Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Guru Bimbingan dan Konseling Jadi Role Model Siswa-Siswi

Agus AP • Senin, 21 Maret 2022 | 16:59 WIB
Suhas Caryono S.Pd SE MM
Suhas Caryono S.Pd SE MM
RADARSEMARANG.ID, ROBERT K Merton (2014) menyatakan bahwa “A role model is a person whose behaviour, example, or success is or can be emulated by others, especially by younger people (keteladanan adalah orang yang perilaku, contoh atau kesuksesannya atau dapat ditiru oleh orang lain, terutama oleh orang yang lebih muda). Jadi role model sangat cocok jika kita persamakan dengan keteladanan.

Beberapa keteladanan yang wajib dimiliki oleh guru bimbingan konseling (BK) tidak lepas dari peran guru BK dalam membimbing peserta didik. Peran guru dalam pelaksanaan bimbingan konseling adalah membimbing, mengingatkan, memberi nasehat, dan memberikan motivasi kepada siswa, mengembangkan pemahaman diri melalui kehidupan siswa. Selain itu, guru juga melakukan pembiasaan nilai-nilai akhlak kepada siswa.

Jadi untuk membimbing, mengingatkan, memberi nasehat dan memberikan motivasi kepada siswa, guru BK harus memiliki kepribadian yang kokoh. Ketika guru BK membimbing siswanya untuk rajin belajar maka harus mencontohkan tentang dirinya yang selalu menjadi pembelajar sejati. Saat mengingatkan siswa akan kesalahan konsep kehidupannya, seperti contoh memfitnah temannya untuk mendapatkan posisi di lingkungan persahabatannya, maka guru BK harus memperlihatkan pribadi yang tidak senang bergunjing terutama tentang aib orang lain.

Apalagi ikut menambah-nambahkan sesuatu yang sebenarnya tidak dia ketahui dan hanya mereka-reka sesuai dengan perkiraan saja. Bahkan ketika menasehati siswa untuk percaya diri, tentunya harus menunjukkan betapa percaya dirinya guru BK di dalam menjalani kehidupannya. Sangat aneh ketika seseorang menasehati yang lain, tetapi yang bersangkutan sendiri tidak seperti apa yang dikatakannya.

Guru BK dalam mengembangkan pemahaman diri juga sebaiknya memberikan contoh tentang kesuksesan dirinya dalam memanfaatkan bakat dan minatnya. Hal tersebut dapat diperlihatkan dengan prestasi maupun kesejahteraan dari Guru BK tersebut.

Walaupun sangat sulit untuk mencapai kesejahteraan tersebut, namun dengan perjuangan tanpa lelah mengoptimalisasikan potensi yang ada dalam dirinya, maka hal tersebut dapat dicapai. Ketika capaiannya telah diakui oleh masyarakat sekitar, guru BK dapat memberikan keteladanan bukan hanya menceritakan tentang kesuksesan orang lain.

Dalam hal pembiasaan nilai-nilai akhlak kepada siswa, hal terpenting adalah menjadikan guru BK sebagai role model yang jujur dan amanah dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Sikap anti korupsi, nepotisme, dan kolusi, harus diperlihatkan kepada peserta didik. Sehingga peserta didik nantinya mampu menjadikan dirinya bagian dari masyarakat yang ikut meningkatkan kewibawaan negara NKRI melalui teladan yang telah kita berikan.

Memang sangat sulit untuk menjadi guru BK yang ideal, tetapi paling tidak harus berusaha untuk menuju keidealan tersebut. Sehingga segala apa yang dikerjakan sebagai guru BK menjadi bagian dari amal ibadah yang berguna bagi peserta didik, sekolah, dan masyarakat pada umumnya. (p8.2/ida)


Guru Bimbingan dan Konseling SMA Negeri 8 Purworejo Editor : Agus AP
#SMA Negeri 8 Purworejo #Suhas Caryono #Role Model Siswa-Siswi #Guru Bimbingan dan Konseling