dapat memberikan beberapa keuntungan bagi siswa SMP Negeri 16 Semarang.

Yakni:

1. Meningkatkan minat baca siswa terhadap karya sastra, khususnya cerpen.

2. Meningkatkan kemampuan siswa dalam keterampilan menulis cerpen.

3. Dapat dijadikan alternatif oleh guru untuk pembelajaran menulis cerpen. (bw2/aro)

 

Oleh: Kun Purwani SR

Guru SMP Negeri 16 Semarang

Editor : Tasropi
#Menulis Cerpen #Copy The Master #SMP Negeri 16 Semarang #Kun Purwani #Pembelajaran Menulis