Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sugesti Imajinasi Film Pendek dalam Pembelajaran Menulis Cerpen

Agus AP • Minggu, 1 November 2020 | 17:03 WIB
Andhy Prasetyo Nugroho, S.Pd.
Andhy Prasetyo Nugroho, S.Pd.
RADARSEMARANG.ID, Menulis merupakan kemampuan berpikir menuangkan ide dan gagasan dengan kemampuan yang kompleks. Kemampuan ini berkaitan erat dengan kemampuan yang lain seperti menyimak dan membaca. Menyimak memberikan inspirasi pada ide dan gagasan yang akan ditulis. Membaca dapat memberikan penambahan kosakata dan pengalaman terhadap tulisan yang akan dibuat.

Kompetensi menulis cerpen sangat membutuhkan inspirasi dan imajinasi. Pengalaman dan pengetahuan penulis perlu diasah untuk menentukan hasil karya. Pengalaman yang dilihat sehari-hari dapat menjadi inspirasi. Selain itu, inspirasi dan imajinasi bisa juga didapatkan dari menonton video atau film pendek. Film pendek digunakan sebagai pencipta sugestif, stimulus dan imajinasi.

Meningkatkan kemampuan menulis cerpen di SMAN 1 Subah merupakan tantangan tersendiri setiap guru bahasa Indonesia, karena kemampuan dan kemauan menulis cerpen siswa masih rendah. Penggunaan metode sugesti-imajinasi dalam proses pembelajaran di sekolah salah cara untuk menumbuhkan kemampuan dan kemauan siswa menulis cerpen.

Trimantara (2005) berpendapat metode sugesti-imajinasi merupakan metode sugesti dengan memberikan sugesti melalui lagu untuk merangsang imajinasi siswa. Metode tersebut untuk merangsang imajinasi siswa dengan media film pendek. Media film pendek digunakan untuk membuat suasana sugesti dan sekaligus membuat jembatan bagi siswa untuk menciptakan imajinasi sesuai dengan tema film pendek yang disajikan.

Metode sugesti imajinasi memiliki 3 langkah, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Langkah persiapan, guru memberikan materi tentang menulis cerpen dan membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Penyampaian materi bisa menggunakan pretes untuk mengukur kemampuan pengetahuan siswa tentang menulis cerpen.

Langkah selanjutnya yaitu pelaksanaan, siswa dikenalkan topik film pendek yang akan dicakup. Film pendek yang digunakan adalah film yang sedang viral saat ini. Siswa dijelaskan bahwa pembelajaran menuntut kreativitas dan penggunaan khayalan dalam film pendek yang bisa membantu usaha mereka dalam menulis cerpen. Guru mengintruksikan untuk menutup mata untuk mengimajinasikan film yang akan ditampilkan.

Guru menampilkan film pendek yang sedang viral. Sambil menonton siswa mengimajinasikan rangkaian peristiwa yang ada dalam film pendek. Imajinasi rangkaian peristiwa yang berupa tokoh, konflik, latar yang akan menginspirasi siswa dalam menentukan penulisan cerpen.

Siswa mengorganisasikan pengalaman hidup tokoh dan rangkaian peristiwa guna menjadikan dasar alur cerpen. Setelah menonton film pendek, respon yang harapkan siswa mampu menggali pengalaman hidup yang pernah mereka temui. Pengalaman hidup yang berupa fakta bisa dijadikan ide atau gagasan yang akan dikembangkan menjadi cerpen. Dialog dalam film pendek dapat menambah kosakata dan konflik untuk penulisan alur cerpen.

Diskusi kelompok berperan untuk memahami unsur intrinsik film pendek. Siswa secara individu menentukan tema penulisan cerpen. Tema telah dipilih siswa kemudian dirancang menjadi kerangka cerpen secara untuk memudahkan penulisan. Guru dan siswa menyepakati pengembangan cerpen sesuai umajinasi sampai selesai.

Langkah terakhir adalah evaluasi, setiap kelompok mengumpulkan cerpen dan saling bertukar hasil penulisan. Siswa secara terbuka memberi masukan terhadap hasil kerja dengan bimbingan guru. Kegiatan tersebut bisa dijadikan refleksi bagi siswa dengan mendengarkan masukan dari siswa lainya.

Metode sugesti-imajinasi dengan media film pendek bermanfaat untuk menjadikan pembelajaran yang tidak membosankan dan lebih komunikatif. Penerapkan metode sugesti-imajinasi denga media film pendek memudahkan siswa untuk membantu berimajinasi guna menulis cerpen. Manfaat yang lain dapat mengembangkan kreativitas dan daya imajinasi siswa. Metode sugesti-imjinasi mengoptimalkan kerja belahan otak bagian kanan sehingga siswa secara leluasa dapat mengembangkan imajinasi. (ips2/lis)




Guru SMA Negeri 1 Subah Editor : Agus AP
#Menulis Cerpen #Bahasa Indonesia