Di antaranya guru, peserta didik, tujuan, materi, model, metode, media, sarana prasarana, lingkungan, dan evaluasi. Guru merupakan komponen penting dan strategis dalam pembelajaran. Sekaligus sebagai model penggugah dan mengubah yang bertugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, dan mengevaluasi.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam materi Qadha dan Qadar di SMKN 2 Sragen masih mengalami stagnasi. Disebabkan penggunaan metode pembelajaran yang monoton. Di antaranya ceramah, diskusi dan hanya siswa tertentu yang mendominasi.
Sehingga greget peserta didik untuk terlibat aktif dalam pembelajaran masih kurang. Hal ini menyebabkan pemahaman dan penguasaan peserta didik terhadap materi pembelajaran tidak maksimal.
Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis menerapkan yaitu Marketplace Activity. Menurut Irawan (2017:55), Marketplace Activity merupakan metode pembelajaran aktif yang mengimplementasikan gaya belajar aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM) pada kegiatan belajar.
Marketplace Activity adalah suatu model pembelajaran yang berbasis active learning. Cirinya peserta didik aktif mencari dan mengumpulkan pengetahuan dari satu kelompok ke kelompok lain. Istilahnya saling belanja atau “jual beli” pengetahuan.
Dalam hal ini dibutuhkan pula kerja sama antar peserta didik, Marketplace Activity juga layak disebut Cooperative Learning. Tujuan Marketplace Activity untuk meningkatkan semangat dan keaktifan peserta didik dalam belajar.
Memperbaiki interaksi antara guru dan peserta didik, juga antar peserta didik, melatih berpikir kritis dan melatih pula peserta didik untuk saling bertanya dan menjawab permasalahan.
Dengan metode Marketplace Activity pembelajaran Pendidikan Agama Islam materi Qadha dan Qadar meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi dengan baik. Disamping itu dapat meningkatkan keterampilan komunikasi siswa dan meningkatkan keterampilan kolaborasi antar sesama siswa. Penerapan metode ini dapat pula meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan metode Marketplace Activity memberikan dampak positif bagi terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar. Terbukti dengan meningkatnya pemahaman dan penguasaan materi, keterampilan siswa dalam berkomunikasi dan berkolaborasi antar sesama siswa.
Demikian pula dapat memberikan semangat bagi guru Pendidikan Agama Islam maupun guru mata pelajaran lainnya untuk terus meningkatkan keterampilannya dalam menerapkan metode Marketplace Activity dalam materi yang diajarkannya.
“Anda dapat mengajar seorang siswa pelajaran selama sehari; tetapi, jika anda bisa mengajarinya belajar dengan menciptakan rasa ingin tahu, dia akan melanjutkan proses belajar selama dia hidup.” (Clay P. Bedford).
Metode pembelajaran yang digunakan guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar pastinya ada kelebihan dan kekurangan. Namun demikian, guru harus tetap semangat mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan. (ps1/fth)
Guru PAI SMK Negeri 2 Sragen Editor : Agus AP