RADARSEMARANG.ID, Pada anak usia dini, bermain adalah salah satu yang bisa memberikan banyak manfaat terhadap perkembangan kemampuannya.
Dan banyak sekali jenis permainan yang bisa memberikan manfaat untuk meningkatkan perkembangan kemampuan anak, salah satunya adalah puzzle.
Anak-anak di TK Islam Al Husna Salatiga sangat suka bermain puzzle.
Sebab, selain menyenangkan, permainan puzzle mampu mengasah beragam kemampuan anak, dikarenakan memainkannya memerlukan konsentrasi dan kesabaran.
Dalam melakukan permainan ini, anak akan dilatih untuk mengingat sebuah bentuk gambar, kemudian membongkar, dan menyusunnya kembali dengan tepat.
Menurut penelitian Philip Morrow tahun 2005, bermain puzzle terbukti bisa meningkatkan keterampilan berlatih otak kita.
Bermain puzzle akan membantu mengasah kemampuan anak menyelesaikan suatu permasalahan. Puzzle merupakan jenis permainan teka-teki, yang meminta pemainnya menyusun kembali semua potongan puzzle.
Sekalipun puzzle yang paling sederhana, anak-anak akan menggunakan imajinasinya dan mengembangkan strategi untuk menyelesaikannya.
Hal ini akan membantu anak untuk mengembangkan dan mengasah kemampuan dalam memecahkan masalah, berpikir strategis, dan kemampuan berpikir menggunakan logika.
Selain membantu memperdalam kemampuan anak menyelesaikan masalah, berikut beberapa manfaat bermain puzzle bagi anak usia dini:
1. Meningkatkan daya ingat.
Permainan puzzle membantu mengembangkan kemampuan daya ingat pada anak. Bermain puzzle menjadi cara yang tepat dan menyenangkan untuk mengembangkan keterampilan ini.
Melatih keterampilan emosional Menggabungkan potongan-potongan puzzle membutuhkan kesabaran khusus.
Dengan melakukannya, anak dituntut untuk lebih sabar dan mau berlatih dalam berproses agar dapat mencapai tujuannya.
Baca Juga: Amellya Nur Sifa, Sempat Terjatuh dan Gegar Otak, Akhirnya Juara Cabor Sepeda BMX Asian Games
2. Melatih koordinasi otak, tangan, dan mata.
Bermain puzzle menuntut anak untuk memasang atau memindahkan potongan-potongannya ke dalam lubang tertentu yang sesuai.
Saat melakukan permainan ini, secara otomatis membuat anak berlatih untuk mengatur gerakan mata dan tangan.
Aktivitas-aktivitas tersebut dapat mengasah keterampilan motorik halus yang sangat diperlukan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Baca Juga: Penggunaan Video Wawancara dalam Materi Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat
3. Mengenal bentuk dan warna.
Anak usia dini akan terus berlatih mengenali berbagai bentuk dan warna benda yang ada di sekitarnya.
Bermain puzzle, dapat membantu anak berlatih mengenal bentuk, warna, dan gambar yang dimainkan.
4. Mengasah keterampilan visuospasial.
Bermain puzzle secara rutin pada balita dapat meningkatkan kemampuan keterampilan visuospasial, di mana anak dituntut mengenal dan memahami bentuk, ukuran, warna, hingga ruang.
5. Melatih keterampilan sosial.
Terdapat beberapa jenis puzzle yang membutuhkan kerja sama dengan orang lain untuk menyelesaikannya.
Hal ini akan mendorong mereka untuk bekerja dan bermain bersama dengan orang lain.
Permainan kelompok membantu anak memahami kerja sama dan mengasah kemampuan bersosialisasi dengan orang lain.
Baca Juga: Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini dengan Metode Bermain Peran
Demikianlah beberapa manfaat bermain puzzle yang mampu meningkatkan perkembangan pada anak usia dini.
Bermain puzzle dalam pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan perkembangan kemampuan anak secara keseluruhan.
Sehingga menciptakan proses pembelajaran lebih bermakna. (igi1/aro)
Oleh: Sulistyorini, S.Pd.
Guru TK Islam Al Husna Salatiga
Editor : Tasropi