Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Literasi Berbahasa Arab dengan Metode Show And Tell

Tasropi • Senin, 18 September 2023 | 20:10 WIB

 

Muthmainnah, S.Ag., M.Pd.I.
Muthmainnah, S.Ag., M.Pd.I.

RADARSEMARANG.ID, Literasi merupakan bagian terpenting dalam proses pembelajaran. Begitu pula dengan pembelajaran bahasa Arab.

Literasi berbahasa Arab menjadi kebutuhan yang perlu ditanamkan sejak dini bagi peserta didik.

Di madrasah, penguatan literasi dasar kompetensi berbahasa Arab diimplementasikan dalam pembiasaan empat keterampilan berbahasa (maharah lughawiyah.

Akan berkembang secara optimal apabila peserta didik tekun mempelajarinya dan konsisten melatih dirinya melalui aktivitas pembiasaan terhadap keterampilan berbahasa tersebut.

Pembelajaran bahasa Arab yang notabene merupakan mata pelajaran khas di madrasah masih terdapat kendala seiring dengan munculnya anggapan di kalangan peserta didik bahwa materi pelajaran Bahasa Arab adalah materi yang sulit, menakutkan, dan seakan menjadi momok.

Begitu juga pembelajaran Bahasa Arab di MAN 4 Bantul.

Gerakan literasi dalam pembelajaran bahasa Arab di MAN 4 Bantul terdapat kendala dalam mengimplementasikan pembiasaan empat keterampilan berbahasa, yaitu mendengar (istima'), berbicara (kalam), membaca (qira'ah) dan menulis (kitabah).

Dalam praktik pembelajarannya diajarkan empat keterampilan tersebut, sehingga dapat dikatakan bahwa pembelajaran literasi sesuai dengan tujuan pembelajaran Bahasa Arab.

Karena literasi yang dikembangkan akan mendukung fungsi bahasa (Arab) sebagai fungsi aslinya, yaitu bahasa sebagai alat komunikasi.

Oleh karena itu, guru membutuhkan metode pembelajaran Bahasa Arab yang menyenangkan dan mengasyikkan.

Salah satu solusi untuk mengatasi kendala tersebut, di antaranya pembelajaran Bahasa Arab dengan menggunakan metode show and tell.

Menurut Pengestuti (2016: 953) metode show and tell adalah suatu metode pembelajaran dengan kegiatan anak menunjukkan benda dan menyatakan pendapat, mengungkapkan perasaan, keinginan, maupun pengalaman terkait dengan benda tersebut.

Dengan metode show and tell ini diharapkan kemampuan bicara anak akan terstimulasi dan perkembangan kosa kata anak dapat meningkat.

Adapun langkah pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan metode show and tell adalah, pertama, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan oleh peserta didik.

Kemudian guru memberi contoh kepada peserta didik cara melakukan show and tell. Contoh dari guru ini akan menjadi stimulan dan sebagai penarik minat peserta didik agar dapat mengungkapkan ide, gagasan, perasaan maupun pengalaman yang dimiliki peserta didik terhadap benda yang ditujukan sesuai dengan materi yang diberikan.

Misalnya, tentang keluarga dan rumah (al usrah wa albait), guru membawa benda berupa foto keluarga. Guru menceritakan hal terkait dengan foto tersebut dengan berbahasa Arab.

Selanjutnya, guru memberi kesempatan peserta didik untuk maju tanpa ditunjuk. Jika tidak ada yang bersedia, maka guru menunjuk peserta didik secara acak.

Langkah selanjutnya, setelah peserta didik melakukan show and tell, peserta didik yang lainnya diberi kesempatan untuk memberi pertanyaan kepada peserta didik yang maju tersebut.

Jika tidak ada yang bertanya, maka guru memberi stimulan dengan memberi pertanyaan-pertanyaan sederhana tentang benda yang dibawa peserta didik tersebut.

Peserta didik yang telah melakukan show and tell dan yang telah ikut berpartisipasi bertanya diberi reward.

Dalam melakukan show and tell tersebut, peserta didik membawa benda yang diminati sesuai dengan materi.

Selain itu, guru memberi kesempatan kepada 3 - 4 peserta didik untuk maju dalam setiap proses pembelajaran Bahasa Arab.

Pembelajaran Bahasa Arab dengan metode show and tell dapat melatih peserta
didik terampil berbicara Bahasa Arab secara langsung di depan kelas atau di muka umum.

Selain itu, membuat peserta didik berani untuk tampil dan percaya diri serta lebih semangat dalam belajar.

Gerakan literasi dalam pembelajaran Bahasa Arab dengan metode tersebut menjadikan suasana yang menyenangkan, lebih mudah, efektif, dan memberikan pengalaman belajar baru. (ipa2/aro)

Oleh: Muthmainnah, S.Ag., M.Pd.I.
Guru Bahasa Arab MAN 4 Bantul, DI Yogyakarta

 

Editor : Agus AP
#Literasi #proses pembelajaran #keterampilan berbahasa