Sebelum konseling kelompok dilaksanakan, guru bimbingan dan konseling melaksanakan pengumpulan data terlebih dahulu untuk mengetahui permasalahan yang dialami oleh peserta didik. Pengumpulan data ini dapat dilakukan dengan menggunakan DCM, AKPD, dsb. Guru bimbingan dan konseling perlu juga berkolaborasi dengan wali kelas dalam pengumpulan data peserta didik yang mengalami masalah selama pembelajaran jarak jauh berlangsung. Dari data-data yang diperoleh guru bimbingan dan konseling maka dikelompokkan peserta didik yang memiliki masalah yang harus segera dituntaskan agar dilaksanakan konseling kelompok.
Tentu bukan hal yang mudah dalam melaksanakan layanan konseling kelompok secara daring, akan tetapi bukan berarti tidak dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik menyelesaikan masalah. Kondisi ini membuat guru bimbingan konseling harus berpikir kreatif agar program BK dapat berjalan selama diterapkannya pembelajaran jarak jauh.
Salah satu media pembelajaran yang dilakukan pada masa PJJ ini ialah whatsapp. Whatsapp merupakan salah satu media sosial yang familiar dimasyarakat, termasuk anak remaja tingkat SMP. Hampir semua handphone memiliki aplikasi whatsapp sebagai media untuk berkomunikasi, hal ini dikarenakan whatsapp mudah digunakan dan mampu menjadi media untuk sharing berita dalam bentuk apapun, baik voice, office, pdf, video, dsb.
Whatsapp juga memiliki fitur video call. Pada Mei 2020 pengguna whatsapp sudah bisa menggunakan fitur group untuk video call dengan delapan peserta dalam waktu yang bersamaan. Tentunya hal ini dapat dilakukan oleh kedelapan orang tersebut apabila pengguna whatsapp telah memperbarui aplikasi whatsapp dengan versi terbaru. Panggilan video dengan delapan orang ini dapat dilakukan melalui tab “call”. Pada tab ini terdapat pilihan “new group call”, dengan tombol tersebut pengguna whatsapp dapat melakukan panggilan video group sebanyak delapan orang dalam waktu bersamaan.
Fitur video call dalam whatsapp ini dapat digunakan oleh guru bimbingan dan konseling untuk melaksanakan layanan bimbingan kelompok. Guru bimbingan dan konseling pertama membentuk group siswa yang akan melaksanakan konseling kelompok. Kedua, guru bimbingan konseling membuat kesepakatan dalam group whatsapp waktu pelaksanaan kegiatan konseling kelompok. Ketiga, setelah semua anggota group sepakat menentukan waktu pelaksanaan maka dilaksanakanlah video call whatsapp dengan peserta didik yang akan menjadi anggota kelompok. Di sini peran pemimpin kelompok (guru bimbingan konseling) sangat penting untuk menghidupkan suasana agar peserta didik dengan sukarela mau mengungkapkan masalah yang dialami oleh mereka. Guru bimbingan konseling juga perlu menekankan azas kerahasiaan dalam kegiatan konseling kelompok ini. (pai2/ton)
Guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 26 Depok Editor : Agus AP