RADARSEMARANG.ID, Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat seperti yang dijelaskan dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 2, bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat.
Di mana rakyat memiliki sebuah kekuasaan yang diserahkan kepada negara untuk menjalankan fungsinya.
Kedaulatan rakyat merupakan ajaran dari demokrasi, kekuasaan berada di tangan rakyat. Sehingga rakyatlah yang sepenuhnya memegang kekuasaan negara.
Baca Juga: Pertamina Dukung Penegakan Hukum Polresta Yogyakarta Terkait Penyalahgunaan Pertalite
Demokrasi dapat berjalan dengan baik jika didukung kesadaran yang memadai dari rakyat, penegakan hukum, dan infrastruktur yang baik.
Untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi yang memadai dari rakyat, termasuk generasi muda, diperlukan adanya pendidikan demokrasi melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan (PPKn) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Dalam rangka memberikan pendidikan demokrasi melalui pengalaman praktis, maka untuk pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Kesesi periode 2020/2021 dilakukan dengan sistem pemungutan suara oleh siswa.
Karena masih dalam masa pandemi, pemilihan Ketua OSIS kali ini dilakukan secara daring menggunakan google form.
Pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Kesesi dirancang dengan menggunakan google form tidak sama seperti tahun sebelumnya. Ini wujud nyata dari Pendidikan Demokrasi Sejak Dini.
Tujuannya untuk pembelajaran kepada siswa tentang tata cara pemilihan yang demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (luber, jurdil) sesuai dengan kenyataan di lapangan.
Tahapan-tahapan pemilihan Ketua OSIS dimulai dari pemilihan calon Ketua OSIS yang dipilih dari siswa kelas 7 dan 8, sebanyak tiga pasang yang mempunyai kecakapan dan jiwa kepemimpinan.
Para calon Ketua OSIS mempersiapkan visi dan misi untuk menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan pada masa jabatan 2020/2021, yang akan disampaikan kepada siswa kelas 7, 8 dan 9 dalam bentuk video dan foto untuk ketiga pasang calon.
Persyaratan masing-masing calon dikumpulkan melalui admin tersedia dalam bentuk file. Kemudian mulailah kita membuka google form menyisipkan video visi dan misi, serta memasukan foto ketiga calon.
Selanjutnya membuat link pemilihan Ketua OSIS 2020/2021. Membuat Group WhatsApp atau group wali kelas untuk membagikan link pemilihan Ketua OSIS yang akan diakses oleh siswa kelas 7, 8 dan 9.
Setelah link sudah dibagikan, siswa siap memilih calon Ketua OSIS kandidat yang mereka sukai secara demokratis.
Pelaksanaan pemungutan suara melalui HP masing-masing siswa. Diharapkan semua siswa menggunakan hak pilihnya dengan baik, sehingga tidak ada kecurangan.
Akhirnya sampai pada saat yang ditunggu yaitu penghitungan suara. Menggunakan google form perhitungan suara pemilih secara otomatis sudah terselesaikan untuk masing-masing calon.
Pengumuman hasil perolehan penghitungan suara pemilihan Ketua OSIS disampaikan oleh pembina OSIS melalui Group WhatsApp. Apapun hasilnya, pastilah yang terbaik untuk masa depan dan kebaikan SMP Negeri 2 Kesesi.
Kegiatan pemilihan Ketua OSIS diharapkan bisa membekali siswa berupa karakter dan kecakapan untuk menjadi warga negara yang baik.
Siswa menjadi tahu bagaimana prosedur pemilihan umum yang benar. Pemilihan Ketua OSIS dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sportif, dan bertanggung jawab, serta tidak menimbulkan konflik setelah pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS. (bw1/aro)
Oleh:Widodo, S.Pd.
Guru SMPN 2 Kesesi, Kabupaten Pekalongan
Editor : Tasropi