teknologi yang berkembang untuk mempermudah dalam pencapaian hasil
belajar siswa. Konten dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
dimaknai sebagai ’informasi yang tersedia melalui media atau produk
elektronik’ dan kreator adalah ’pencipta’ atau ’pencetus gagasan’.
Menjadi kreator konten pembelajaran adalah menciptakan media ajar
elektronik yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman serta
daya tarik bagi siswa, sehingga hasil belajar yang menjadi tujuan
pembelajaran bisa meningkat.
Guru harus mempunyai strategi dan media pembelajaran yang menarik
menyenangkan bagi siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk
menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar
sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar.
Dengan media pembelajaran mampu membantu guru maupun peserta didik
dalam proses pembelajaran. Salah satu manfaatnya adalah mampu
menyalurkan bahan pelajaran secara menarik sehingga pesan yang ingin
disampaikan dapat diterima dengan baik oleh siswa (Gagne dan Briggs,
1975).
Pembelajaran menyenangkan (joyful learning) menurut Fadilah (2014)
adalah rancangan pembelajaran dengan tujuan menciptakan suasana yang
membebaskan siswa untuk berani mencoba, bertindak, bertanya dan
mengemukakan pendapat sehingga perhatian siswa dapat dipusatkan
secara penuh pada pembelajaran.
Teknologi dapat dimanfaatkan untuk membuat konten pendidikan. Seperti
membuat film pendek tentang materi pembelajaran. Misalnya pada
pelajaran IPA tentang sistem pencernaan pada manusia, bisa dibuat
dengan mengambil gambar sistem pencernaan dari google, kemudian
didesain menjadi film. Dan kita sebagai aktor yang menjelaskan.
Munadi (2008. 116) mengatakan film adalah alat komunikasi yang sangat
membantu proses pembelajaran efektif. Apa yang dipandang mata dan
terdengar oleh telinga, akan lebih cepat dan lebih mudah diingat dari
pada apa yang hanya dapat dibaca atau hanya didengar.
Menurut Trianton (2013: 57) menyatakan media film adalah alat
penghubung yang berupa film yang memberikan penerangan kepada orang
banyak dan mempengaruhi pikiran mereka.
Dalam mendesain sebuah film kita bisa menggunakan aplikasi canva.
Membuat sebuah konten pembelajaran bisa kita mulai dari hal yang
sederhana. Di SD Negeri 02 Klesem, guru menggunakan handphone membuat
film pembelajaran dengan durasi yang pendek, hanya menjelaskan pokok
materi.
Bersama kepala sekolah dan teman sejawat minta masukan atau umpan
balik, sehingga film tersebut dinilai layak untuk disampaikan kepada
siswa sebagai media ajar. Kegiatan lain yang bisa kita lakukan dalam
membuat konten pembelajaran adalah membuat video vlog (video dalam
blog) yang merupakan bentuk media infomasi berupa video yang dikemas
secara sederhana yang dioperasikan melalui blog dan YouTube.
Dengan memanfaatkan vlog sebagai media pembelajaran diharapkan dapat
meningkatkan minat belajar siswa melalui penugasan dan kreativitas
yang dibangun dalam hasil baik guru sebagai penyampai materi maupun
siswa dalam mepresentasikan hasil karya tugasnya.
Guru diharapkan bisa menjadi kreator dalam pembuatan konten
pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi sisiwa sehingga
tujuan pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di kelas bisa
tercapai dengan baik.
Pembelajaran bebasis ICT harus didukung pula fasilitas penunjang.
Salah satunya jaringan internet di sekolah yang memadai sebagai
fasilitas penunjang dalam pembelajaran. Dengan berbekal fasilitas
yang ada seharusnya proses pembelajaran akan lebih menyenangkan
sehingga terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik. (ips2/lis)
Kepala SDN 02 Klesem, Kec. Kandangserang, Kabupaten Pekalongan Editor : Agus AP