Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tingkatkan Pemahaman tentang Antrean atau Queue dengan Simulasi

Agus AP • Sabtu, 12 November 2022 | 06:22 WIB
Dewi Wulandari, S.Si
Dewi Wulandari, S.Si
RADARSEMARANG.ID, Guru adalah tokoh utama pelaksana kurikulum di tingkat satuan pendidikan. Dalam hal ini, guru harus berbenah diri mempersiapkan peserta didik agar siap menghadapi tantangan di era globalisasi.

Pembenahan-pembenahan yang dilakukan di antaranya pembenahan model atau metode pembelajaran, media yang digunakan, serta penerapan teknologi yang membantu proses transfer ilmunya.

Guru diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang mampu menciptakan suatu kondisi yang tidak membosankan. Sehingga peserta didik tidak merasa jenuh di dalam kelas karena pembelajaran yang dijalani akan menyenangkan dan bermakna.

Menurut E. Mulyasa (2006:191-194) pembelajaran menyenangkan merupakan suatu proses pembelajaran yang di dalamnya terdapat sebuah kohesi yang kuat antara pendidik dan peserta didik, tanpa ada perasaan terpaksa atau tertekan.

Untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan pada mata pelajaran informatika materi antrean atau queue, maka akan dilakukan pembelajaran dengan metode simulasi pada peserta didik kelas X I SMA Negeri 2 Temanggung, sehingga akan membuat peserta didik lebih antusias lagi dalam mengikuti pelajaran, sehingga pelajaran akan menjadi lebih bermakna.

Uni Fadhillah (2014:6) mengemukakan simulasi adalah mirip dengan latihan. Tetapi tidak dalam realitas sebenarnya, melainkan seolah-olah dalam bayangan yang menggambarkan keadaan sebenarnya dalam arti terbatas, tidak meliputi semua aspek.

Langkah-langkah yang akan digunakan dalam metode simulasi ini adalah mula-mula guru memberikan motivasi kepada peserta didik agar aktif dalam pembelajaran di kelas dan guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Tujuan pembelajaran yang disampaikan adalah peserta didik dapat memahami konsep cara penyimpanan data atau objek dalam sebuah struktur yang akan menentukan urutan pemrosesan data atau objek tersebut, yaitu antrean atau queue.

Guru menjelaskan materi secara umum berkaitan dengan antrean atau queue meliputi pengertian dan pengunaan dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberikan gambaran masalah dalam situasi yang akan disimulasikan.

Kemudian guru menetapkan jumlah peserta didik yang akan terlibat dalam simulasi, dalam simulasi ini akan dibagi menjadi dua objek, objek pertama sebagai pemberi perintah dan objek kedua sebagai simulator.

Simulasi dimulai dengan pemberi perintah memberikan kumpulan perintah simulasi yang berisi operasi antrean atau queue kepada simulator. Kemudian simulator harus menjalankan simulasi dan memberikan jawaban berupa rangkaian isi antrean atau queue yang dihasilkan dari setiap perintah yang diberikan, dan menuliskan jawabannya di kertas manila yang sudah ditempel di papan.

Jawaban tersebut harus diperiksa oleh pemberi perintah dan kemudian harus dinyatakan jawaban tersebut benar atau salah. Simulasi ini dilakukan pertukaran objek sampai lima kali, dan yang berhasil mendapatkan jawaban yang benar sebanyak mungkin, maka akan mendapatkan hadiah dari guru. Dan siswa yang lainnya menyimak dengan penuh perhatian.

Pada akhir simulasi, guru mendorong peserta didik agar memberikan kritik dan tanggapan terhadap proses simulasi tersebut. Kemudian guru dan peserta didik bersama-sama melakukan kesimpulan tentang jalannya simulasi maupun materi dari masalah yang disimulasikan.

Dengan penggunaan metode simulasi, diharapkan dapat memberikan alternatif dalam proses pembelajaran untuk mengurangi kebosanan dan kejenuhan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Dengan proses belajar mengajar yang menyenangkan, akan mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Sehingga peserta didik lebih mudah dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru, dan pemahaman pada materi tersebut dapat teraplikasi dengan baik. (ut/lis)


Guru Informatika SMA Negeri 2 Temanggung Editor : Agus AP
#SMA Negeri 2 Temanggung #Queue #Simulasi #Guru Informatika #Antrean #Dewi Wulandari