Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Asyik Belajar Matematika dengan Kartu Poker

Tasropi • Jumat, 12 Januari 2024 | 05:08 WIB
Ramiyati, S.Pd
Ramiyati, S.Pd

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran Matematika merupakan pembelajaran yang dibilang paling sulit untuk dipahami.

Selain itu minat belajar peserta didik terhadap pembelajaran matematika khususnya materi bangun datar sangat rendah.

Secara umum bisa jadi karena faktor penggunaan media pembelajaran yang tidak menarik, monoton, atau kurang interaktif yang membuat peserta didik bosan, lelah, dan tidak tertantang.

Baca Juga: PBL Tingkatkan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Matematika

Di samping kurangnya keterlibatan peserta didik  dalam proses pembelajaran seperti  kurangnya partisipasi, diskusi, kolaborasi, atau eksplorasi yang membuat peserta didik pasif.

Apalagi di pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini menuntut peserta didik lebih aktif khususnya pada pembelajaran matematika.

Proses belajar matematika sangatlah penting dalam meningkatkan pendidikan peserta didik.

Jika dalam proses belajar terjadi suatu kesulitan dalam menyampaikan materi akan berdampak buruk pada peserta didik.

Peserta didik akan kesulitan memahami dan berakibat pada tingkat selanjutnya.

Permasalahan pembelajaran matematika khususnya pada materi “Bangun Datar” Kelas 2 di SD Negeri Getasan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang yang hanya menyampaikan materi dengan metode ceramah saja dan belum memanfaatkan sumber-sumber belajar di lingkungan sekolah.

Salah satu media pembelajaran yang melibatkan peserta didik dan guru adalah dengan menggunakan kartu poker.

Permainan kartu adalah salah satu jenis permainan yang sangat digemari oleh kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Kartu permainan (playing card), atau lebih dikenal dengan kartu remi.

Game kartu remi (rummy card game) merupakan game yang dimainkan oleh berbagai kalangan, game ini menggunakan 52 kartu (Solichin, dkk., 2016:132).

Poker adalah sekumpulan kartu seukuran tangan yang digunakan untuk permainan kartu. Permainan kartu ada berbagai macam bentuknya dan cara mainnya.

Langkah-langkah Penerapan media pembelajaran kartu poker pada mata pelajaran matematika yang berkaitan dengan materi bangun datar yaitu guru membagi siswa yang terdiri dari 20 peserta didik.

Sehingga peserta didik di bagi menjadi 4 orang peserta didik sesuai terdiri dari 5 kelompok.

Setiap kelompok diarahkan untuk saling bekerja sama yang memungkinkan terjadi komunikasi dan diskusi antarpeserta didik.

Setiap kelompok diberikan sebuah kartu poker di dalam kartu tersebut terdapat gambar yang harus dijelaskan oleh teman kelompok pada saat diskusi kelompok.

Peserta didik diharapkan bisa menjelaskan semua gambar yang ada di kartu. Terdapat beberapa gambar tentang bangun datar, jadi peserta didik diberikan kebebasan untuk menjelaskan gambar yang ada di kartu tersebut.

Kemudian perwakilan dari masing-masing kelompok maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil dari diskusi kelompoknya.

Sedangkan peserta didik yang lain mendengarkan dan memahami dari presentasi yang dilakukan temannya.

Presentasi ini dimaksudkan agar guru dapat mengetahui seberapa besar pemahaman peserta didik terhadap materi.

Berdasarkan penggunaan media tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa metode mengajar dengan media kartu poker digunakan dalam melengkapi strategi belajar agar lebih bervariatif dan menarik bagi peserta didik.

Sebagai seorang guru saat ini dituntut untuk menjadi guru yang aktif dan kreatif dengan memperhatikan tumbuh kembang anak.

Dengan menggunakan media pembelajaran ini diharapkan peserta didik merasa senang dan mudah mengingat pembelajaran.

Media pembelajaran dengan kartu poker diharapkan siswa dapat memahami pembelajaran matematika khususnya pada materi bangun datar.

Selain itu, peserta didik juga dapat memahami bahwa pelajaran matematika bukanlah pelajaran yang sulit dan menakutkan lagi bagi peserta didik. (nop/lis)

 

Oleh: Ramiyati, S.Pd. Guru SD Negeri Getasan, Kabupaten Semarang

Editor : Tasropi
#SD Negeri Getasan #Ramiyati #Kartu Poker #Belajar Matematika