Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Trainer Transmisi Tingkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Gear Ratio

Agus AP • Selasa, 4 Agustus 2020 | 19:50 WIB
Oleh : Nadhirin, S.Pd., M.Pd
Oleh : Nadhirin, S.Pd., M.Pd
RADARSEMARANG.ID, Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau praktek. Ahmad Mudzalir dalam buku Psikologi Pendidikan belajar adalah syarat mutlak untuk menjadi pandai dalam segala hal baik dalam bidang ilmu pengetahuan maupun keterampilan. Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di sekolah bertujuan agar terjadi perubahan tingkah laku dari peserta didik. Baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan maupun sikap.

Salah satu faktor pendukung adanya perubahan positif perilaku siswa sebagai hasil belajar di antaranya adalah media yang digunakan dalam proses KBM. Guru harus mampu mengintegrasikan kemampuannya dalam mengelola pembelajaran di kelas. Salah satunya adalah bagaimana penggunaan media untuk mempermudah penyampaian materi, dan penerimaan materi pelajaran oleh peserta didik. Penggunaan media pembelajaran dalam proses KBM mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam hal prestasi belajar.

Transmisi merupakan salah satu materi yang diajarkan di jurusan otomotif (TKRO). Sistem transmisi memiliki konstruksi yang rumit dan cara kerja yang kompleks sehingga membuatnya menjadi salah satu materi pembelajaran yang sulit dipahami oleh peserta didik. Ketika pembelajaran diberikan hanya sebatas teoritis maka siswa hanya membayangkan saja, sehingga tingkat pemahamannya pun akan kurang. Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi transmisi maka diperlukan suatu media atau alat peraga pembelajaran yang sering disebut trainer. Menurut Nana Sudjana dalam buku Media Pengajaran alat peraga pendidikan adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujan membantu guru agar proses belajar mengajar lebih efektif dan efisien.

Trainer transmisi digunakan untuk memudahkan pemahaman siswa terhadap perbandingan gigi (gear ratio). Dengan adanya trainer transmisi peserta didik juga semakin antusias belajar.
Transmisi manual saat ini masih banyak digunakan dengan alasan lebih gesit menghadapi medan jalan. Tetapi dengan kondisi perkotaan yang padat membuat transmisi manual menjadi tidak nyaman sehingga dibuatlah transmisi otomatis. Trainer transmisi merupakan media pembelajaran yang memperlihatkan secara nyata tentang mekanisme dan prinsip kerja transmisi. Trainer transmisi yang digunakan kelas XI TKRO SMKN 4 Kendal mempunyai 5 speed (5 maju dan 1 mundur) digerakkan motor listrik yang dapat diatur kecepatan putarnya dan dilengkapi displai untuk menunjukkan input dan output putaran pada masing-masing gigi percepatan. Menghitung gear ratio dapat membandingkan jumlah gigi gear yang digerakkan dengan dengan gear penggerak atau putaran input dibandingkan output dari transmisi tersebut. Menghitung jumlah gigi akan sangat menyulitkan karena harus membongkar transmisi maka trainer ini sangat membantu memahami gear ratio karena putaran input dan output transmisi langsung ditunjukkan oleh displai digital.

Pada dasarnya dalam transmisi ada 3 susunan gear yaitu penggerak, antara dan yang digerakkan. Gear antara digunakan untuk mengubah arah dan jumlah putaran. Gear ratio dinyatakan dalam angka, misalnya 0.8, 1.0, 1.5 dan seterusnya. Gear ratio 1.0 artinya putaran input dan output adalah sama yang berarti jumlah gigi gear penggerak dengan yang digerakkan juga sama. Gear ratio lebih besar 1.0 maka putaran input lebih besar dari pada putaran output tetapi jumlah gigi gear penggerak lebih sedikit dari pada gear yang digerakkan begitu sebaliknya bila gear ratio lebih kecil dari 1.0. Misalkan hasil pengamatan pada displai saat transmisi masuk gigi 3 putaran input 450 rpm dan output adalah 300 rpm maka perhitungan gear ratio adalah 450/300 =1.5, artinya gear penggerak harus memutar satu setengah kali agar gear yang digerakkan melakukan satu putaran penuh karena gear yang digerakkan berukuran lebih besar, maka akan berputar lebih lambat. Dengan begitu siswa akan lebih mudah untuk memahami gear ratio.

Melalui penggunaan media trainer transmisi pada mempelajari transmisi akan berdampak secara langsung terhadap pemahaman gear ratio serta peningkatan kompetensi peserta didik. Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan prestasi belajar atau hasil belajar melalui tes tertulis maupun praktik. (on1/lis)

Guru Kelas XI TKRO SMK Negeri 4 Kendal Editor : Agus AP
#Transmisi #smk