RADARSEMARANG.ID, Dalam pembelajaran di sekolah, keterampilan membaca merupakan hal yang penting yang harus dikuasai peserta didik.
Apalagi pembelajaran dilakukan di kelas satu Sekolah Dasar (SD) yang usianya berkisar antara enam sampai tujuh tahun.
Setelah keterampilan membaca dikuasai, harus terus menerus digunakan dalam kesehariannya.
Dengan begitu akan dapat meningkatkan daya pikir peserta didik. Atau dapat dikatakan daya pikir peserta didik dapat mulai terbentuk.
Berdasarkan pengalaman dalam pembelajaran pada tahun-tahun sebelumnya dan refleksi yang penulis lakukan untuk dapat membantu siswa senang membaca huruf hijaiyah dengan menggunakan media pembelajaran kartu huruf.
Berdasarkan uraian diatas penulis mengambil tema “Asyik Belajar Huruf Hijaiyah dengan Kartu Huruf” yang objeknya adalah di kelas satu SDN Denasri Wetan 01 pada Kurikulum Merdeka semester satu tahun ajaran 2023-2024.
Kartu huruf adalah kartu abjad yang isinya gambar, huruf, tanda simbol yang dapat meningkatkan atau menuntun peserta didik yang berhubungan dengan simbol-simbol tersebut.
Kartu huruf atau bisa disebut alphabet card merupakan alat peraga praktis yang dapat dibuat sederhana untuk menyenangkan peserta didik. Sehingga dapat meningkatkan pembelajarannya.
Ada bermacam-macam cara yang dapat digunakan agar peserta didik kelas satu tertarik untuk belajar membaca huruf hijaiyah.
Alangkah baiknya pendidik lebih jeli memahami karakteristik peserta didik. Karena pada kelas satu Sekolah Dasar, biasanya anak masih suka bermain dan tertarik pada hal-hal yang terlihat menarik.
Seperti bentuk-bentuk gambar dan permainan-permainan seperti yang akan penulis terapkan di Sekolah Dasar Negeri Denasri Wetan 01 Batang.
Pelaksanaan pembelajarannya antara lain, awalnya penulis membuat kartu huruf dengan ukuran standar, yang satu ditulis huruf hijaiyahnya dan yang dibaliknya disertakan gambar-gambar yang disukai peserta didik.
Gambar yang diselipkan bisa saja berkarakter kartun. Seperti frozen, upin ipin, mickey mouse dan lain-lain.
Guru membuat media yang akan digunakan tentang huruf-huruf hijaiyah dengan bantuan perangkat laptop yang dapat merancang dan mencetak kartu-kartu huruf hijaiyah tersebut.
Selanjutnya melaksanakan pembelajarannya dengan memberikan penjelasan dan memberikan contoh atau mendemonstrasikan dengan mengurutkan mulai huruf hijaiyah yang pertama sampai akhir sampai peserta didik hafal.
Kemudian guru membentuk lima kelompok terdiri lima sampai enam peserta didik tiap kelompoknya.
Selanjutnya guru menyuruh masing-masing kelompok mengurutkan kartu huruf hijaiyah yang telah diacak guru di depan kelas satu per satu.
Setelah selesai mengerjakan tugas, guru memberikan penilaian kepada masing-masing kelompok, dan menyimpulkan hasil pembelajarannya.
Berdasarkan pengalaman pembelajaran di atas bahwa penggunaan kartu huruf hijaiyah mempunyai beberapa kelebihan.
Yaitu dapat mendorong minat dan motivasi peserta didik untuk belajar sehingga pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Media kartu huruf hijaiyah itu mudah didapat dan mudah dibawa kemana-mana.
Media kartu huruf hijaiyah ini dapat dibuat sendiri sesuai dengan yang dibutuhkan. (ipa2/fth)
Oleh: Abdul Anas, S.Pd.I
Guru PAI SD Negeri Denasri Wetan 01 Batang
Editor : Agus AP