Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Reading Aloud, Strategi Menarik Menumbuhkan Minat Baca Siswa

Agus AP • Selasa, 13 September 2022 | 16:38 WIB
Tyas Tri Hastuti, S.Pd.SD.
Tyas Tri Hastuti, S.Pd.SD.
RADARSEMARANG.ID, Reading aloud atau membaca dengan keras/nyaring merupakan salah satu bentuk strategi atau cara membaca teks dengan bersuara keras.

Metode ini dapat membantu memfokuskan perhatian secara mental menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dan merancang diskusi melalui pelafalan vokal atau konsonan, nada atau lagu ucapan, penguasaan tanda-tanda baca pengelompokan kata atau fase ke dalam satuan-satuan ide, kecepatan mata dan ekspresi.

Metode Reading Aloud adalah metode mengajarkan membaca yang paling efektif untuk anak-anak. Sebab, dengan metode ini bisa mengkondisikan otak anak untuk mengasosiasikan membaca sebagai suatu kegiatan menyenangkan. Selain itu menciptakan pengetahuan yang menjadi dasar bagi si anak. Serta membangun koleksi kata/kosakata (vocabulary), dan memberikan cara membaca yang baik (reading role model).

Menurut Hermawan (2011), reading aloud adalah membaca dengan menyuarakan simbol-simbol tertulis. Berupa kata-kata atau kalimat yang dibaca. Latihan membaca ini lebih cocok diberikan kepada pelajar tingkat pemula. Oleh karenanya metode ini cocok digunakan di kelas 1 sekolah dasar.

Hal itulah yang membuat penulis menerapkannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi peningkatan pemahaman bacaan, yang ada di SD Negeri 2 Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal. Anak-anak kelas I diajak membaca suatu cerita dengan suara lantang untuk kemudian menjawab suatu permasalahan yang diselipkan di tengah keasyikan membaca. Tentu dengan hal ini, anak akan lebih fokus membaca dengan pemahaman akan suatu bacaan.

Langka-langkah Reading Aloud. Penting bagi kita menguasai teknik membaca nyaring. Bahkan sebelum cerita atau dongeng kita bacakan. Jika hal ini kita lakukan tentu saja akan menambah kepercayaan diri kita sebagai penampil bacaan dan membuat nyaman anak yang mendengarkan. Berikut, langkah yang bisa ditempuh untuk melakukan Reading Aloud di Kelas I.

Hal-hal yang perlu dilakukan sebelum membaca: Pilih tempat yang nyaman, Mempelajari jalan cerita dan pesan dari buku yang akan dibacakan, Mengetahui tanda baca yang ada untuk mengatur intonasi dalam membaca dan Persiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk memancing peran serta anak. Kemudian mencoba intonasi, gerak tubuh, volume, mimik muka agar anak tertarik dengan cerita yang kita bawakan, mengatur tempat duduk agar semua anak dapat melihat buku cerita yang dibawa dan hadapkan buku kepada anak.

Ada hal-hal yang perlu dilakukan saat membaca. Yakni menyapa anak dengan penuh perhatian dan menjelaskan alasan memilih buku yang akan dibacakan, memulai dengan membacakan judul, pengarang serta beberapa orang yang terlibat dalam penulisan buku (ilustrator, dan lain-lain), meminta perhatian anak untuk mengamati sampul buku, serta menebak jalan cerita dari sampul dan judul buku yang ada, mengkonfirmasi kepada anak, apakah mereka pernah melihat atau sudah ada yang pernah membacakan buku tersebut sebelumnya dan bawa imajinasi anak dengan meminta mereka mengamati ilustrasi di dalam buku pada saat dibacakan buku cerita.

Kemudian buat anak selalu penasaran dengan isi cerita dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan perihal isi buku serta jalan cerita selanjutnya dan selalu berikan waktu untuk merespon tanggapan anak yang bertanya atau sekedar penasaran dengan isi cerita.

Hal-hal yang perlu dilakukan setelah membaca. Mintalah anak untuk menceritakan kesan mereka terhadap cerita, hindari menceramahi anak tentang pesan moral yang terkandung dalam bacaan atau cerita, ajukan beberapa pertanyaan guna mengingatkan kepada anak tentang isi bacaan serta ajak anak melihat kembali halaman tertentu dari buku sebagai penekanan.

Perlu disadari bersama bahwa menumbuhkan rasa cinta membaca kepada anak sejak dini akan mampu membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang matang. Karena luasnya cakrawala pengetahuan yang dimiliki. Jadi guru harus menempuh berbagai macam strategi untuk membuat anak gemar membaca, salah satunya dengan metode Reading Aloud. (kd/fth)



Guru Bahasa Indonesia SDN 2 Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kendal Editor : Agus AP
#Minat Baca Siswa #Strategi Menarik #Guru Bahasa Indonesia #SDN 2 Wonosari #Tyas Tri Hastuti #Reading Aloud