Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Belajar IPS Lebih Mudah dengan PBL

Agus AP • Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:12 WIB
Nur Said Manfaluti, S.Pd.,M.Pd
Nur Said Manfaluti, S.Pd.,M.Pd
RADARSEMARANG.ID, Dalam kehidupan abad 21 yang serba maju, modern dan serba canggih seperti saat ini, pendidikan memegang peranan penting untuk menjamin kelangsungan hidup.

Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Proses mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: pertama, mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungan;

kedua, memiliki kemampuan dasar untuk berfikir logis, dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial; ketiga, memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan;

Keempat, memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk di tingkat lokal, nasional dan global.

Selama ini, minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) masih tergolong sangat rendah. Hal ini dapat dilihat pada sikap siswa selama mengikuti proses pembelajaran tidak fokus dan ramai sendiri. Bahkan ada sebagian siswa yang menganggap mata pelajaran IPS tidak begitu penting dan membosankan.

Guru dituntut pandai menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan bagi siswa. Sehingga siswa kembali berminat mengikuti kegiatan proses pembelajaran.

Setiap proses belajar dan mengajar ditandai beberapa unsur antara lain tujuan, bahan, alat, dan metode, serta evaluasi. Metode dan alat merupakan unsur yang tidak bisa dilepaskan dari unsur lainnya yang berfungsi sebagai cara atau teknik untuk mengantarkan bahan pelajaran agar sampai kepada tujuan.

Penggunaan model pembelajaran yang mengajarkan siswa dalam pemecahan masalah, terutama pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari masih kurang. Model Problem Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis masalah sangat tepat digunakan dalam proses pembelajaran IPS.

Menurut Sagala (2010), model diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan. Model dapat dipahami sebagai suatu tipe atau desain; suatu deskripsi atau analogi yang dipergunakan untuk membantu proses evaluasi sesuatu yang tidak dapat dengan langsung diamati;

suatu sistem asumsi-asumsi, data-data yang dipakai untuk menggambarkan suatu obyek atau peristiwa; suatu desain yang disederhanakan dari suatu sistem kerja; deskripsi suatu sistemm yang mungkin.

Pembelajaran berdasarkan masalah adalah suatu model pembelajaran yang didasarkan pada prinsip menggunakan masalah sebagai titik awal akuisis dan integrasi pengetahuan baru (Cahyo, 2013).

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam merancang program pembelajaran PBL sehingga proses pembelajaran benar-benar menjadi berpusat pada siswa (student center) menurut Sadia (2007) adalah sebagai berikut: fokuskan permasalahan, sekitar pembelajaran konsep-konsep sains yang esensial dan strategis.

Berikan kesempatan kepada siswa untuk mengevaluasi gagasannya melalui eksperimen atau studi lapangan. Siswa akan menggali data-data yang diperlukan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Berikan kesempatan kepada siswa untuk mengelola data yang mereka miliki yang merupakan proses latihan metakognisi.
Berikan kesempatan kepada siswa mempresentasikan solusi-solusi yang mereka kemukakan. Penyajiannya dapat dilakukan dalam bentuk seminar atau publikasi atau dalam bentuk penyajian poster.

Adapun kekurangan sebagai berikut: apabila siswa mengalami kegagalan atau kurang percaya diri dengan minat yang rendah maka siswa enggan untuk mencoba lagi; PBL membutuhkan waktu yang cukup untuk persiapan.

Dapat disimpulkan PBL adalah lingkungan belajar yang di dalamnya menggunakan masalah untuk belajar. Yaitu, sebelum belajar mempelajari suatu hal, mereka diharuskan mengidentifikasi suatu masalah, baik yang dihadapi secara nyata maupun telaah kasus.

Melalui model PBL diharapkan dapat lebih mempermudah memahami materi pelajaran pada proses pembelajaran IPS yang diberikan dan nantinya dapat mempertinggi kualitas proses pembelajaran yang selanjutnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (*/lis)


Guru IPS SMP Negeri 2 Kalimanah Editor : Agus AP
#BELAJAR IPS #Problem Based Learning #Nur Said Manfaluti #SMP Negeri 2 Kalimanah #Guru IPS #PBL