RADARSEMARANG.ID, DI era modern saat ini, internet menjadi sangat penting dan wajib dipelajari oleh mereka yang ingin sukses dalam bidangnya.
Bisnis yang tidak mau bergerak ke dunia digital tidak akan bisa bertahan melawan arus teknologi dan persaingan dari usaha-usaha lain.
Hampir semua aspek kehidupan mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, dunia politik hingga seni budaya sudah mulai beralih dari konvensional ke digital, menjadikannya salah satu bukti betapa pentingnya penggunaan platform digital.
Bisnis digital adalah bisnis yang memanfaatkan alat-alat digital.
Dalam arti yang lebih luas, bisnis digital adalah bisnis yang memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menciptakan sebuah produk atau jasa serta memasarkannya ke pelanggan dimanapun berada.
Bisnis digital juga merupakan salah satu mata pelajaran konsentrasi keahlian (Fase F) jurusan pemasaran (PM) di SMK Negeri 1 Jogonalan Klaten.
Pada akhir Fase F peserta didik dituntut bisa menguasai soft skill di bidang bisnis digital, mampu menerapkan kompetensi kerja sesuai tuntutan pekerjaan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan mencari solusi secara konsisten.
Dalam dunia bisnis digital dikenal istilah digital marketing yang menggunakan fasilitas internet dan teknologi informasi untuk memperluas dan meningkatkan fungsi marketing atau pemasaran tradisional.
Bisnis digital adalah suatu jenis usaha yang memanfaatkan kecanggihan teknologi ketika menciptakan sebuah produk atau memasarkannya (T. Arief Pahlevi Pasha dan kawan-kawan, dalam Business and Digital Economy, Juli 2022).
Membawa bisnis ke dunia digital bukanlah sebuah pilihan tapi kewajiban, yang berefek mempercepat perkembangan sebuah brand hingga ratusan kali lipat, produk dan jasa yang dipasarkan bisa menjangkau konsumen yang jauh lebih luas.
Semua jenis usaha yang ada dapat dipasarkan secara online kepada pelanggan yang tersebar di dunia maya.
Jenis media pemasaran online yang efektif untuk meningkatkan penjualan antara lain; Google Adsense, Facebook Ads, Instagram Ads, Twitter Ads, Tiktok Ads, Youtube Ads, Marketplace, Endorsement, Blog, dan Email Marketing (Aris Susanto, Media Pemasaran Online, Pengertian, Jenis, Manfaat untuk Bisnis, April 2023).
Jenis digital marketing yang paling banyak diketahui oleh masyarakat awam adalah bisnis digital dalam bentuk marketplace. Diantara marketplace yang sudah terkenal seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli.com, Shopee dan Tiktok Shop.
Marketplace sendiri adalah sebuah bisnis digital dimana pemilik bisnis menyediakan wadah atau media untuk orang lain berjualan di platform tersebut.
Pada pelajaran bisnis digital di SMK jurusan pemasaran terdapat materi pembahasan tentang Digital Onboarding. Disini peserta didik bisa memilih praktek berjualan melalui media sosial yang menyediakan marketplace salah satunya yaitu Tiktok Shop.
Dipilih Tiktok shop karena tiktok ini sedang booming dan sangat banyak penggunanya dari kalangan remaja. Ada 800 juta pengguna aktif yang bisa dijadikan pembeli potensial.
Peserta didik yang memanfaatkan tiktok ini selain bermedia sosial juga sebagai ajang berjualan produk sendiri bisa juga mempromosikan produk orang lain (affiliate).
Membuat konten tiktok ini sangat mengasyikkan bagi peserta didik karena dengan tiktok menghasilkan konten video durasi pendek berisi pesan untuk dinikmati, mampu memberikan efek spesial, unik dan menarik, dan dapat dibuat dengan mudah dengan hasil yang keren.
Aplikasi sosial video pendek ini memiliki dukungan musik dan efek yang banyak sehingga penggunanya dapat melakukan peforma dengan tarian, gaya bebas, dan masih banyak yang bisa mendorong kreativitas para pengguna konten kreator (Susilowati, Pemanfaatan aplikasi tiktok sebagai personal branding di Instagram, September 2018).
Dan jika konten yang telah dibuat bisa berhasil menjadi fyp, maka konten tersebut dapat muncul di halaman orang lain, ada banyak orang yang menyukai, mengomentari bahkan membagikan konten tersebut secara luas.
Sehingga secara tidak langsung menjadikan akun tiktoknya ramai trafiknya, banyak yang memfollow, mengikuti setiap konten yang diciptakan dan pada akhirnya banyak yang terpengaruh untuk membeli.
Dengan menggunakan aplikasi tiktok tersebut, peserta didik bisa menjalankan usaha secara online, memanfaatkan peluang pasar yang sangat besar di depan mata.
Sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan di sela-sela kegiatan belajar di sekolah. Harapannya peserta didik mampu beradaptasi dengan mudah dalam dunia usaha dan memiliki soft skill yang mendukung mereka dalam berwirausaha. (ipa2/ida)
Oleh : Anika Purwantiningih, SE
Guru Produktif Pemasaran di SMK Negeri 1 Jogonalan Kab Klaten
Editor : Agus AP