Penguasaan berbahasa dapat diperoleh melalui pembelajaran Bahasa Indonesia. Dalam mata pelajaran ini mencakup empat aspek keterampilan yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Untuk dapat menguasainya penguasaan kosakata merupakan hal yang sangat penting.
Ketika penguasaan kosakata baik, maka berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan bahasa Indonesia. Semakin banyak kosakata yang diketahui, akan memudahkan untuk saling berkomunikasi.Berdasarkan KBBI (2003: 597) kosakata adalah perbendaharaan kata atau banyaknya kata-kata yang dimiliki suatu bahasa.
Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan Henry Guntur Tarigan (1986: 197) bahwa kosakata adalah kata-kata yang merupakan perbendaharaan suatu bahasa. Pembelajaran bahasa harus menguasai kosakata dengan benar.
Untuk itu siswa memerlukan suasana pembelajaran yang lebih menarik agar pemahaman siswa mengenai kosakata baru lebih maksimal. Penggunaan permainan di dalam pembelajaran sebagai salah satu upaya yang baik dalam penguasaan kosakata baru.
Media pembelajaran dapat menarik perhatian siswa. Sehingga lebih termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penggunaan media dapat membuat pembelajaran berkesan sehingga
mempermudah siswa menyerap materi. Salah satu permainan untuk pembelajaran penguasaan kosakata adalah permainan TTS (teka teki silang).
Media ini diterapkan pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi mengidentifikasi kosakata baru pada kelas 2 SD Negeri 02 Kayugeritan. Dengan media ini, mempermudah siswa dalam penguasaan kosakata baru sekaligus menjadikan pembelajaran semakin menarik.
TTS merupakan sebuah permainan dengan menggunakan kata sebagai media penyampaiannya. Huruf disusun dalam sejumlah kolom tersedia. Baik mendatar dan menurun. Susunan huruf harus membentuk suatu kata dengan makna yang sesuai dengan pertanyaan yang disajikan.
Teka-teki silang ini berisi daftar deret huruf yang membentuk suatu kata yang susunannya saling silang. Permainan teka-teki silang mempunyai beberapa manfaat. Di antaranya meningkatkan kemampuan otak secara umum.
Mengasah otak kita agar mengingat suatu hal dan dapat berkonsentrasi. Mengharuskan terus berpikir serta menganalisis. Selain itu, bermain teka-teki silang dapat membantu mempertajam ingatan. Menurut Silberman (2014:256) menggunakan teka-teki silang dapat mengundang minat dan perhatian siswa. Karena siswa senang diajak bermain.
Teka-teki silang dapat diisi secara individu ataupun kelompok. Langkah yang dilakukan untuk menerapkan media TTS pada pembelajaran penguasaan kosakata baru yaitu 1) Guru memberikan pengantar serta materi yang akan diajarkan. 2) Guru membagi kelas menjadi 4-5 kelompok. 3) masing-masing siswa menjawab kolom TTS. 4) Guru memberikan reward berupa hadiah kepada kelompok yang menjawab dengan benar. 5) Guru memberikan kesempatan siswa bertanya dan dilanjutkan dengan memberikan kesimpulan bersama dengan siswa terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Melalui TTS memberikan pengalaman belajar yang baru bagi siswa. Ada perubahan positif dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Yakni siswa menjadi lebih semangat belajar, kepercayaan diri meningkat serta lebih aktif dalam pembelajaran dan saling berkompetisi dalam menjawab pertanyaan.
Menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Dengan demikian media TTS merupakan cara tepat untuk mengoptimalkan kemampuan siswa dalam penguasaan kosa kata baru. (ips1/fth)
Guru Kelas SD Negeri 02 Kayugeritan, Kabupaten Pekalongan Editor : Agus AP