Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Belajar Asyik Materi Menganalisis Siklus Air dan Dampaknya dengan Permainan TTS

Agus AP • Minggu, 30 April 2023 | 01:50 WIB
Maulana Malik Ibrahim, S.Pd
Maulana Malik Ibrahim, S.Pd
RADARSEMARANG.ID, Salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan belajar adalah motivasi belajar yang ada pada diri siswa. Motivasi belajar memiliki peranan penting dalam memberi rangsangan, semangat, dan rasa senang dalam belajar.

Sehingga antusiasme belajar akan terbangun dan berdampak pada pemahaman materi belajar. Namun sayangnya, motivasi belajar tidak selalu muncul dalam diri siswa yang dapat diamati dari pasifnya siswa dalam kegiatan di kelas dan rendahnya rata-rata hasil belajar siswa.

Untuk mengatasi hal tersebut, guru perlu menerapkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penerapan model pembelajaran yang tepat menjadikan proses belajar menjadi lebih menarik, bermakna, dan menyenangkan.

Salah satu model pembelajaran yang dapat menjadi alternatif dalam pengelolaan pembelajaran adalah Student Team Achievement Divisions (STAD). Model pembelajaran kooperatif tipe STAD memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran melalui kegiatan kerja sama dengan teman sejawat, sehingga siswa mendapat pengalaman langsung dalam menemukan konsep-konsep dari materi yang dipelajari.

Model pembelajaran tipe STAD menurut Istarani (2012:19) menyatakan “Bahwa pada model pembelajaran ini siswa ditempatkan dalam tim belajar yang beranggotakan empat sampai lima orang yang merupakan campuran menurut tingkat prestasi, jenis kelamin, dan suku”.

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD penulis praktikkan pada siswa kelas V SD Negeri Kalisalak 01, Kabupaten Batang, salah satunya pada pembelajaran Tema 8 Muatan Pelajaran IPA KD 3.8 yaitu “Menganalisis siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta kelangsungan hidup”.

Sintaks model pembelajaran STAD yang penulis terapkan, yaitu: Pertama, siswa dibimbing membentuk kelompok terdiri atas empat siswa secara heterogen berdasarkan keragaman prestasi, jenis kelamin, suku, dan lain-lain. Kedua, siswa memperhatikan penjelasan guru dengan baik. Selain memperhatikan penjelasan guru, siswa juga dibimbing untuk belajar materi terlebih dahulu di dalam kelompok masing-masing.

Ketiga, siswa secara bekelompok mengerjakan tugas yang disajikan dalam bentuk kuis teka-teki silang (TTS) berkaitan dengan materi siklus air.

Siswa dibimbing untuk saling membantu dan memotivasi teman satu kelompoknya agar berhasil bersama melalui kegiatan tutor sebaya. Hasil diskusi kelompok akan menjadi salah satu aspek penilaian poin kelompok.

Keempat, guru memberi kuis atau pernyataan kepada seluruh siswa mengenai materi belajar secara individu dimana dalam kegiatan ini siswa tidak diperbolehkan untuk saling bekerja sama.

Skor kuis dari siswa akan menjadi poin berdasarkan tingkat kemajuan yang diraih. Poin ini kemudian dijumlahkan untuk memperoleh skor tim dan tim yang berhasil memenuhi kriteria tertentu akan mendapatkan reward.

Kelima, setelah kegiatan dalam kelompok selesai dan siswa memperoleh pemahaman terhadap materi, maka kegiatan berikutnya adalah evaluasi. Kegiatan evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa secara individu dengan menjawab soal yang telah disediakan oleh guru.

Keenam, pada akhir kegiatan pembelajaran siswa bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari bersama. Pada tahap ini dilaksanakan refleksi terhadap pengalaman siswa dalam mengikuti kegiatan belajar.

Berdasarkan hasil pengamatan penulis, ternyata penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan permainan TTS dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Hal ini tampak pada meningkatnya keaktifan siswa selama proses belajar di kelas, serta meningkatnya hasil belajar siswa. Dengan adanya motivasi belajar yang kuat membuat siswa belajar dengan lebih tekun dan pada akhirnya berdampak positif terhadap hasil belajarnya. (ips1/aro)



Guru Kelas V SD Negeri Kalisalak 01, Kabupaten Batang Editor : Agus AP
#SD Negeri Kalisalak 01 #Materi Menganalisis Siklus Air #Guru Kelas #Maulana Malik Ibrahim #Permainan TTS