Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tingkatkan Motorik Halus melalui Kegiatan Bermain Finger Painting

Agus AP • Minggu, 11 Juni 2023 | 21:46 WIB
Sri Suhartini,  S.Pd AUD
Sri Suhartini, S.Pd AUD
RADARSEMARANG.ID, Anak usia dini merupakan anak yang sangat pesat pertumbuhan dan perkembangannya baik fisik maupun psikis. Masa golden age sangat menentukan seperti apa mereka kelak jika dewasa baik dari segi fisik, mental maupun kecerdasaan.

Tentu saja banyak faktor yang mempengaruhi mereka dalam perjalanan menuju kedewasaan. Dari apa yang mereka dapat dan ajarkan menuju kedewasaan itu yang mempengaruhinya.

Sujiono (2007:4) menyatakan anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani proses perkembangan motorik halus berkaitan dengan perkembangan motorik kemampuan dalam menggunakan jari-jari tangan untuk melakukan berbagai kegiatan.

Misalnya kemampuan memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret menyusun balok menggunting dan menulis.

Kemampuan motorik merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan individu yang mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Permasalahan yang terjadi pada kemampuan motorik halus anak TK PGRI Mranggen I kurang dilatih dan kurang mampu memfungsikan otot-otot kecil dalam menggerakkan jari dan kedua tangannya.

Kurang mampu mengoordinasikan kecepatan tangan. Melihat dampak negatif dari kurangnya stimulus motorik halus maka penting untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak sejak dini.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan pengendalian diri, kepribadian kecerdasan akhlak mulia serta keterampilan.

Finger painting adalah salah satu teknik melukis yang menggunakan jari sebagai alat untuk melukis kegiatan melukis cara langsung dengan jari tangan di atas bidang gambar.

Dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara bebas. Menurut Nugroho finger painting adalah cara awal melukis dengan menggunakan tangan sebagai alat lukis dan menggunakan kertas yang halus sedikit tebal menggunakan cat warna seperti merah, kuning, biru putih hitam dll (Hasibuan, 2016:75).

Menurut Pamadhi dan Sukardi finger painting (2009:8:28) adalah teknik melukis secara langsung tanpa menggunakan bantuan alat. Anak dapat mengamati kuas dengan jari tangannya secara langsung. Pada dasarnya kegiatan finger painting sangat mudah dan tidak sulit untuk dilakukan oleh anak.

Motorik halus pada anak usia 4-5 th meningkat dengan penerapan kegiatan bermain finger painting. Dengan kegiatan bermain ini anak menjadi semangat dan menyenangkan. Selain itu meningkatkan kemampuan motorik halus anak yaitu dapat melatih rasa percaya diri anak.

Menurut Prof. Janet W. Lener (Trihasno, 2013) motorik halus adalah keterampilan menggunakan media dengan koordinasi antara mata dan tangan. Sehingga gerakan tangan perlu dikembangkan dengan baik agar keterampilan dasar yang meliputi membuat garis horizontal, garis vertikal, garis miring melengkung atau lingkaran, dapat terus ditingkatkan.

Adapun alat-alat yang digunakan sebagai penunjang keterampilan dasar seperti lilin, papan tulis, kertas, ranting kayu, pensil gambar dan spidol, jari-jemari.

Dengan kegiatan melukis dengan finger painting anak TK PGRI Mranggen I menjadi senang,semangat dan bebas kreasi sesuai kemampuan dan imajinasinya. Anak bebas bermain dengan menggunakan jari-jemari sepuas hatinya. (pf/lis)


Guru TK PGRI Mranggen 1, Kec. Srumbung, Kabupaten Magelang Editor : Agus AP
#Kegiatan Bermain Finger Painting #Motorik Halus #Sri Suhartini #TK PGRI Mranggen 1 #Guru TK PGRI Mranggen 1