Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pembelajaran SPA di SMK dengan Teknik Prospa

Tasropi • Kamis, 14 September 2023 | 22:36 WIB
Novi Kingkin Sayekti
Novi Kingkin Sayekti

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran SPA ada di dalam kurikulum Tata Kecantikan dan SPA SMK Bidang Pariwisata.

Dengan adanya Kurikulum Merdeka, seorang siswa diberikan pembelajaran secara mandiri dengan menggunakan model pembelajaran proyek based learning (PJBL).

Di mana nantinya siswa akan lebih terampil dan kreatif dalam hal kompetensi.

PJBL akan dapat menghasilkan suatu karya siswa di mana dengan proses melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar.

Pembelajaran berbasis proyek merupakan metode belajar yang menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara nyata. 

Teknik Prospa atau Project Spa sangat penting untuk siswa SMK. Karena mempunyai kelebihan-kelebihan.

Di antaranya, releven dengan dunia industri, siswa dapat mengembangkan keterampilan praktis yang sangat diperlukan di dunia kerja.

Siswa cenderung termotivasi ketika mereka terlibat dalam proyek-proyek yang menarik, memupuk kemandirian siswa, serta PBL memungkinkan siswa untuk menjadi peserta aktif dalam pembelajaran.

 Baca Juga: Supak Tingkatkan Kemampuan Guru dalam Merencanakan Pembelajaran PBL

Dengan demikian, PBL sangat penting untuk siswa SMK, karena tidak hanya meningkatkan pemahaman akademis mereka.

Tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan praktis dan pengalaman yang akan membantu mereka berhasil di dunia kerja yang semakin kompetitif. Top of Form

SPA adalah upaya kesehatan tradisional dengan pendekatan holistik, berupa perawatan menyeluruh menggunakan keterampilan hidroterapi, pijat, aromaterapi, dan ditambahkan pelayanan makanan minuman sehat, serta olah aktivitas fisik (Permenkes 1205/X/2004 Spa).

SPA merupakan salah satu bentuk perawatan tubuh yang terdiri atas berbagai jenis dan tahap perawatan. Tak hanya untuk kecantikan, SPA juga dapat membantu relaksasi tubuh, sehingga kebugaran tubuh meningkat.

 Baca Juga: Tingkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Gallery Accounting

Tujuannya, untuk menyegarkan kembali pikiran, tubuh, dan jiwa. Oleh karena itu, tahapan perawatannya pun beragam mulai dari massage, mandi uap, mandi rempah-rempah, scrubing, ditambah alunan musik yang meninabobokan dan ruangan yang nyaman.

Di mana SPA juga bermanfaat untuk kesehatan tradisional yang menggunakan pendekatan holistik melalui perawatan menyeluruh dengan metode kombinasi keterampilan hidroterapi dan pijat (massage).

Diselenggarakan secara terpadu untuk menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan perasaan (body mind and spirit).

Maka dari itu, siswa harus bisa mempraktikkan SPA atau body massage yang sudah diterapkan dan diterangkan. Masing-masing siswa bisa mempraktikkan dengan model yang sesuai kriteria.

 Baca Juga: Penggunakan Model Pembelajaran Mind Mapping Wujudkan Merdeka Belajar IPA Kelas VII

Di SMK Negeri 1 Tegal, pembelajaran SPA yang diaplikasikan kepada klien ataupun pergantian antar teman dengan jenis SPA tradisional. Di mana dengan lima gerakan massage yang bertujuan untuk merilekskan badan, serta badan menjadi lebih fresh dan bersih.

Urutan yang dilakukan dalam aplikasi SPA yaitu:  pertama, tahapan pembersihan tubuh. Pembersihan tubuh ini dilakukan dengan mandi air hangat atau mandi uap.

Penggunaan air hangat ini ditujukan untuk membuka pori-pori dan membebaskan kulit dari sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk.

Kedua, setelah mandi seluruh bagian tubuh, termasuk kaki, tangan, dan kuku akan dibersihkan dengan lembut menggunakan pembersih dan brush.

Ketiga, peeling atau pengelupasan. Dalam tahap ini, kaki dan lengan akan di-peeling menggunakan scrubScrub_ini dibuat dari bahan alami, seperti garam laut atau gula, dan biasanya dicampur dengan minyak esensial dan vitamin E.

Keempat, setelah pengelupasan, tahap selanjutnya adalah pemijatan. Pemijatan dilakukan dengan menggunakan minyak esensial yang dipilih sesuai dengan jenis kulit atau masalah yang ingin diatasi.

Pemijatan tidak hanya membantu merilekskan otot-otot dan membantu sirkulasi darah, tetapi juga bermanfaat untuk mengurangi stres dan kecemasan.

Kelima, setelah pemijatan, masker tubuh akan diterapkan pada seluruh tubuh. Masker tubuh ini dibuat dari bahan alami, seperti lumpur atau alga, dan seringkali dicampur dengan vitamin dan mineral.

Masker akan membantu membersihkan dan melembabkan kulit, serta memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Masker tubuh ini bisa dengan boreh bali atau kosmetik yang sudah dibuat atau diramu oleh siswa sendiri. Siswa bisa membuat projek cara membuat boreh secara tradisional.

Keenam, melakukan sauna untuk lebih nyaman dan rileks bagi klien.

Baca Juga: Mudah Merencanakan Karir dengan Teknik Occupational Card Sort 

Teknik Prospa ini merupakan salah satu proyek di mana siswa dapat mandiri dengan menawarkan jasa SPA menjadi model atau klien, namun dengan sistem berbayar.

Sehingga saling berkaitan dengan mata pelajaran kewirausahaan, dan sesuai dengan ouput SMK Bisa, di mana seorang siswa SMK dapat berwirausaha.

Penilaian dalam proyek SPA di dengan instrumen yang sudah dimiliki oleh guru pengampu sebagai penunjang kompetensi seorang siswa, yang nantinya di kelas XII ada uji kompetensi sesuai dengan bidang masing-masing. (on/aro)

 

Oleh: Novi Kingkin Sayekti

Guru SMK Negeri 1 Tegal

Editor : Agus AP
#aktivitas fisik #Kurikulum Merdeka #sirkulasi darah #pembelajaran SPA