Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pembelajaran Make A Match Tingkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini

Tasropi • Kamis, 31 Agustus 2023 | 02:25 WIB
Endah Sulistyorini, S.Pd.AUD
Endah Sulistyorini, S.Pd.AUD

RADARSEMARANG.ID, TK Pertiwi Manggong Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung merupakan lembaga yang memberikan layanan pendidikan kepada anak usia dini pada usia 4-6 tahun.

Dalam konteks pendidikan anak usia dini, TK Pertiwi Manggong memiliki peran dalam proses optimalisasi kemampuan anak berikut dengan hal-hal penanaman nilai-nilai agama pada anak.

Dalam Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (Khatijah, 2015 : 4).

Menurut Asrul Sitorus Dkk (2016:188) kunci sukses yang menentukan keberhasilan implementasi kurikulum adalah kreativitas guru. Karena guru merupakan faktor penting yang besar pengaruhnya. Bahkan sangat menentukan berhasil tidaknya anak dalam belajar.

Banyak guru di TK/PAUD jarang menggunakan teknik permainan dalam pembelajaran. Karena alasan yang bermacam-macam.

Di antaranya memakan banyak biaya, perlu persiapan yang lama, perlu kreativitas guru yang tinggi dan banyak orangtua yang memandang aneh jika pembelajaran disampaikan dengan bermain.

Padahal bermain adalah sesuatu yang sangat disenangi anak usia dini. Permainan yang menarik dan tidak banyak aturan umumnya disukai anak.

Guru dapat menggunakannya untuk menyampaikan pembelajaran kepada anak.

Hal ini dapat digunakan dalam pengembangan kognitif anak melalui model pembelajaran Make a Match (permainan mencari pasangan).

Model pembelajaran Make a Match dikembangkan oleh Lorns Curran (1994) dimana model pembelajaran anak diajak mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan.

Berdasarkan Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang Muatan Kurikulum PAUD meliputi bidang pengembangan pembiasaan meliputi aspek perkembangan moral dan nilai nilai agama, aspek perkembangan sosial emosional dan kemandirian.

Pengembangan kemampuan dasar mencakup kemampuan bahasa, kognitif, dan fisik motorik.

Di TK Pertiwi Manggong saat mengajar guru menerapkan strategi ceramah sehingga membuat anak pasif.

Kegiatan pembelajaran selalu menggunakan majalah dan buku tulis serta kegiatan menghafal serta mengingat fakta.

Masih adanya kemampuan kognitif anak pada materi bentuk geometri yang rendah.

Penggunaan metode bermain yang sangat minim. Kurang variasinya guru dalam menggunakan model pembelajaran.

Proses pembelajaran ini akan lebih menarik dan sebagian besar anak sangat berantusias dalam mengikuti proses pembelajaran, keaktifan anak akan tampak saat mencari pasangan bermain.

Banyak temuan dalam penerapan model pembelajaran Make a Match, ini dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak.

Dapat dilihat pada saat anak mendapatkan kartu yang dipegang yaitu jenis kartu bergambar geometri, lalu anak mencocokkan dan mencari pasangan kartu bentuk sesuai ukuran, jenis, dan bentuknya yang dipegang temannya.

Permainan ini sesuai indikator yang ingin dicapai yaitu memasangkan benda sesuai bentuk ukuran dan jenisnya serta indikator menyebut, menunjukan serta mengelompokan bentuk lingkaran, segitiga, segiempat.

Model Make a Match dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dalam memahami materi mengenal bentuk geometri di TK Pertiwi Manggong.

Secara teoritis, manfaat dan tujuan pembelajaran Make a Match berguna sebagai khazanah ilmu pengetahuan bidang pendidikan formal dan nonformal.

Model ini untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi permasalahan kemampuan kognitif mengenal bentuk geometri pada anak.

Menambah wawasan guru tentang model pembelajaran yang mampu menambah kemampuan kognitif anak dan menjadi referensi guru dalam melakukan kegiatan melatih kognitif anak. (*/lis)

 

Oleh : Endah Sulistyorini, S.Pd.AUD

Guru TK Pertiwi Manggong, Kec. Ngadirejo, Kabupaten Temanggung

Editor : Agus AP
#Pembelajaran Make A Match #Anak Usia Dini #Kemampuan Kognitif Anak