Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pembentukan Karakter Siswa melalui Budaya Religius di Sekolah

Tasropi • Jumat, 22 Desember 2023 | 21:30 WIB
Novi Silviana, S.Pd.
Novi Silviana, S.Pd.

RADARSEMARANG.ID, Pembentukan karakter siswa menjadi salah satu tujuan pendidikan yang diserukan pemerintah. Dalam pembentukan karakter yang baik diperlukan suatu pendidikan karakter.

Sekolah harus mampu memberikan wadah bagi siswa dalam hal penguatan agama.

Budaya sekolah adalah sekumpulan nilai yang melandasi perilaku, tradisi, kebiasaan sehari-hari, dan simbol-simbol yang dipraktikkan oleh kepala sekolah, pendidik/guru, petugas tenaga kependidikan/administrasi, siswa, dan masyarakat sekitar sekolah.

Budaya sekolah mempunyai ciri khas, karakter atau watak dan citra sekolah tersebut di masyarakat luas.

Dan memiliki misi yang jelas dalam menciptakan budaya sekolah yang menantang dan menyenangkan, adil, kreatif, inovatif, terintegratif.

Serta dedikatif terhadap pencapaian visi, menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi dalam perkembangan intelektualnya.

Selain itu, mempunyai karakter takwa, jujur, kreatif, mampu menjadi teladan, bekerja keras, toleran dan cakap dalam memimpin, serta menjawab tantangan akan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia yang berperan dalam perkembangan iptek dan berlandasan imtak (Suwandayani & Isbadrianingtyas, 2017).

Sekolah tidak hanya membangun standar kemajuan pada pengembangan sains saja, namun juga berorientasi pada religiusitas peserta didik yang tinggi (Harry Sugara, 2019:114-115).

Luluk Sultoniyah dan Ahmad Royani (2019:65) menyatakan dalam membangun budaya religius sekolah dengan menciptakan suasana religi bagi siswa. Namun penciptaan suasana religius ini harus didukung iklim sekolah.

Untuk menciptakan suasana religius perlu lingkungan pendidikan yang mendukung. Misalnya menyediakan kelengkapan alat ibadah seperti tempat untuk salat (masjid, musala), alat salat (mukena sajadah, sarung, peci), juga pengadaan Alquran.

Serta utamanya adalah teladan dari pendidik yang selalu mencontohkan hal-hal positif.

Budaya sekolah merupakan kebiasaan warga sekolah yang sudah terbentuk sejak lama.

Budaya religius di SDN Tanggulrejo 1 meliputi penggunaan pakaian yang menutup aurat, pembacaan asmaul husna, pembacaan doa bersama di ruang kelas, salat Duha, Duhur berjamaah, pembacaan surat-surat pendek, tadarus Alquran, kebiasaan untuk selalu bersalaman dan mencium takzim tangan guru.

SDN Tanggulrejo 1 merupakan sekolah yang seluruh warganya beragama Islam. Saat ini mayoritas warga sekolah telah menggunakan pakaian yang sesuai syariat.

Setiap pagi, sebelum masuk kelas seluruh siswa melaksanakan kegiatan apel bersama di halaman sekolah.

Apel diisi dengan pembiasaan berupa kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu wajib nasional lainnya, selanjutnya pembacaan asmaul husna.

Kemudian, seluruh siswa masuk ke ruang kelas masing-masing dan melaksanakan kegiatan membaca doa bersama.

Kegiatan pembiasaan budaya religius lainnya di SDN Tanggulrejo 1 adalah salat Duha berjamaah.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari pada jam istirahat pertama sesuai jadwal yang telah disepakati sebelumnya. Siang hari salat Duhur berjamaah.

Salat berjamaah bisa berjalan lancar dengan adanya kerja sama yang baik antara guru kelas dan guru mata pelajaran agama.

Didukung dengan fasilitas musala yang lengkap dan bersih, mukena dan sarung banyak tersedia di lemari musala.

Kegiatan lainnya yaitu hafalan surat-surat pendek dan pendalaman materi agama serta tadarus Alquran di luar jam pelajaran PAI di kelas.

Kegiatan ini dilaksanakan sepulang sekolah sesuai jadwal yang telah dibuat oleh dewan guru.

Melalui kegiatan ini pengetahuan keagamaan siswa semakin bertambah.

Budaya religius lainnya berkaitan dengan kegiatan seni, yaitu pelatihan rebana dan melukis kaligrafi.

Kedua kegiatan tersebut selain untuk membentuk karakter religius siswa, juga dapat meningkatkan pengalaman siswa melalui keikutsertaan dalam berbagai lomba.

Melalui budaya religius di SD Tanggulrejo 1, diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang baik dan berakhlak terpuji. (nop/lis)

 


Oleh: Novi Silviana, S.Pd.

Guru SDN Tanggulrejo 1, Kec. Tempuran, Kabupaten Magelang

Editor : Tasropi
#Pembentukan Karakter #SDN Tanggulrejo 1 #Novi Silviana #Budaya Religius