Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Implikasi Penanaman Nilai Akidah Islam dalam Kehidupan Sehari-hari Siswa

Agus AP • Senin, 5 Desember 2022 | 04:21 WIB
Dwi Noviyanti, S.Pd.I
Dwi Noviyanti, S.Pd.I
RADARSEMARANG.ID, Akidah berasal dari dari kata Aqada-Ya'qidu-Aqdatan yang berarti tali pengikat sesuatu dengan yang lain, sehingga menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Dalam pengertian agama, akidah adalah kandungan rukun iman, yaitu: beriman dengan Allah, beriman dengan para malaikat, beriman dengan kitab-kitab-Nya, beriman dengan para Rasul-Nya, beriman dengan hari akhir, beriman dengan takdir yang baik maupun yang buruk.

Sehingga akidah ini juga bisa diartikan dengan keimanan yang mantap tanpa disertai keraguan di dalam hati seseorang (lihat At Tauhid lis Shaffil Awwal Al ‘Aali hal. 9, Mujmal Ushul : 5).

Akidah tidak boleh hanya dipahami sebagai keyakinan pada rukun iman saja, tetapi juga harus dipahami sebagai bagaimana kita menjalankan semua yang telah diperintahkan oleh Allah dan beribadah kepadanya.

Serta bagaimana menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam akidah yang kita yakini. Karena akidah akan menuntun kita untuk senantiasa taat pada Allah, dan yakin bahwa aturan-Nya adalah benar.

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN Pagumenganmas, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan untuk menanamkan akidah Islam terhadap peserta didik.

Penanaman akidah Islam terhadap individu atau anak merupakan pendidikan yang wajib dilakukan setiap muslim terhadap anaknya baik dalam keluarga maupun lingkungan pendidikan.

Guru, orang tua, dan lingkungan hal pokok yang wajib menanamkan akidah yang kuat terhadap anak usia dini (peserta didik). Karena pada hakikatnya anak usia dini adalah masa golden age (usia emas) yang mana daya serap otak anak mencapai 80 persen. Sehingga pada kesempatan usia dini inilah masa yang tepat melalui menanamkan fondasi akidah Islam yang kuat agar bisa menjadi bekal dalam kehidupan di masa yang akan datang dan terwujudnya generasi yang berakidahkan Islam.

Dalam proses pendidikan anak harus ditanamkan akidah yang benar untuk menggabungkan tiga unsur kecerdasan. Yakni kecerdasann intelektual, emosional, dan spiritual. Sehingga mencetak generasi yang terbaik.

Tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti adalah membentuk generasi berkualitas pemimpin. Yakni berkepribadian Islam, menguasai pengetahuan Islam, dan menguasai ilmu kehidupan (sains dan teknologi) yang memadai.

Pendidikan akidah Islam juga bertujuan menumbuhkan kepribadian siswa yang bulat melalui kejiwaan, kecerdasan, penalaran, perasaan dan indra. Pendidikan akidah dengan tujuan semacam itu harus melayani pertumbuhan siswa dalam segala aspeknya, baik aspek spiritual, intelektual, imajinasi, jasmaniah, ilmiah maupun bahasa.


Pendidikan akidah akhlak harus mendorong semua aspek tersebut ke arah keutamaan serta pencapaian kesempurnaan hidup berdasarkan nilai-nilai Islam. Dan untuk mewujudkan tujuan di atas tentunya harus ditunjang dengan berbagai faktor, seperti guru atau pendidik, lingkungan, motivasi dan sarana yang relevan.

Kehidupan siswa yang telah ditanamkan akidah Islam dengan baik serta bisa mengimplementasikan dalam kesehariannya, akan menjadikan siswa manusia yang memiliki sikap sesuai dengan ajaran Islam. Seperti berbicara sopan santun, menjalankan ibadah wajib, berbakti kepada orang tua, berbuat baik terhadap sesama dan sebagainya.

Dan bagi siswa yang masih kesulitan dalam menerapkan akidah Islam, terkadang menjadikan pribadi yang berontak. Seperti berbicara kasar, tidak mau menurut perkataan guru dan orang tua.

Untuk itu, lingkungan berperan penting agar akidah Islam mampu direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Guru harus terus-menerus membimbing siswanya mampu bersikap sesuai akidah Islam yang telah diajarkan. (gp/lis)


Guru PAI & BP SDN Pagumenganmas, Kec. Karangdadap, Kabupaten Pekalongan Editor : Agus AP
#Kehidupan Sehari-hari Siswa #SDN Pagumenganmas #Penanaman Nilai #Akidah Islam #Guru PAI #Dwi Noviyanti