Di kelas XI SMA, ada beberapa materi Fisika yang masuk kategori sulit dan perlu untuk memahami lebih. Materi Gelombang termasuk kategori tersebut, sehingga perlu strategi dan media yang tepat untuk proses pembelajarannya. Banyak peserta didik yang memberikan masukkan agar guru membuat video untuk materi pembelajaran yang dikategorikan sulit. Dari video tersebut peserta didik dapat mengamati, memahami konsep fisika yang disampaikan. Dapat memutar berulang-ulang sampai paham. Video merupakan jenis media audio visual, yang artinya media pembelajaran yang dapat dilihat dengan menggunakan indera penglihatan dan didengar dengan menggunakan indera pendengaran. Video efektif digunakan untuk proses pembelajaran secara masal, individu maupun kelompok (Daryanto & Rahardjo, 2012).
Tuntutan agar guru membuat video menjadi sebuah tantangan bagi guru. Guru harus belajar untuk menyajikan materi berupa video yang interaktif dan mudah dipahami. Ada beberapa aplikasi untuk membuat video pembelajaran, di antaranya kinemaster, windows movie maker, spakrol, rekam layar, dan lain-lain. Yang dilakukan penulis yaitu perpaduan power point, rekam layar dan penggunaan pen tablet. Langkah pertama membuat power point, kemudian membuat video dengan rekam layar dan menggunakan alat pen tablet untuk dapat menuliskan penjelasannya. Video diunggah di Youtube, link dibagikan ke peserta didik. Contoh salah satu video yang dibuat dan diunggah di Youtube dengan link https://www.youtube.com/watch?v=AxsP8_uKFEs&t=4s. Dengan harapan agar mudah dipahami oleh siswa.
Penerapan pada pembelajaran dengan model problem based learning berbantuan video yang pernah dilakukan penulis. Langkah-langkahnya, guru melaksanakan pembelajaran sesuai RPP dengan sintaks problem Based Learning. Video digunakan sebagai sumber belajar, digunakan untuk menyelesaikan permasaalahan yang disajikan. Peserta didik secara kelompok melakukan diskusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pada proses pembelajaran ini, ternyata mendapatkan banyak respon positip dari banyak peserta didik. Mereka menyatakan lebih mudah dalam memahami dan memecahkan persoalan terkait materi tersebut.
Kesimpulannya, video pembelajaran dapat membantu siswa dalam memahami materi, khusus untuk materi yang dianggap sulit. Video efektif digunakan untuk proses pembelajaran secara masal, individu maupun kelompok (Daryanto & Rahardjo, 2012). Tuntutan perkembangan teknologi dan ilmu telekomunikasi yang pesat, harus menjadi semangat guru untuk selalu berinovasi dalam pembelajaran. Harapan ke depan agar tidak ketinggalan dan dapat menjadi fasilitator yang dapat menjembati peserta didik dalam memahami ilmu pengetahuan. (ipa2/ida)
Guru Fisika MAN 2 Bantul, Derah Istimewa Jogjakarta. Editor : Agus AP