Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Video Pembelajaran Tingkatkan Pemahaman Materi Fisika

Agus AP • Rabu, 26 Mei 2021 | 17:04 WIB
Tujilah S.Pd
Tujilah S.Pd
RADARSEMARANG.ID, BUKAN rahasia lagi, mata pelajaran Fisika dianggap pelajaran yang sulit di kalangan masyarakat. Menjadi sebuah tantangan bagi guru agar anggapan ini hilang di kalangan peserta didik. Pembelajaran yang menyenangkan, mudah dipahami menjadi kuncinya. Di samping itu, guru dituntut agar memiliki kemampuan dalam memilih strategi pembelajaran yang efektif agar dapat meningkatkan kemampuan penguasaan konsep peserta didik. Penyajian pesan pada era informasi dalam menggunakan media sangat penting untuk diperhatikan. Media pembelajaran bermanfaat memudahkan peserta didik dalam belajar dan selama proses pembelajaran agar menjadi lebih interaktif, efektif, efisien, dan menarik. Dengan menggunakan media yang tepat, akan memudahkan peserta didik dalam memahami materi.

Di kelas XI SMA, ada beberapa materi Fisika yang masuk kategori sulit dan perlu untuk memahami lebih. Materi Gelombang termasuk kategori tersebut, sehingga perlu strategi dan media yang tepat untuk proses pembelajarannya. Banyak peserta didik yang memberikan masukkan agar guru membuat video untuk materi pembelajaran yang dikategorikan sulit. Dari video tersebut peserta didik dapat mengamati, memahami konsep fisika yang disampaikan. Dapat memutar berulang-ulang sampai paham. Video merupakan jenis media audio visual, yang artinya media pembelajaran yang dapat dilihat dengan menggunakan indera penglihatan dan didengar dengan menggunakan indera pendengaran. Video efektif digunakan untuk proses pembelajaran secara masal, individu maupun kelompok (Daryanto & Rahardjo, 2012).

Tuntutan agar guru membuat video menjadi sebuah tantangan bagi guru. Guru harus belajar untuk menyajikan materi berupa video yang interaktif dan mudah dipahami. Ada beberapa aplikasi untuk membuat video pembelajaran, di antaranya kinemaster, windows movie maker, spakrol, rekam layar, dan lain-lain. Yang dilakukan penulis yaitu perpaduan power point, rekam layar dan penggunaan pen tablet. Langkah pertama membuat power point, kemudian membuat video dengan rekam layar dan menggunakan alat pen tablet untuk dapat menuliskan penjelasannya. Video diunggah di Youtube, link dibagikan ke peserta didik. Contoh salah satu video yang dibuat dan diunggah di Youtube dengan link https://www.youtube.com/watch?v=AxsP8_uKFEs&t=4s. Dengan harapan agar mudah dipahami oleh siswa.

Penerapan pada pembelajaran dengan model problem based learning berbantuan video yang pernah dilakukan penulis. Langkah-langkahnya, guru melaksanakan pembelajaran sesuai RPP dengan sintaks problem Based Learning. Video digunakan sebagai sumber belajar, digunakan untuk menyelesaikan permasaalahan yang disajikan. Peserta didik secara kelompok melakukan diskusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pada proses pembelajaran ini, ternyata mendapatkan banyak respon positip dari banyak peserta didik. Mereka menyatakan lebih mudah dalam memahami dan memecahkan persoalan terkait materi tersebut.

Kesimpulannya, video pembelajaran dapat membantu siswa dalam memahami materi, khusus untuk materi yang dianggap sulit. Video efektif digunakan untuk proses pembelajaran secara masal, individu maupun kelompok (Daryanto & Rahardjo, 2012). Tuntutan perkembangan teknologi dan ilmu telekomunikasi yang pesat, harus menjadi semangat guru untuk selalu berinovasi dalam pembelajaran. Harapan ke depan agar tidak ketinggalan dan dapat menjadi fasilitator yang dapat menjembati peserta didik dalam memahami ilmu pengetahuan. (ipa2/ida)



Guru Fisika MAN 2 Bantul, Derah Istimewa Jogjakarta. Editor : Agus AP
#Guru MAN #Fisika