Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mudah Memahami Keliling Lingkaran dengan Benang

Agus AP • Kamis, 2 Februari 2023 | 04:27 WIB
Siti Rochiyatun S.Pd.SD.
Siti Rochiyatun S.Pd.SD.
RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA adalah satu–satunya mata pelajaran yang identik dianggap siswa sebagai mata pelajaran yang sangat sulit, memusingkan, dan menakutkan bagi mereka yang kurang mampu dalam berhitung.

Tidak heran kalau anak beranggapan seperti itu. Karena matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bilangan, rumus, bentuk, susunan, besaran yang berhubungan satu dengan yang lainnya yang banyak dan terbagi ke dalam tiga bidang yaitu aljabar (angka), analisis dan geometri (James, kompasiana).

Dari salah satu bidang ilmu matematika yaitu geometri anak sangat senang ketika mempelajari tentang sifat–sifat bangun datar. Di kelas VI SD ada materi bangun datar lingkaran yaitu tentang keliling lingkaran, ketika berkaitan dengan keliling lingkaran anak akan kesulitan dalam menyelesaikannya. Karena ini berkaitan dengan rumus yang terkadang sebagian anak yang kurang mampu tidak dapat menyelesaikannya dengan benar. Apalagi berkaitan dengan pemecahan masalah.

Hal ini disebabkan karena guru dalam menyampaikan materi hanya dengan metode ceramah, penugasan saja dan media yang kurang tepat sehingga berpengaruh kurangnya antusias, motivasi dan pencapaian hasil kompetensi tidak sesuai dengan kriteria ketuntasan minimum yang ditentukan.

Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa dalam belajar (Arsyad, 2015:10).

Dalam pembelajaran matematika, sebagai guru tidak bisa dalam menyampaikan materi hanya dengan metode ceramah, penugasan, tanya jawab saja. Jika hal itu dilakukan, maka pembelajaran bersifat abstrak, akan mengakibatkan pembelajaran kurang menarik dan mengena terhadap pemahaman siswa.

Ini membuat anak semakin pusing dan malas untuk belajar matematika sehingga pembelajaran kurang bermakna dan tidak menyenangkan. Tentu hal ini berpengaruh terhadap hasil pembelajaran siswa, khususnya matematika materi keliling lingkaran.

Sebagai seorang guru, dituntut untuk dapat menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan sehingga siswa tertarik terhadap materi yang diajarkan.

Dari paparan tersebut, maka saya sebagai guru kelas VI SD Negeri Brokoh berusaha menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, bermakna, menyenangkan, anak termotivasi, dapat meningkatkan hasil belajar sesuai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditentukan sekolah. Sehingga pembelajaran keliling lingkaran mudah dipahami dan menarik minat siswa.

Selain itu, seorang guru harus dapat menentukan atau memilih metode dan media yang tepat untuk pembelajaran yang sesuai dengan materi. Dengan demikian, penulis selaku guru kelas VI SD Negeri Brokoh dalam penyampaian materi keliling lingkaran menggunakan media berupa benang.

Pada waktu pembelajaran materi keliling lingkaran, sebelumnya anak disuruh membawa benda yang berbentuk lingkaran seperti piring, tutup gelas, benang, penggaris atau meteran. Guru menjelaskan bagaimana cara menghitung keliling lingkaran. Ketika menghitung keliling lingkaran dengan menggunakan rumus anak hanya mengetahui cara mengerjakan dengan menggunakan rumus instan yang disampaikan guru tanpa memahami asal mulanya.

Setelah anak diberikan penjelasan bagaimana cara menghitung keliling lingkaran dengan media benang, anak dapat memahaminya makna dari keliling lingkaran yaitu dengan cara, ambil benda yang berbentuk lingkaran, kemudian lilitkan benang pada tepi lingkaran, potonglah benang tersebut, dan ukurlah dengan meteran benang yang dipotong, hasil dari pengukuran benang yang dipotong adalah keliling lingkaran.

Dari pembelajaran materi keliling lingkaran yang awalnya anak kurang memahami, kurang antusisias, minat siswa kurang, serta hasil pembelajaran yang di bawah KKM. Maka dengan menggunakan media benang ini, anak termotivasi, antusias, dan anak memahaminya dengan mudah sehingga tercipta pembelajaran yang menyenangkan dan meningkatkan hasil pencapaian kompetensi yang diharapkan sesuai dengan KKM yang ditentukan sekolah. (ips1/ida)



Guru Kelas VI SDN Brokoh, Kecamatan Wonotungal, Kabupaten Batang Editor : Agus AP
#SDN Brokoh #Guru Kelas #benang #Siti Rochiyatun #Memahami Keliling Lingkaran