RADARSEMARANG.ID, Literasi adalah keterampilan membaca, menulis, dan berbicara yang sangat penting bagi setiap individu, termasuk siswa.
Kemampuan literasi yang baik akan membantu siswa dalam proses belajar dan meningkatkan kemampuan akademik mereka.
Definisi literasi membaca adalah kemamapuan untuk memahami dan menggunakan bentuk-bentuk bahasa tertulis yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Literasi sendiri mempunyai tujuan, yaitu dapat memperkaya perbendaharaan kosa kata, mengoptimalkan kerja otak.
Karena sering digunakan untuk membaca dan menulis, memperluas wawasan, dan memperoleh informasi baru. Sehingga kemampuan interpersonal seseorang akan semakin baik.
Beberapa cara yang dapat dicoba oleh guru untuk dapat meningkatkan literasi siswa adalah memperkenalkan kebiasaan membaca sejak dini.
Kebiasaan membaca yang dibangun sejak dini akan membantu siswa menjadi lebih terbiasa membaca dan memperluas wawasan mereka.
Pendidik atau orang tua dapat memberikan buku-buku yang sesuai dengan usia dan minat siswa untuk membantu mereka membangun kebiasaan membaca dan membuat lingkungan belajar yang kondusif.
Lingkungan belajar yang kondusif dapat membantu siswa fokus dan nyaman dalam pembelajaran.
Pendidik dan orang tua dapat membuat ruang belajar yang menarik, dengan menyediakan peralatan belajar yang memadai, seperti buku-buku, papan tulis, dan komputer.
Meningkatkan literasi siswa hal atau tugas yang tidak mudah. Pendidikan dan perkembangan anak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter dan keterampilan mereka di masa depan.
Salah satu cara untuk membentuk keterampilan literasi dan karakter anak adalah dengan memperkenalkan mereka pada perpustakaan.
Berikut ini adalah manfaat dari memperkenalkan perpustakaan pada anak usia dini, yaitu memperkenalkan perpustakaan pada anak usia dini dapat membantu meningkatkan minat baca siswa.
Anak-anak yang terbiasa dengan buku dan membaca sejak usia dini cenderung memiliki minat baca yang lebih kuat di kemudian hari.
Dengan perpustakaan dan memilih buku-buku yang menarik bagi siswa, kita dapat membantu mengembangkan minat baca siswa sejak dini.
Baca Juga: Tingkatkan Minat Baca Siswa dengan Media Pop-Up Book
Oleh karena itu, penulis berusaha untuk dapat membangun minat membaca siswa di TK Negeri Pembina Salatiga, yaitu dengan cara mendatangkan mobil Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Salatiga yang menyediakan banyak sumber daya literasi dan aktivitas yang dapat membantu anak-anak belajar sambil bermain.
Sehingga siswa dapat mendengarkan cerita dan membaca buku bersama teman-teman. Harapan penulis agar siswa dapat lebih tertarik dengan banyaknya buku-buku.
Ada buku cerita bergambar tentang tanaman, binatang, makanan, buku tentang alam, mengenal huruf, mengenal angka, dan lain-lain yang dapat menambah minat membaca siswa.
Di PAUD, ada pra literasi Anak Usia Dini yaitu:
1. Literasi berbasis bermain.
2. Orang tua membacakan buku kepada anak.
3. Literasi dikembangkan sesuai kondisi lingkungan.
4. Berangkat dari hobi dan minat anak.
5. Pengembangan literasi melalui budaya daerah.
6.Berikan umpan balik kepada anak.
Adapun manfaat literasi bagi anak usia dini, yaitu kemampuan membaca dan menulis di kelas awal yang baik akan mendorong kemampuan berpikir, mempertajam penalaran, memperluas pengetahuan, pengalaman, dan akhirnya mampu membantu anak mencapai kemajuan dan peningkatan diri.
Dengan mendatangkan mobil keliling dari Perpusda Kota Salatiga merupakan salah satu satu kepedulian kami para pendidik terhadap perkembangan litersai di TK Negeri Pembina Salatiga yang kami anggap merupakan suatu trik dalam meningkatkan minat membaca para siswa yaitu memperkenalkan kebiasaan membaca sejak dini akan membantu siswa menjadi lebih terbiasa membaca dan memperluas wawasan mereka dengan membuat lingkunan belajar yang kondusif. (on/aro)
Oleh: Ismijati, S.Pd.AUD.
Guru TK Negeri Pembina, Salatiga
Editor : Tasropi