Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Google Classroom Solusi dalam Pembelajaran Daring Trigonometri

Agus AP • Rabu, 8 April 2020 | 13:41 WIB
Oleh : Sri Haryanti S.Pd
Oleh : Sri Haryanti S.Pd
RADARSEMARANG.ID, TIDAK ada seorangpun yang menyangka dan memprediksi bahwa tahun 2020 akan terjadi pandemi covid-19 di seluruh negara. Pandemi covid-19 mampu mengubah semua tatanan dalam dunia pendidikan. Semenjak pemerintah melalui Kemendikbud RI mengeluarkan aturan belajar daring dari rumah mulai tanggal 16–29 Maret 2019, semua sekolah diimbau untuk mematuhi aturan tersebut.
Seiring dengan perkembangan pandemi covid-19 yang kian massif, pemerintah melalui Kemendikbud RI memperpanjang masa belajar daring dari rumah sampai dengan 13 April 2020. Agar aturan tersebut dapat dilaksanakan sepenuhnya, maka kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa memegang peran yang sangat penting agar belajar daring dari rumah dapat dilaksanakan secara efektif dan menyenangkan bagi siswa.

Banyak sekali moda daring yang dapat digunakan oleh guru untuk melaksanakan pembelajaran daring dari rumah. Salah satu moda pembelajaran daring yang bisa digunakan adalah google classroom. Penulis menggunakan google classroom untuk pembelajaran daring menghadapi covid-19 pada siswa SMA Negeri 15 Semarang kelas X IPS 2 materi Trigonometri.

Google classroom adalah platform pembelajaran campuran yang dikembangkan oleh google untuk sekolah yang bertujuan menyederhanakan pembuatan, pendistribusian dan penetapan tugas dengan cara tanpa kertas. Pemanfaatan google classroom dapat melalui multiplatform yakni melalui komputer dan telepon genggam. Guru dan siswa dapat mengunjungi situs https://classroom.google.com atau mengunduh aplikasi melalui playstore di android dengan kata kunci google classroom. Penggunaan Learning Management System (LMS) tersebut tanpa dipungut biaya, sehingga pemanfaatannya dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Dengan google classroom guru dan siswa bisa menghemat waktu dan biaya dalam pengumpulan tugas.

Pertama guru harus membuat kelas online di aplikasi google classroom, kemudian membagikan kode kelas tersebut pada siswa yang diajarnya, agar siswa bisa bergabung di kelas online yang dibuat oleh guru. Guru dapat meng-upload materi, membuat tugas, dan memberikan komentar pada setiap tugas yang dikumpulkan siswa. Selain untuk mengumpulkan tugas, google classroom memberi kesempatan kepada guru untuk berdiskusi dengan siswa, berinteraksi dengan menggunakan aplikasi yang ada.
Materi Trigonometri merupakan materi yang sulit bagi siswa, sehingga memerlukan banyak latihan untuk bisa mengerjakan soal dengan benar. Dengan dibagikan video pembelajaran, power point, dan lembar kerja yang diberikan melalui google classroom, diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan siswa dalam mengerjakan soal Trigonometri.

Selain untuk kegiatan belajar mengajar, google classroom juga dapat digunakan untuk Penilaian Tengah Semester atau Penilaian Akhir Semester secara daring dan realtime. Ini yang dilakukan penulis yaitu melaksanakan penilaian tengah semester online menggunakan google classroom. Penulis bisa menyeting waktu mengerjakan soal sesuai jadwal Penilaian Tengah Semester.

Selain memberikan materi belajar, guru juga dapat menyisipkan materi tentang pandemi covid-19, menjelaskan bahaya dan cara penularannya serta langkah-langkah pencegahannya. Bagi siswa di perkotaan dengan sekolah yang tergolong maju, berkualitas baik, sarana dan prasarana memadai, serta SDM yang kompeten, update, kreatif, dan inovatif, maka kegiatan belajar mengajar secara daring tetap bisa dilaksanakan dengan efektif dan menyenangkan.

Peran orang tua adalah memberikan fasilitas atau perangkat pendukungnya seperti laptop atau smartphone, kemudian memberikan pendampingan agar putra-putrinya tetap belajar secara daring, serta memastikan tugas-tugas sekolah sudah dikerjakan oleh putra-putrinya.

Tidak ada alasan bagi seluruh stakeholder sekolah di tengah pandemi korona ini kemudian melupakan kegiatan belajar mengajar, serta tidak mengikuti apa yang menjadi ketentuan pemerintah melalui Kemendikbud RI. Semoga di tengah pandemi covid-19 ini, guru dan siswa tetap bisa belajar seperti biasanya sama seperti saat sebelum terjadi pandemi covid-19 melalui aplikasi google classroom. (gml1/ida)

Guru Matematika SMAN 15 Semarang Editor : Agus AP