Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Penerapan Gallery Walk Materi Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia

Agus AP • Jumat, 26 Mei 2023 | 23:33 WIB
Jasman, S.Pd.
Jasman, S.Pd.
RADARSEMARANG.ID, PELAJARAN PPKn sering membuat peserta didik kesulitan dalam memhami materi, karena cenderung mengarah pada hafalan, sehingga diperlukan strategi bermain sambal belajar, supaya peserta didik memperoleh kegiatan barau yang bervariasi.

Model pembelajaran yang mengadopsi bermain sambal belajar adalah Gallery Walk (Pameran Berjalan), di mana didalamnya ada unsur bermain, namun peserta didik dituntut berpikir kritis, aktif, mencari kejelasan, dan terlibat langsung dalam mengamati gambar yang disajikan, kemudian diharapkan peserta didik dapat membangun pengetahuannya menjadi bermakna, dan segera dapat memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan.

Kelebihan dari Gallery Walk yaitu: Pertama, peserta didik terbiasa membangun budaya kerjasama memecahkan masalah dalam belajar.

Kedua, Terjadi sinergi saling menguatkan pemahaman terhadap tujuan pembelajaran. Ketiga, Membiasakan peserta didik bersikap menghargai dan mengapresiasi hasil belajar kawannya.

Keempat, Mengaktifkan fisik dan mental peserta didik selama proses belajar. Kelima, Membiasakan peserta didik memberi dan menerima kritik.

Keenam, peserta didik tidak terlalu menggantungkan pada guru, akan tetapi dapat membantu menambah kepercayaan kemampuan berpikir sendiri, menemukan informasi dari berbagai sumber, dan belajar dari peserta didik yang lain.

Kelemahan dari Gallery Walk yaitu: Pertama, Bila anggota kelompok terlalu banyak akan terjadi sebagian peserta didik menggantungkan kerja pada kawannya.

Kedua, Guru perlu ekstra cermat dalam memantau dan menilai keaktifan individu dan kolektif. Ketiga, Pengaturan setting kelas yang lebih rumit.

Keempat, Dalam upaya mengembangkan kesadaran berkelompok memerlukan periode waktu yang cukup panjang. Kelima, Jika tanpa peer teaching yang efektif dari guru, maka bisa terjadi apa yang seharusnya dipelajari dan dipahami tidak pernah dicapai peserta didik.

Penerapan model pembelajan Gallery Walk, dalam mata pelajaran PPKn dapat dengan mudah dilaksanakan, guru hanya sebagai fasilitator.

Langkah yang ditempuh daalam pembelajaran ini di SMA Negeri 1 Godong kelas XII MIPA 6, penulis membagi 36 orang peserta didik menjadi enam kelompok, masing-masing kelompok diberi kertas plano/flipcard, peserta didik diarahkan untuk menentukan gambar yang sesuai dengan topik yaitu kasus pelanggaran HAM di Indonesia, menuliskan masalah dan solusinya, menempel kertas hasil kerja kelompok pada papan tulis, memberikan arahan kepada peserta didik untuk mengamati media gambar yang telah dipasang secara berkeliling, kemudian mengarahkan salah satu anggota kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok, menjawab pertanyaan kelompok lain, mengoreksi bersama, mengevaluasi hasil temuan teman, pada tahap akhir klarifikasi dan kesimpulan materi.

Pada saat diadakan ulangan harian, hasil prestasi belajar peserta didik meningkat, hasil yang diperoleh sebanyak 80 persen peserta didik memperoleh nilai di atas KKM (70). (ips2/bas)

Guru PPKn SMA Negeri 1 Godong, Kabupaten Grobogan Editor : Agus AP
#Jasman #SMA Negeri 1 Godong #Penerapan Gallery Walk #Materi Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia #Guru PPKn