Dengan maraknya kegiatan belajar dan mengajar secara daring atau online ini, penulis sebagai guru Bahasa Prancis di SMAN 1 Ampel Kabupaten Boyolali, mencoba menemukan aktivitas belajar yang dapat membuat siswa tetap tertarik untuk mengikuti pelajaran bahasa asing meskipun dilaksanakan secara pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dari beberapa aplikasi pembelajaran yang sedang marak pada saat pandemi Covid-19 ini, penulis memanfaatkan website yang bernama padlet sebagai alternatif untuk kegiatan pembelajaran.
Apakah padlet itu? Menurut Halsted (2014) padlet adalah papan tulis online yang memfasilitasi siswa untuk memasukkan catatan di tempat umum. Hal ini memungkinkan siswa untuk dapat menuliskan atau menambahkan ide-ide dan berkreasi dalam papan tulis tersebut. Aksesnya pun terbilang mudah, karena padlet bisa dibuka menggunakan laptop, komputer, maupun gawai berjenis smartphone. Bila menggunakan smartphone, tidak perlu mengunduh aplikasinya terlebih dahulu, cukup mengakses lewat internet.
Alasan penulis memilih padlet sebagai media pembelajaran karena melihat beberapa kelebihan yang ada pada media pembelajaran berbasis ICT ini. Kelebihan tersebut antara lain, media yang bernama padlet ini cenderung mudah digunakan dan tidak butuh waktu lama untuk memahami cara kerjanya. Selain itu, padlet juga memiliki tampilan yang menarik sehingga diharapkan siswa lebih bersemangat dalam belajar, memiliki ruang untuk berkreasi dengan menambahkan gambar (picture), suara (voice), catatan (note), dan video. Keuntungan lain padlet, memiliki fitur comment yang bisa diaktifkan sehingga dapat terjadi interaksi dua arah antara guru dan peserta didik. Padlet bisa digunakan untuk live chat, yaitu guru dan peserta didik dapat mengetahui langsung saat itu apa yang sedang diketik oleh peserta didik.
Pada dasarnya, setiap siswa yang belajar bahasa asing diharapkan dapat mengerti setiap pesan yang disampaikan oleh penutur atau lawan bicara. Salah satu tujuan pengajaran bahasa asing di sekolah adalah mengembangkan kemampuan siswa agar dapat berkomunikasi baik itu secara lisan maupun tulisan. Untuk memperoleh hasil pembelajaran bahasa yang maksimal, peran guru dalam memilih dan mengreasikan media pembelajaran sangat diutamakan.
Langkah-langkah yang penulis lakukan dalam pembelajaran dengan media padlet untuk meningkatkan kompetensi dasar menulis dengan materi menceritakan kegiatan sehari-hari di kelas XI semester 2 sebagai berikut, pertama, penulis membuat akun padlet, setelah akun selesai kita tinggal share link padlet yang sudah jadi (copy paste link) tersebut ke siswa. Selanjutnya penulis memposting materi atau pertanyaan yang akan diberikan ke siswa, caranya mudah sekali yaitu tinggal klik kiri dua kali di sembarang tempat di padlet tersebut dan siswa bebas menuliskan jawabannya di padlet tersebut. Guru langsung bisa melihat jawaban dan mengoreksinya apabila diperlukan.
Dengan menggunakan media padlet ini peserta didik lebih antusias dalam belajar bahasa Prancis. Siswa dapat menyampaikan salam, memperkenalkan diri, memperkenalkan teman dan keluarga, belajar mengisi formulir biodata ataupun menceritakan kegiatan sehari-harinya dalam bahasa Prancis di papan padlet tersebut.
Setiap kelebihan pasti ada kekurangan. Aktivitas belajar dengan paddlet yang menyenangkan ini tak luput dari kendala, yakni tergantung dari lancar tidaknya jaringan internet ketika mengakses. (igi1/ida)
Guru Bahasa Prancis SMAN 1 Ampel, Boyolali Editor : Agus AP