RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran IPS merupakan pelajaran yang dianggap penuh teori ataupun membicarakan tentang masa lalu.
Guru perlu memberikan berbagai treatment agar membuat pelajaran IPS lebih menarik.
Mengutip laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam.
Di mana konten pembelajaran akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
Di sisi lain, guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajarnya. Sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.
Maka guru dituntut juga untuk lebih kreatif dan inovatif dalam membuat pembelajaran lebih menyenangkan.
Pembelajaran IPS yang luas ruang lingkupnya diharapkan bukan hanya memberi sekadar teori, namun mampu memberi siswa untuk bekal masa depannya.
Pada materi IPS kelas VIII ini terdapat materi Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat.
Di SMP Negeri 1 Gemuh, Kabupaten Kendal, di mana berada di dataran rendah dan dekat dengan wilayah pantai, maka dominasi yang mendasar dan menjadi ciri khas adalah sebagai petani dan nelayan.
Siswa dapat dengan mudah mencari informasi apa interaksi yang ada di dataran rendah maupun pantai.
Namun dengan berkembangnya zaman, keragaman aktivitas ekonomi tidak mempengaruhi di mana seseorang tinggal.
Manusia dapat mudah menciptakan suatu aktivitas ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Banyak muncul aktivitas ekonomi yang kreatif berdasarkan ide serta gagasan.
Melalui kelompok-kelompok kecil, guru memberikan penugasan untuk melakukan wawancara khusus dengan hasil berupa video yang disematkan di Youtube.
Wawancara kepada para pengusaha industri kreatif yang ada di sekitar.
Hasil wawancara selain diunggah di Youtube, siswa akan menampilkan hasil wawancara itu kepada teman-teman mereka.
Banyak hal yang bisa di ambil dari penugasan ini, yaitu:
pertama, siswa belajar bagaimana berkomunikasi yang baik dengan orang yang lebih dewasa untuk menggali suatu informasi.
Kedua, siswa dapat belajar cara berwirausaha dan diharapkan suatu saat dapat mempraktikkannya.
Ketiga, siswa dapat mengedit video untuk ditampilkan di depan kelas dengan menarik dengan menggunakan aplikasi yang mereka kuasai di mana sekarang banyak aplikasi yang tidak berbayar untuk mengedit video.
Keempat, siswa akan belajar bagaimana mengorganisasi suatu kelompok dalam melakukan wawancara.
Dari pengalaman inilah diharapkan banyak tumbuh nilai-nilai yang sesuai dengan P5 Kurikulum Merdeka Belajar, yaitu rasa disiplin dan tanggungjawab.
Selain itu, penugasan ini juga diharapkan mampu membuat pelajaran IPS menjadi salah satu bekal siswa dalam jenjang selanjutnya dengan mempraktikkan ilmu yang mereka dapat saat melakukan wawancara. (on/aro)
Oleh: Luciana Dewi Cerealia Rilansusanti, S.Pd.
Guru Mapel IPS SMP Negeri 1 Gemuh, Kabupaten Batang
Editor : Tasropi